06
Jan
09

Belajar dari Starbucks…

starbucksstarbucksBerdiri tahun 1971 di Seattle, Washington

Dengan nama Kedai Kopi, The dan Rempah Starbucks

Service : membeli kopi 50 cent/ cangkir

Promosi : isi ulang gratis

Atsmophere : tiada pagi tanpa kopi, dan dapat bereksperimen dengan kopi yang ditawarkan.

Howard Schultz, menawarkan pengalaman minum kopi dengan suasana Eropa, dengan cara :

  1. Dalam budaya perusahaan yang unik: dimana pemberdayaan, kewirausahaan, kualitas, dan pelayanan dianggap sebagai nilai-nilai perusahaan
  2. Dalam upaya perusahaan mewariskan nilai-nilai tersebut kepada para mitranya.

Kasusnya : Starbucks membangun sebuah hubungan emosional dengan pelanggan. Dengan memperlihatkan keunggulan kompetitif dan berinteraksi atas merek-merek lainnya.

STARBUCKS EXPERIENCE :

1. Lakukan dengan cara kita (Starbucks) : ramah, tulus, perhatian, berwawasan, peduli.

care about name

mengakui keunikan

berhubungan dan merespon customer

lihat sekitar

pelatihan SDM

kepedulian dengan kedai

pengembangan dalam kedai
2. Semuanya Penting (Starbucks) :memastikan suasana kedai dengan kesan “kelas terbaik”.
Memastikan perabotan kedai, pemajangan merchandise, warna, sentuhan seni, spanduk, musik dan aroma semuanya dipadukan utuk menggugah, mengundang yang dapat membangkitkan romantika meng-“kopi”.
3. Surprise and Delight (Starbucks) : dengan menyenangkan pelanggan.
4. Terbuka terhadap Kritik (Starbucks) : Jangan keberatan dikritik. Jika tidak benar, abaikan saja; jika tidak adil, jangan tersinggung; jika tidak beralasan, tersenyumlah; jika terbukti, ini buka kritik tetapi pelajarilah !
5. Leave your mark (Starbucks) : Komitmen terhadap masalah-masalah lingkungan dengan berbagi informasi dengan mitra (karyawan), menciptakan solusi inovatif dan fleksibel untuk membawa perubahan. Berusaha keras membeli, menjual dan menggunakan produk yang ramah lingkungan. Memotivasi semua mitra untuk bekerjasama dalam mendukung misi. (foto from : By dazzir on Flickr)


5 Responses to “Belajar dari Starbucks…”


  1. January 7, 2009 at 4:36 pm

    blh jg nie artikel’y..

    kreatif

  2. January 9, 2009 at 1:18 am

    Siapa yang menyangka jualan kopi dengan harga selangit bisa laku, minum kopi di starbucks bukan lagi sebagai keinginan tapi ada nilai prestigenya.

  3. January 9, 2009 at 2:12 am

    kita semua membeli sesuatu karena rasa bukan lagi butuh…passion mengalahkan decision…starbucks merasakan itu…we need more creative people in indonesia…

  4. 5 Karuhei
    January 26, 2009 at 11:19 pm

    Mungkin post tentang starbucks ini ditulis sebelum juli 2008 (sangat mungkin setelah membaca buku propanda starbucks yg ditulis Joseph A. Michaeli berjudul the starbuck experience), saat starbucks menutup 600 gerainya serta mem PHK ribuan karyawannya. Starbucks terkena apa yg disebut ‘growth trap’, yaitu pertumbuhan semu dgn membuka bnyk gerai baru namun tidak dibarengi peningkatan kualitas (service dan harga). Beberapa poin utama yg menyebabkan starbucks ‘terjerembab’ adalah : 1. Harga premium yg ditetapkan membuat para pelanggan lari ke kedai pesaing yg pelayanannya juga bagus (mereka juga belajar dr sukses ‘starbucks experience’ dll), kopi yg juga enak dan harga yg jauh lbh murah, seperti Peets dan Caribou (di Indonesia blm ada). 2. Para pecinta kopi merasa eksperimen dan bnyknya produk starbucks membuat ekslusivitas dan eksotisme kopi asli terabaikan. 3. Citra bahwa pelanggan ke Starbucks bukan sekedar minum kopi tetapi ‘membeli’ suasananya sdh pudar. Selain bnyk kedai2 lain yg juga ‘menjual suasana’ juga karena para karyawan / mitra starbucks bnyk melanggar panduan ‘starbucks experience’. Para barista terlalu sibuk dan tidak sempat berbincang dgn pelanggan karena banyaknya pelanggan. Yg lebih parah adalah nampaknya keramahan dan ketulusan yg ‘palsu’ para karyawan yg melayani pelanggan (HRD atau personalia kurang selektif menerima karyawan atau mungkin karena training yg gagal).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


sohibrama@gmail.com

soekarno falls

More Photos
Internet Sehat

Pengunjung

  • 213,125 hits

butuh buku ini email ajah:

kontak online

Hidup…Kawanku

Assalamu'alaikum Wr Wb, kawan, tidak selamanya kehidupan ini sulit bila kau ditemukan dalam susah hati itu hanyalah kebetulan saja apabila kita ditemukan dalam keadaan gembira itupun hanya kebetulan saja hidup ini adalah sesuatu yang sementara kita dapat menjadi senang dalam suatu waktu dan kita bisa sedih dalam suatu waktu Wassalamu'alaikum

Biennale Jogja XI

telpon kita :

Call kawanrama from your phone!

Categories

January 2009
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
PageRank

kunjungan

free counters

RSS media ide periklanan

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS berita indonesia

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS kompas

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Muka Pembaca

View My Profile community View My Profile View My Profile View My Profile

RSS bola

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS inggris

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Yuk.Ngeblog.web.id

%d bloggers like this: