01
Nov
12

Media Internal : UII

     a.      Definisi

Pengertian media menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sarana; alat; sarana komunikasi bagi masyarakat bisa berupa koran, majalah, televisi, radio siaran, telephone, internet dan sebagainya yang terletak diantara dua pihak. Sedangkan pengertian dari media cetak adalah alat komunikasi massa yang diterbitkan dalam bentuk cetakan seperti koran, majalah dan sebagainya.

b.     Struktur Kerja Media

Gambar. 1

Berikut akan dijabarkan kerangka kerja dalam keseluruhan stuktur kerja media, adalah sebagai berikut:

 

FORMAT INSTITUSI                                        Orientasi khalayak

                                                                              sasaran utama

KEBIJAKAN KEREDAKSIAN                                    Orientasi substansi

                                                                              format institusi

RUBRIK                                                              Orientasi rubrik

 

BLOCK                                                                Orientasi karakter

                                                                              setiap block. Standard

                                                                              susunan item materi

                                                                              informasi

MATERI INFORMASI                                       Tipe materi faktual /

                                                                              kelayakan materi fak-

                                                                              tual

TEKNIK PENYAJIAN                                       Style naskah / cara

                                                                              Penyampaian

 

Kebijaksanaan keredaksian memberikan gambaran tentang posisi domain redaksi yang diterbitkan dalam kaitannya dengan khalayak sasaran utama. Selain itu memberikan acuan tentang komposisi setiap rubrik. Rumusan karakter rubrik dapat bermacam – macam, seperti berdasarkan lingkup informasi (internal, eksternal) atau dimensi / aspek realitas (olahraga, ekonomi, politik, kewanitaan, dll). Dengan demikian kebijaksanaan redaksi harus sejalan dengan orientasi institusi yang bersangkutan.

 

c.      Manfaat Media ( Model “Uses and Gratifications”)

1.      Asal Usul Model “Uses and Gratifications” (Pendekatan Manfaat dan Gratifikasi)

Pendekatan atau model ini digambarkan sebagai a dramatic break with effects tradition of the past. Swanson (1979). Pendekatan ini tidak tertarik pada apa yang dilakukan media pada diri orang, tetapi tertarik pada apa yang dilakukan orang terhadap media. Anggota khalayak dianggap secara aktif menggunakan media untuk memenuhi kebutuhannya. Dari sini timbul istilah “uses and gratifications”, penggunaan dan pemenuhan kebutuhan. Dalam asumsi ini tersirat pengertian bahwa komunikasi massa berguna (utility); bahwa konsumsi media diarahkan oleh motif (intentionality); bahwa perilaku media mencerminkan kepentingan dan preferensi (selectivity); dan bahwa khalayak sebenarnya kepala batu (stubborn). Karena penggunaan media hanyalah salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan psikologis, efek media dianggap sebagai situasi ketika kebutuhan itu terpenuhi.

Konsep dasar pendekatan ini diringkas oleh para pendirinya (Katz, Blumler dan Gurevitch). Dengan pendekatan ini yang diteliti ialah (1) sumber sosial dan psikologis dari (2) kebutuhan, yang melahirkan (3) harapan – harapan dari (4) media massa atau sumber – sumber yang lain, yang menyebabkan (5) perbedaan pola terpaan media (atau keterlibatan dalam kegiatan lain), dan menghasilkan (6) pemenuhan kebutuhan dan (7) akibat – akibat lain, bahkan sering kali akibat – akibat yang tidak dikehendaki.

 

2.      Penggolongan Kebutuhan Individu dan Manfaat Media

Katz, Blumler dan Gurevitch (1974), mengutip dua peneliti  Swedia yang pada tahun 1968 mengusulkan suatu “model manfaat dan gratifikasi”, yang mencakup unsur – unsur berikut:

1.      Audien dipandang bersikap aktif, artinya peranan penting manfaat media massa diasumsikan berorientasi pada sasaran

2.      Dalam proses komunikasi massa, banyak inisiatif pengaitan antara gratifikasi kebutuhan dan pemilihan media yang terletak pada audien.

3.      Media bersaing dengan sumber – sumber pemenuhan kebutuhan yang lain.

Dalam literatur tentang manfaat dan gratifikasi ada beberapa cara mengklasifikasikan kebutuhan dan gratifikasi audien. Sebagian mengatakan soal gratifikasi langsung dan gratifikasi terabai (Schram, Lyle & Parker). Peneliti lain menyebutkan sebagai informatif – mendidik dan khayali – pelarian – hiburan (Weiss, 1971). Mc Quail, Blumber & Brown (1972), berdasarkan penelitian mereka di Inggris, mengusulkan kategori – kategori sebagai berikut, yang salah satunya adalah:  “ Pengawasan – informasi mengenai hal – hal yang mungkin mempengaruhi seseorang atau akan membantu seseorang melakukan atau menuntaskan sesuatu

Katz, Gurevitch & Haas (1973) memandang media massa sebagai suatu alat yang digunakan oleh individu – individu untuk berhubungan (atau memutuskan hubungan) dengan yang lain. Para peneliti tersebut membuat daftar 35 kebutuhan yang diambil “(sebagian besar spekulatif) dari literatur tentang fungsi – fungsi sosial dan psikologis media massa” kemudian menggolongkannya ke dalam lima kategori sebagai berikut:

1.      Kebutuhan kognitif. Memperoleh informasi, pengetahuan dan pemahaman.

2.      Kebutuhan afektif. Emosional, pengalaman menyenangkan atau estetis.

3.      Kebutuhan integratif personal. Memperkuat kredibilitas, rasa percaya diri, stabilitas dan status.

4.      Kebutuhan integratif sosial. Mempererat hubungan dengan keluarga, teman dan sebagainya.

5.      Kebutuhan pelepasan ketegangan. Pelarian dan pengalihan.

 

Dari seluruh pemaparan diatas maka dapat dikatakan bahwa pendekatan manfaat dan gratifikasi mengingatkan kita akan satu hal yang sangat penting. Orang menggunakan media dengan berbagai macam tujuan yang berbeda. Pada tataran yang lebih luas, pendekatan ini menunjukkan bahwa pengguna komunikasi massa memegang kendali. Pendekatan manfaat dan gratifikasi bisa berfungsi sebagai “obat penawar” yang sehat terhadap penekanan pada audien yang pasif dan persuasi yang telah mendominasi banyak penelitian terdahulu.

Penelitian empiris yang menguji ajaran – ajaran pokok teori manfaat dan gratifikasi sejauh ini memberi hasil yang bermacam. Bryant & Zillmann (1984) menemukan bukti bahwa subjek – subjek yang stress akan memilih muatan yang santai sedangkan subjek – subjek yang bosan akan memilih muatan yang menyenangkan, mendukung gagasan bahwa pemirsa memilih isi media untuk memberikan gratifikasi yang tengah mereka cari.

Elliot & Rosenberg (1987) menyimpulkan bahwa sebagian besar manfaat media massa mungin semata – mata merupakan soal kebiasaan. Penelitian yang dilakukan oleh Stone & Stone (1990) juga menunjukkan pentingnya kebiasaan dalam menjelaskan manfaat media.

Kendati hasilnya bermacam – macam, pendekatan manfaat dan gratifikasi dapat memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman seiring dengan semakin jauhnya kita bergeser ke zaman digital dan para pengguna media dihadapkan dengan lebih banyak pilihan.

Pendekatan manfaat dan gratifikasi seyogyanya mengarahkan perhatian para audien komunikasi massa. Brenda Dervin (1980) merekomendasikan bahwa perkembangan kampanye informasi dimulai dengan kajian calon pengguna informasi dan pertanyaan – pertanyaan yang berusaha dijawab orang itu untuk menalar dunia ini. Para perancang media di berbagai bidang hendaknya lebih banyak melakukan penelitian terhadap calon audiennya maupun terhadap gratifikasi yang ingin diperoleh para audien tersebut. (Severin – Tankard)

 

d.     Isi Media

Ada 2 syarat isi dari sebuah media korporasi dituntut untuk memenuhi:

a.      Isi setiap edisi perlu dipertahankan untuk agar selalu sesuai dengan tujuan penerbitan.

b.     Setiap edisi penerbitan harus selalu baru dan lebih menarik dari edisi sebelumnya.

Adapun kategori informasi dalam sebuah media. Tujuannya adalah untuk mempermudah menyusun panduan materi keredaksian, setiap persoalan perlu dipilah pada sejumlah kategori. Pengkategorian informasi yang biasa dipakai adalah sebagai berikut:

1.      Kategori Informasi berdasarkan Lingkup Masalah

a.      Lingkup Manajemen. Adalah berbagai peristiwa yang terjadi pada lingkup dunia kerja seperti: produktivitas, kesejahteraan karyawan, professionalisme, etos kerja, karier, kontrol kualitas, Marketing, dan sebagainya.

b.     Lingkup Non – Manajemen. Adalah peristiwa atau masalah diluar dunia kerja seperti: olahraga, hobby, kesehatan, dan lain – lain.

2.      Kategori Informasi berdasarkan Fungsi

a.      Fungsi Informatif. Bila Materi yang disajikan menambah pengetahuan baru yang berguna untuk mengurangi ketidaktahuan dan ketidakjelasan.

b.     Fungsi Edukatif. Bila materi yang disajikan memperkenalkan cara baru mengatasi suatu masalah.

c.      Fungsi Menghibur. Bila materi yang diberikan memberikan ganjaran psikologis.

3.      Kategori Informasi berdasarkan Jenis Realitas

a.      Realitas Sosiologis. Hal ini diperoleh berdasarkan pengalaman langsung atau pengamatan langsung seseorang terhadap suatu peristiwa faktual.

b.     Realitas Psikologis. Hal ini merupakan hasil rekaan pikiran seseorang (interpretasi) terhadap peristiwa faktual. Sedangkan orang tersebut tidak berada atau melihat peristiwa tersebut secara langsung.

4.      Kategori Informasi berdasarkan Sifat

a.      Informasi Faktual. Info yang diperoleh berdasarkan peristiwa nyata yang terjadi, seperti berita atau feature.

b.     Informasi Faksional. Info yang diperoleh berdasarkan pendapat seseorang terhadap sesuatu fakta yang terjadi, seperti artikel.

c.      Informasi Fiksional. Info hasil rekaan seseorang secara murni seperti cerpen.

5.      Kategori Informasi berdasarkan Lokasi Kejadian

a.      Informasi peristiwa di kantor pusat

b.     Informasi peristiwa di kantor cabang

c.      Informasi peristiwa di luar kantor institusi

6.      Kategori Informasi berdasarkan Format

a.      Berita. Laporan tertulis dari suatu peristiwa, ciri pokoknya adalah seluruh materi yang ditulis berdasarkan fakta.

b.     Artikel. Adalah tulisan yang merupakan buah pikiran penulis. Dapat berupa ulasan tentang suatu peristiwa dari sisi baik maupun buruk.

c.      Fiksi. Adalah tulisan berdasarkan rekaan penulis dari kisah yang tidak nyata.

d.     Bagan dan foto. Info yang disajikan lewat visual.

 

 

e.   Majalah

Pengertian majalah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca dan menurut waktu penerbitannya dibedakan atas majalah bulanan, tengah bulanan, mingguan dan sebagainya, serta menurut pengkhususan isisnya dibedakan atas majalah berita, wanita, remaja, olahraga, sastra, ilmu pengetahuan tertentu dan sebagainya.

Berikut adalah kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh majalah:

a.      Kekuatan:

1.      Khalayak sasaran

Dapat menjangkau khalayak yang sangat khusus.

2.      Penerimaan khalayak

Kemampuan majalah dalam mengangkat nama atau citra produk yang diiklankan sejajar dengan persepsi khlayak sasaran terhadap prestise majalah yang bersangkutan.

3.      Long life span

Biasanya dibaca dalam jangka waktu lama dan sering digunakan sebagai referensi khusus.

4.      Kualitas visual

Kualitas tampilan visual biasanya sangat prima, karena pada umumnya dicetak di atas kertas berkualitas tinggi.

 

b.     Kelemahan:

1.      Fleksibilitasnya terbatas

Pemesanan iklan kebanyakan harus dilakukan jauh hari sebelum majalah terbit.

2.      Biaya tinggi

Biaya iklan relatif lebih mahal jika dibandingkan iklan di surat kabar, apalagi jika khalayak yang dijangkau tidak terseleksi.

3.      Distribusi

Peredaran majalah dianggap lambat dibanding surat kabar.

Materi download :

Media Content_5

Orientasi Media internal_kul 4


7 Responses to “Media Internal : UII”


  1. 1 adhyt
    November 12, 2008 at 4:22 am

    ngebantu bgt nih wat penulisan skripsi thx ya bro

  2. 2 inggol
    December 6, 2008 at 7:33 am

    wah,,tengkyu yah!!!
    pas bgt lagi perlu tentang bahan yg manfaat media massa..
    g copy yah!!

  3. 3 ahmad
    December 30, 2008 at 2:35 am

    thanx infonya,,ini yg gw cari buat bikin laporan..

    bdw ini semua kutipan drmn yaa??

  4. 4 kitty
    May 1, 2009 at 2:13 pm

    aku saat ini lagi ngerjain skripsi..
    dan aku lagi butuh teori-teori yang ngebahas tentang rubrik.
    boleh dibantu gak ya..karena u/ buku nya sendiri udah aku coba cari tapi susah di dapat kan.
    Thank’s

    Rama said:
    oke…tapi yang dimaksud rubrik itu apa yah…kita orang komunikasi kalo rubrik kan biasanya sarjana sastra? bener engga sih?

  5. 5 yayie
    January 18, 2010 at 7:38 pm

    hai mas rama… aku lg nyusun skripsi neeh… tentang media, di artikel diatas ada kutipan dari katz, blumler n gurevitch (1974). boleh tau ga, itu kutipan langsung atau “cit” ???
    n dari buku mana ya ???
    makasih sbelumnya….. di jawab ya……

    Rama said :itu dari modul buatanku buat ngajar di UII jogja…kayaknya dulu ambil dari bukunya Alex Sobur…

  6. 6 azizah
    December 5, 2010 at 11:56 pm

    hallo mas, makasih banget buat penjelasan tentang media internalnya, ngebantu banyak, aku lagi ngerjain thesis tentang media internal, punya bahan-bahan lainnya ga?
    klo ada minta tolong di share🙂

    rama said :”….okey”

  7. 7 hary
    September 21, 2011 at 2:00 am

    mas kalo perlu di cantumkan refrensi buku yang di kutip yah biar lebih jelas gitu hehee


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


sohibrama@gmail.com

soekarno falls

More Photos
Internet Sehat

Pengunjung

  • 213,236 hits

butuh buku ini email ajah:

kontak online

Hidup…Kawanku

Assalamu'alaikum Wr Wb, kawan, tidak selamanya kehidupan ini sulit bila kau ditemukan dalam susah hati itu hanyalah kebetulan saja apabila kita ditemukan dalam keadaan gembira itupun hanya kebetulan saja hidup ini adalah sesuatu yang sementara kita dapat menjadi senang dalam suatu waktu dan kita bisa sedih dalam suatu waktu Wassalamu'alaikum

Biennale Jogja XI

telpon kita :

Call kawanrama from your phone!

Categories

November 2012
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
PageRank

kunjungan

free counters

RSS media ide periklanan

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS berita indonesia

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS kompas

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Muka Pembaca

View My Profile community View My Profile View My Profile View My Profile

RSS bola

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS inggris

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Yuk.Ngeblog.web.id

%d bloggers like this: