23
Jan
09

Iklan Partai Demokrat ; Enggak ada ide yah?

rombonganputriwah… bombardir iklan partai demokrat dengan talentnya bapak pengede kita bikin hari-hari di media massa kita jadi biru, oke sih yang namanya warna secara fisiologis bikin hati kita tentram dan ayem kayak langit, cuman bukan itu yang bikin saya rada dongkol…copy dari iklan itu yang enggak asik didengar…ada yang iklannya rada nyontek visual anti VCD bajakan “sanken” dengan diulang-ulang ato malah kayak tagline humornya group lawak “bajaj” kali…dengan mengatakan telah diturunkan….telah diturunkan….telah diturunkan….!! Apanya yang diturunkan…? orang di Jogja aja angkutan cuman mau turun cepek! kalau soal BBM yang turun ya mesti harus turun om creative, Kebangeten aja kalo enggak turun…masak dari harga 140 dollar jadi 35 dollar enggak mau diturunin tuh yang namanya BBM, yo…kebangeten! Kita sih enggak mau mempermasalahkan kampanye politik dari Partai-partai-an yang kita kritisi adalah naskah dari iklan itu (khusus untuk iklan itu loh…ya…), yang kayaknya mubazir banget deh …!

Banyak hal iklan yang bisa digali dari bahasa yang dipake partai, sorri kita enggak mau mbandingin dengan iklan partai lain entar disangka komparatif yang dibayar lagi…cuman kita bisa ngeliat iklan yang bisa menjual dengan bahasa yang sangat sederhana, konsumen kita enggak bodoh kok…konsumen kita udah pinter…makanya program acara di TV bisa remuk karena adanya RATING, dengan bahasa itu para produser didikte untuk menampilkan karya sesuai pasar, emang sah-sah aja sebuah iklan politik menampilkan iklan yang dia bikin sesuai keinginannya cuman konyol aja ngeliat iklan partai demokrat yang satu ini secara pesan, sayang pak SBY tampil disitu cuman jatuhin kharismanya dengan copy naskah iklan yang enggak menjanjikan sebuah creative pesan. Banyak nuansa alam nuansa budaya yang dapat diperas untuk sebuah iklan partai politik jangan hanya menjual keniscayaan yang masyarakat sudah tahu…yang creative ah!

“Pengembangan strategi kreatif dituntun oleh tujuan dan sasaran serta didasari sejumlah faktor, meliputi target, dimana target tinggal, dan sasaran pesan. Suatu bagian penting dari strategi kreatif adalah menentukan ide utama yang akan menjadi tema pusat kampanye periklanan. Beberapa pendekatan untuk mengerjakan strategi kreatif ini antara lain adalah menggunakan Strategi Generik, Strategi Preemtive, Strategi Unique Selling Proportion, Strategi menciptakan suatu brand image, Strategi mencari inherent drama in the brand, dan Strategi Positioning”.

Contoh iklan kreatif (pesan sponsor):

a-mild-the-one-up-there1iklan dari :citra pariwara 2004

Nb.

From Jiwo Mahardika

Peraturan etika Periklanan


Peraturan etika Periklanan P3I

> 1.2 Bahasa
> 1.2.1 Iklan harus disajikan dalam bahasa yang bisa dipahami oleh
khalayak sasarannya, dan tidak menggunakan persandian (enkripsi) yang
dapat menimbulkan penafsiran selain dari yang dimaksudkan oleh
perancang pesan iklan tersebut.
> 1.2.2 Iklan tidak boleh menggunakan kata-kata superlatif seperti
“paling”, “nomor satu”, “top”, atau kata-kata berawalan “ter”, dan
atau yang bermakna sama, tanpa secara khas menjelaskan keunggulan
tersebut yang harus dapat dibuktikan dengan pernyataan tertulis dari
otoritas terkait atau sumber yang otentik.
> 1.2.3 Penggunaan kata-kata tertentu harus memenuhi ketentuan berikut:
> a. Penggunaan kata “100%”, “murni”, “asli” untuk menyatakan
sesuatu kandungan, kadar, bobot, tingkat mutu, dan sebagainya, harus
dapat dibuktikan dengan pernyataan tertulis dari otoritas terkait atau
sumber yang otentik.
> b. Penggunaan kata “halal” dalam iklan hanya dapat dilakukan oleh
produk-produk yang sudah memperoleh sertifikat resmi dari Majelis
Ulama Indonesia, atau lembaga yang berwenang.
> c. Pada prinsipnya kata halal tidak untuk diiklankan. Penggunaan
kata “halal” dalam iklan pangan hanya dapat ditampilkan berupa label
pangan yang mencantumkan logo halal untuk produk-produk yang sudah
memperoleh sertifikat resmi dari Majelis Ulama Indonesia atau lembaga
yang berwenang.
> d. Kata-kata “presiden”, “raja”, “ratu” dan sejenisnya tidak boleh
digunakan dalam kaitan atau konotasi yang negatif.
>
> 1.3 Tanda Asteris (*)
> 1.3.1 Tanda asteris pada iklan di media cetak tidak boleh
digunakan untuk menyembunyikan, menyesatkan, membingungkan atau
membohongi khalayak tentang kualitas, kinerja, atau harga sebenarnya
dari produk yang diiklankan, ataupun tentang ketidaktersediaan sesuatu
produk.
> 1.3.2 Tanda asteris pada iklan di media cetak hanya boleh
digunakan untuk memberi penjelasan lebih rinci atau sumber dari
sesuatu pernyataan yang bertanda tersebut.
>
> 1.5 Pemakaian Kata “Gratis”
> Kata “gratis” atau kata lain yang bermakna sama tidak boleh
dicantumkan dalam iklan, bila ternyata konsumen harus membayar biaya
lain. Biaya pengiriman yang dikenakan kepada konsumen juga harus
dicantumkan dengan jelas.
>
> 1.6 Pencantum Harga
> Jika harga sesuatu produk dicantumkan dalam iklan, maka ia harus
ditampakkan dengan jelas, sehingga konsumen mengetahui apa yang akan
diperolehnya dengan harga tersebut.
>
> 1.12 Perlindungan Hak-hak Pribadi
> Iklan tidak boleh menampilkan atau melibatkan seseorang tanpa
terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari yang bersangkutan, kecuali
dalam penampilan yang bersifat massal, atau sekadar sebagai latar,
sepanjang penampilan tersebut tidak merugikan yang bersangkutan.
>
> 1.17 Kesaksian Konsumen (testimony).
> 1.17.1 Pemberian kesaksian hanya dapat dilakukan atas nama
perorangan, bukan mewakili lembaga, kelompok, golongan, atau
masyarakat luas.
> 1.17.2 Kesaksian konsumen harus merupakan kejadian yang
benar-benar dialami, tanpa maksud untuk melebih-lebihkannya .
> 1.17.3 Untuk produk-produk yang hanya dapat memberi manfaat atau
bukti kepada konsumennya dengan penggunaan yang teratur dan atau dalam
jangka waktu tertentu, maka pengalaman sebagaimana dimaksud dalam
butir 1.17.2 di atas juga harus telah memenuhi syarat-syarat
keteraturan dan jangka waktu tersebut.
> 1.17.4 Kesaksian konsumen harus dapat dibuktikan dengan pernyataan
tertulis yang ditanda tangani oleh konsumen tersebut.
> 1.17.5 Identitas dan alamat pemberi kesaksian jika diminta oleh
lembaga penegak etika, harus dapat diberikan secara lengkap. Pemberi
kesaksian pun harus dapat dihubungi pada hari dan jam kantor biasa.
>
> 1.19 Perbandingan
> 1.19.1 Perbandingan langsung dapat dilakukan, namun hanya terhadap
aspek-aspek teknis produk, dan dengan kriteria yang tepat sama.
> 1.19.2 Jika perbandingan langsung menampilkan data riset, maka
metodologi, sumber dan waktu penelitiannya harus diungkapkan secara
jelas. Pengggunaan data riset tersebut harus sudah memperoleh
persetujuan atau verifikasi dari organisasi penyelenggara riset tersebut.
> 1.19.3 Perbandingan tak langsung harus didasarkan pada kriteria
yang tidak menyesatkan khalayak.
>
> 1.20 Perbandingan Harga
> Hanya dapat dilakukan terhadap efisiensi dan kemanfaatan
penggunaan produk, dan harus diseretai dengan penjelasan atau
penalaran yang memadai.
>
> 1.21 Merendahkan
> Iklan tidak boleh merendahkan produk pesaing secara langsung
maupun tidak langsung.
>
> 1.22 Peniruan
> 1.22.1 Iklan tidak boleh dengan sengaja meniru iklan produk
pesaing sedemikian rupa sehingga dapat merendahkan produk pesaing,
ataupun menyesatkan atau membingungkan khalayak. Peniruan tersebut
meliputi baik ide dasar, konsep atau alur cerita, setting, komposisi
musik maupun eksekusi. Dalam pengertian eksekusi termasuk model,
kemasan, bentuk merek, logo, judul atau subjudul, slogan, komposisi
huruf dan gambar, komposisi musik baik melodi maupun lirik, ikon atau
atribut khas lain, dan properti.
> 1.22.2 Iklan tidak boleh meniru ikon atau atribut khas yang telah
lebih dulu digunakan oleh sesuatu iklan produk pesaing dan masih
digunakan hingga kurun dua tahun terakhir.
>
> 2.7 Kosmetika
> 2.7.1 Iklan harus sesuai dengan indikasi jenis produk yang
disetujui oleh Departemen Kesehatan RI, atau badan yang berwenang
untuk itu.
> 2.7.2 Iklan tidak boleh menjanjikan hasil mutlak seketika, jika
ternyata penggunaannya harus dilakukan secara teratur dan terus menerus.
> 2.7.3 Iklan tidak boleh menawarkan hasil yang sebenarnya berada di
luar kemampuan produk kosmetika.


8 Responses to “Iklan Partai Demokrat ; Enggak ada ide yah?”


  1. 2 aulia muttaqin
    January 21, 2009 at 11:53 am

    Fenomena Demokrat dengan SBY akan seperti fatamorgana, tidak akan bertahan ! Demokrat hanyalah partai “kacangan” yang kebetulan menang judi, dan akan segera berakhir..seiring lengsernya SBY. Tinggal nunggu waktu !!

  2. January 21, 2009 at 11:58 am

    Iklan merupakan ajang hipnotis secara psikologis yang ditujukan kepada rakyat. Adanya pengulangan secara terus – menerus maka akan tersimpan di alam bawah sadar yang menontonnya sehingga pesan yang disampaikan akan dirasa sangat akrab dengan siapapun yang menontonnya. Masalah BBM turun sebenarnya secara logika ya gak turun, soalnya dulu juga sudah Rp.4500,- untuk premium kalau sekalarang jadi segitu lagi ya sebenarnya sama saja bukan ? Jadi memang susah untuk membuat iklan yang mendidik sekaligus mencerdaskan masyarakat yang ada kebanyakan sugesti alias menipu saja. Kapan ya para politikus negeri ini mau belajar ? entahlah …..

  3. January 21, 2009 at 12:30 pm

    no comment dech klo soal partai n iklan

  4. January 21, 2009 at 1:15 pm

    des, mr sudiono, aulia, p’jauhari…sebenarnya enggak ada sih iklan memberi pendidikan kecuali iklan itu adalah iklan layanan masyarakat….karena iklan itu tujuannya jelas…menjual. Tetapi dalam iklan ada etika periklanan…ya…jangan hiperbol deh…bagaimana iklan jangan membuat suatu kontroversi secara berlebihan…dengan meresahkan masyarakat. “baca deh tata cara periklanan” di web PPPI. tapi yah…apa boleh buat kreativitas itu memang dipunyai orang terpilih…maaf Vulgar. Thanks.

  5. 6 putra
    January 21, 2009 at 5:19 pm

    bos yg namanya kampanye lewat media sah2 ajah tu menurut aque,,dari pada maen money poliyik mendingan pake iklan,,,di usa ajah ikln capres kayak perang,,,njelek2in lawnya,,,y menurut aque itu sah2 ajah!!!asal sportif!!!

  6. 7 heru
    January 21, 2009 at 8:41 pm

    eh (mukti) ada iklan yg memberi pendidikan
    contohnya iklan axis
    yang anak kecil ngejar layangan
    mang yang satu lagi sama yng anak perempuan
    itu iklan mendidik bangettt
    kalo menurt gueeee

  7. January 22, 2009 at 2:49 am

    maaf…bila artikel ini menyakitkan kawan lain, bukankah…saya tidak mendeskreditkan tentang Partai? kita sih hanya membahas secara kreativitas pesan kok…tidak lain…bila sekarang partai demokrat…mungkin kita bahas nanti…iklan yang lain, dalam blog ini saya hanya membahas kreativitas iklan secara visual, pesan…dll, tidak lain. Oke mas heru dan mas putra…iklan AXIS adalah contoh kreativitas yang orang Indonesia buat, jadi Bisakan kita buat iklan yang asik…pasti bisa…ngak susah kok kalo mau…setuju???


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


sohibrama@gmail.com

soekarno falls

More Photos
Internet Sehat

Pengunjung

  • 213,125 hits

butuh buku ini email ajah:

kontak online

Hidup…Kawanku

Assalamu'alaikum Wr Wb, kawan, tidak selamanya kehidupan ini sulit bila kau ditemukan dalam susah hati itu hanyalah kebetulan saja apabila kita ditemukan dalam keadaan gembira itupun hanya kebetulan saja hidup ini adalah sesuatu yang sementara kita dapat menjadi senang dalam suatu waktu dan kita bisa sedih dalam suatu waktu Wassalamu'alaikum

Biennale Jogja XI

telpon kita :

Call kawanrama from your phone!

Categories

January 2009
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
PageRank

kunjungan

free counters

RSS media ide periklanan

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS berita indonesia

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS kompas

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Muka Pembaca

View My Profile community View My Profile View My Profile View My Profile

RSS bola

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS inggris

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Yuk.Ngeblog.web.id

%d bloggers like this: