27
Dec
10

Rahasia pembuatan Logo

Jika anda tertarik untuk membuat logo, ada tahapan-tahapan yg harus dilakukan terlebih dahulu, hal ini sebenarnya tidak baku, namun cukup dapat dijadikan acuan dalam mendesain logo.
1. Mengenali Entitas
Pada tahap ini, anda sebagai desainer logo dituntut untuk dapat mengenali entitas yg akan dibuatkan logonya. Memahami karakter, visi-misi, kultur, nilai-nilai yang dikandung, keunggulan, target pasar,pesaing, sejarah, dan semua hal yang berhubungan dengan entitas tersebut.
Dalam tahap ini semakin banyak informasi yang digali oleh desainer akan semakin baik. Klien diajak untuk ‘curhat’ mengenai entitas yang akan dibuatkan logo, sampai desainer benar-benar memahami maksud dibuatkan logo dan memahami entitas yang akan diwakilinya lewat logo.Selain lewat curhat, desainer juga dapat mencari informasi tambahan melalui internet.
Intinya semakin banyak informasi, semakin baik.
2. Menyusun ‘personality keyword’ dari sang entitas.
Layaknya manusia, entitas apapun di dunia ini, baik itu perusahaan, event acara, produk, atau komunitas, juga memiliki kepribadian unik yang membedakanya dari entitas yg lain. Nah.. pada tahap ini disusunlah kepribadian-kepribadian sang entitas dalam bentuk keyword (kata kunci).
Contoh “Personality Keyword” : Berani, Ikhlas, Jujur, Bebas, dll.
Untuk lebih memahami lebih dalam aneka ragam ‘Personality’, desainer dapat bertukar pikiran dengan orang yg memahami ilmu psikologi.
3. Sketsa atau Corat-coret di Kertas
Nah, pada tahap inilah kemampuan desainer mulai diuji. Bagaimana menyampaikan “Personality Keyword” dari entitas tadi melalui bahasa visual. Bagaimana agar bentuk visual tadi dapat enak dipandang,enak di hati (duile..).Bagaimana agar bentuk visual tadi dapat diterima dengan baik oleh calon customer sang entitas tsb.
Biasanya dalam tahap ini akan penuh dengan berbagai macam gambar-gambar hasil corat-coret sang desainer. Hasil akhirnya akan ada beberapa pilihan desain logo yang siap diajukan kepada klien dalam bentuk coretan.
4. Menggambar di Komputer.
Setelah mendapat perkiraan desain logo yang layak untuk dipilih, desainer menggambar ulang dengan software pembuat gambar berbabsis vektor di komputer (CorelDRAW, Adobe Illustrator, Freehand dsb) atau men-scan hasil corat-coret tadi. Hal tersebut dilakukan agar desain logo tersebut dapat dibuat rapih, mudah untuk dilihat, mudah untuk di-edit, di-duplikasi, di-share, dsb. Hasil akhir nya berupa berbagai pilihan desain logo yg sudah ‘computerized’
5. Review Hasil Logo.
Coba lihat hasil desain logo yang sudah dibuat, apakah sudah mewakili sang entitas, apakah sudah unik dari pesaingnya, apakah ada kemiripan dengan logo yang sudah ada, dll.
6. Pengajuan ke Klien.
Tahap yang membuat deg-degan. Apakah pilihan desain logo yang sudah dibuat sudah berkenan dengan klien,hehe..  Tetap menerima masukan ide visual yg baik dari klien (jika ia memberi masukan), karena ide2 cemerlang bisa saja justru datang dari klien.
7. Revisi
Tidak selalu ada revisi, namun banyak terjadi. Tahap ini adalah tahap yang wajib diperhitungkan waktunya oleh desainer. Karena memang desainer bertanggung jawab untuk memberi solusi visual (dalam hal ini logo) kepada klien untuk mencapai tujuan2nya, sehingga klien puas dan ‘PEDE’ untuk menggunakan logo tsb.
Dan harus diingat :
• Jangan Menggunakan Lebih dari tiga warna.
• Hilangkan hal-hal yang tidak terlalu penting.
• Huruf dan susunanya harus mudah terbaca oleh Nenek mu.
• Logo harus mudah dikenali.
• Buatlah logo dengan bentuk yang unik.
• Acuhkan pendapat orang tua atau suami-istrimu tentang desain nya.
• Pastikan bahwa logo mu tampak menarik bagi lebih dari tiga orang.
• Jangan pernah menyatukan elemen2 dari logo yang populer dan kemudian mengakui nya bahwa itu hasil orisinal kerjamu.
• Jangan pernah menggunakan clipart apapun keadaanya.
• Logo harus tetap tampak baik dalam hitam dan putih.
• Pastikan bahwa logo tetap dikenali jika dibalik-balik.
• Pastikan bahwa logo tetap dikenali jika diperbesar/diperkecil.
• Jika logo mengandung icon atau simbol sebesar atau sebanyak hurufnya, letakkanlah masing-masing sehingga dapat saling melengkapi satu dengan lainya.
• Hindari logo yang baru saja menjadi trend.malahan, buatlah logo yang terlihat abadi.
• Jangan menggunakan efek ( gradien, bayangan, refleksi, dan pencahayaan ).
• Susun logo ke dalam bentuk layout persegi (jika memungkinkan),
• Hindari layout yang ‘tidak jelas’.
• Hindari detil yang ruwet.
• Menyadari letak tempat dan cara yang berbeda dalam mempresentasikan logo.
• Libatkan perasaan berani dan percaya diri,jangan pernah membosankan dan lemah.
• Gunakan garis-garis tajam untuk perusahaan tajam, Gunakan garis-garis lembut untuk perusahaan yang lembut.
• Logo harus memiliki hubugan dengan entitas yang diwakilinya.
• Sebuah foto tidak dapat dijadikan logo.
• Kamu harus mengejutkan customer kamu pada saat presentasi.
• Jangan menggunakan lebih dari dua jenis font.
• Setiap elemen dalam logo perlu dibuat perataan nya baik (rata kiri, tengah, kanan, atas,dan bawah).
• Logo harus terlihat kuat.
• Mengetahui siapa yang akan melihat logomu, sebelum kamu memikirkan ide logo yang akan dibuat.
• Selalu pilh lebih besar untuk kegunaan dibanding dengan inovasi nya.

– Jika nama brand itu mudah untuk diingat, nama merk lah yang seharusnya digunakan untuk menjadi logo nya.
– Logo harus tetap dikenali jika dicerminkan.
– Bahkan perusahaan yang besar, membutuhkan logo yang kecil.
– Semua orang harus menyukai desain logo tersebut, tidak hanya disukai oleh pemilik bisnis yang akan menggunakan nya saja.
– Bikin banyak variasi. Semakin banyak variasi, semakin besar kemungkinan Anda melakukan nya dengan benar.
– Logo tetap harus telihat konsisten dalam penggunaan berulang-ulang.
– Logo harus mudah untuk digambarkan.
– Jangan menggunkaan tagline dalam logo.
– Corat-coret lah dengan kertas dan pensil sebelum bekerja dengan komputer.
– Jagalah agar desain tetap terlihat sebenarnya.
– Jangan menggunakan ‘swoosh’ atau simbol ‘globe’ ( bola peta )
– Logo tidak saling mengacaukan.
– Tetap simpel (sederhana )
– Logo tidak saling mengacaukan.
– Logo harus jujur dalam hal yang diwakilinya.
– Hindari warna-warna cerah, neon dan gelap, pudar.
– Logo harus seimbang secara visual.
– Logo sebaiknya tidak melanggar aturan-aturan diatas.


0 Responses to “Rahasia pembuatan Logo”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


sohibrama@gmail.com

soekarno falls

More Photos
Internet Sehat

Pengunjung

  • 213,125 hits

butuh buku ini email ajah:

kontak online

Hidup…Kawanku

Assalamu'alaikum Wr Wb, kawan, tidak selamanya kehidupan ini sulit bila kau ditemukan dalam susah hati itu hanyalah kebetulan saja apabila kita ditemukan dalam keadaan gembira itupun hanya kebetulan saja hidup ini adalah sesuatu yang sementara kita dapat menjadi senang dalam suatu waktu dan kita bisa sedih dalam suatu waktu Wassalamu'alaikum

Biennale Jogja XI

telpon kita :

Call kawanrama from your phone!

Categories

December 2010
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
PageRank

kunjungan

free counters

RSS media ide periklanan

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS berita indonesia

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS kompas

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Muka Pembaca

View My Profile community View My Profile View My Profile View My Profile

RSS bola

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS inggris

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Yuk.Ngeblog.web.id

%d bloggers like this: