22
Mar
09

membangun elemen merek

black in news: karena merek merupakan aset yang paling berharga yang diperoleh seorang pemasar, memahami dengan cermat segala tentang merek adalah sangat perlu. Produk bukanlah merek. Sebuah produk dipabrikasikan; sebuah merek diciptakan. Sebuah produk mungkin berubah dari waktu ke waktu, tetapi merek tetap. Sebuah merek hanya lahir (ada) didalam dan melalui komunikasi. Komunikasi merek memproklamasikan identitas tunggal dan tahan lamanya, wilayahnya sebagai merek. Karena itulah, tidak cukup bagi sebuah merek untuk mempromosikan suatu kualitas pemberian motivasi dari suatu produk karena produk lain selalu dapat menyamai atau menirunya. Merek harus dibedakan dari pesaingnya. Pada kenyataanya pesainglah yang membantu membentuk identitas merek. Sebuah merek adalah bank memori yang membawa semua sejarahnya dan membentuk kapital akumulasinya.
Pada saat manapun, merek dibentuk beberapa elemen :
Elemen-elemen rasional terutama berasal dari “apa” yang dilakukan, dikatakan, dan ditunjukkan oleh merek tersebut.
• Elemen-elemen ini berwujud isi dan tema dari komunikasi-komunukasi merek, usulan dan janjinya.
• Berbicara lebih banyak kepada sisi otak sebelah kiri atau rasional (Otak dibagi dalam dua belahan; belahan kiri dan kanan. Otak sebelah kiri adalah sisi rasional yang mampu membaca logika, menghitung secara matematika, pengucapan, dan fungsi memori. Ini adalah sisi konservatif dari otak. Otak sebelah kanan adalah intuitif, yang dapat membayangkan sesuatu, mengendalikan proses kreatif dan berfikir secara non verbal. Ini adalah sisi emosional dari otak. Orang selalu menggunakan kedua sisi otaknya meskipun tidak ada sisi yang lebih dominan.)
• Merupakan bagian paling menonjol dari merek, bagian yang paling mudah untuk diartikulasikan dan diukur.
Dalam menilai sebuah merek, perlu dipahami dengan baik unsur-unsur rasional maupun emosional yang menentukannya. Kita dapat memutuskan untuk bertindak langsung pada kelompok elemen yang manapun, dan implikasi dari setiap keputusannya sangat berbeda.
Selama ini terdapat banyak konsep tentang nilai merek. Aaker seorang ahli promosi Amerika mengatakan adanya tiga nilai yang dijanjikan sebuah merek, yaitu nilai fungsional, nilai emosional, dan nilai ekspresi diri.
1. Nilai  fungsional
Yaitu nilai yang diperoleh dari atribut produk yang memberikan kegunaan (utility) fungsional kepada konsumen. Nilai ini berkaitan langsung dengan fungsi yang diberikan oleh produk atau layanan kepada konsumen. Bila memiliki keunggulan secara fungsional, maka sebuah merek dapat mendominasi kategori. Sayangnya manfaat ini dapat ditiru atau dilewati pesaing.
2. Nilai emosional
Kalau konsumen mengalami perasaan positif (positive feeling) pada saat membeli atau menggunakan suatu merek, maka merek tersebut memberikan nilai emosional. Pada intinya nilai emosional berhubungan dengan perasaan, yaitu perasaan positif apa yang akan dialami konsumen pada saat membeli produk.
3. Nilai ekspresi diri
Aaker mengakui bahwa nilai ekpresi diri merupakan bagian dari nilai emosi. Kalaupun dibedakan, menurutnya itu bukan tanpa alasan. Kalau nilai emosional berkaitan dengan perasaan positif (misalnya nyaman, bahagia, bangga), maka ekspresi diri berbicara tentang “bagaimana saya dimata orang lain maupun diri saya sendiri”. Jadi kalau nilai emosional terpusat pada diri sendiri, maka nilai ekspresi diri berpusat pada publik. Dengan kata lain, nilai ekspresi diri mencari jawaban atas ”jati diri” seseorang. Kita ketahui “jati diri” berbicara tentang “diri saya yang saya inginkan (wanted exspression) dimata orang lain”.

Meyakinkan konsumen untuk membeli sebuah produk atau jasa dalam lingkungan yang sangat jenuh dan kompetitif jelas sangat sulit. Kesuksesannya sangat tergantung pada pemahaman tentang kekuatan emosional yang luar biasa dan tak terbatas, kekuatan yang sangat mempengaruhi semua orang dalam dalam membuat keputusan. Merek harus memiliki komitmen terus-menerus untuk membangun kultur terbuka yang berorientasi pada hubungan, yang merangsang kepekaan/pemahaman emosional, dan terus mempertanyakan status quo, yang pada gilirannya akan menimbulkan ekspresi kreativitas yang menggetarkan hati.
Jenis inspirasi yang akan memunculkan program desain merek yang inovatif dalam pengembangan produk, pengemasan, penjualan, kehadiran merek, dan iklan tidak bisa diawetkan atau dibeli, tetapi dapat dicari . . . dan kemudian dijual!


0 Responses to “membangun elemen merek”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


sohibrama@gmail.com

soekarno falls

More Photos
Internet Sehat

Pengunjung

  • 213,112 hits

butuh buku ini email ajah:

kontak online

Hidup…Kawanku

Assalamu'alaikum Wr Wb, kawan, tidak selamanya kehidupan ini sulit bila kau ditemukan dalam susah hati itu hanyalah kebetulan saja apabila kita ditemukan dalam keadaan gembira itupun hanya kebetulan saja hidup ini adalah sesuatu yang sementara kita dapat menjadi senang dalam suatu waktu dan kita bisa sedih dalam suatu waktu Wassalamu'alaikum

Biennale Jogja XI

telpon kita :

Call kawanrama from your phone!

Categories

March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
PageRank

kunjungan

free counters

RSS media ide periklanan

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS berita indonesia

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS kompas

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Muka Pembaca

View My Profile community View My Profile View My Profile View My Profile

RSS bola

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS inggris

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Yuk.Ngeblog.web.id

%d bloggers like this: