17
Dec
08

Belanja Iklan di Indonesia

statistik-advertisingBelanja iklan Januari-Maret 2008 meningkat 23 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2007. Pemasangan iklan paling banyak dilakukan untuk mempromosikan produk peralatan komunikasi, jasa komunikasi, serta pemasangan iklan oleh organisasi politik dan pemerintah.Belanja iklan semester I tahun ini tercatat paling tinggi selama tiga tahun terakhir, sebesar Rp19,56 miliar atau tumbuh 24% dibanding periode sama tahun lalu.

Iklan terbesar berasal dari sektor telekomunikasi yang bersaing ketat dengan otomotif.

Yang menarik, kali ini belanja iklan pemerintah terkait penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) dan pemilihan presiden (pilpres) terlihat melonjak hingga 79%, sebesar Rp769 miliar. Padahal tahun lalu, belanja iklan pemerintah tercatat hanya sebesar Rp429 miliar.

Manajer Senior Pengembangan Bisnis lembaga riset Nielsen Media Research Maika Randini mengungkapkan hal tersebut, dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (11/8).

“Belanja iklan pada semester I/2008 memperlihatkan adanya perubahan pola belanja dalam tiga tahun terakhir. Pertumbuhan belanja iklan terbesar terjadi pada 2004 sebesar 50% ketimbang 2003,” kata Maika.

Pada 2005, belanja iklan tumbuh 13% dan naik menjadi 15% pada 2006. Tahun selanjutnya, belanja iklan tumbuh 16% dari Rp13,6 miliar (2006) menjadi Rp15,8 miliar (2007).

Nielsen mencatat, belanja iklan di sektor telekomunikasi semester I/2008 mencapai Rp1,9 triliun atau tumbuh 57%, dibanding periode sama 2007 sebesar Rp1,2 triliun. Di posisi kedua, industri otomotif dilaporkan mengeluarkan dana sebesar Rp848 miliar atau naik 20% untuk belanja iklan mereka.

“Otomotif terlihat sedikit mengerem belanja iklan pada semester kemarin. Mungkin belanja iklan akan difokuskan pada semester II/2008,” terangnya.

Di sektor telekomunikasi, belanja iklan tertinggi dikeluarkan oleh PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) dengan jumlah Rp139 miliar atau naik 219% dibanding periode sama tahun lalu yang hanya Rp44 miliar.

Di belakangnya, produk telekomunikasi andalan Bakrie Group yakni Esia tercatat mengeluarkan belanja iklan sebesar Rp131 miliar atau naik 57% dibanding tahun lalu yang hanya Rp83 miliar.

Belanja iklan terbesar ketiga ditempati oleh Indosat dan Telkom Flexi di urutan keempat.”Telkomsel sendiri menurunkan anggaran belanja iklannya hinga 21% sebesar Rp85 miliar. Padahal tahun lalu Telkomsel membelanjakan Rp108 miliar untuk iklan di sejumlah media,” urainya.

Secara keseluruhan, kata Maika, pengiklan masih memfavoritkan media televisi sebagai tempat mereka beriklan. Televisi tercatat mengumpulkan 62% pangsa pasar iklan, pada semester I/2008. Nilainya mencapai Rp12 triliun.

Data tersebut ditunjukkan oleh hasil survei Nielsen Media Research Indonesia. Associate Director Nielsen Media Research, PT ACNielsen Indonesia, Ika Jatmikasari memaparkan hasil survei tersebut di Jakarta, Selasa (22/4).

Ika menjelaskan, total belanja iklan pada triwulan pertama 2008 tumbuh 23 persen dibandingkan dengan triwulan pertama 2007, dari Rp 7,019 triliun menjadi Rp 8,661 triliun. Porsi iklan terbesar masih dikuasai media televisi, yakni 62 persen atau senilai Rp 5,386 triliun.

Meski demikian, pertumbuhan belanja iklan terbesar pada triwulan pertama 2008 terjadi pada surat kabar. Pemasangan iklan di surat kabar tumbuh 38 persen. Sementara belanja iklan di televisi dan majalah tumbuh 17 persen dan 26 persen.

Peningkatan belanja iklan, menurut survei Nielsen, terutama terjadi untuk mempromosikan produk peralatan komunikasi dan jasa komunikasi. Iklan jenis produk ini tumbuh hingga 78 persen dari Rp 457 miliar pada Januari-Maret 2007 menjadi Rp 815 miliar pada Januari-Maret 2008.

Iklan produk komunikasi yang paling menonjol dalam pantauan Nielsen antara lain produk sim card dari Indosat, Excelcomindo, dan Telkom Flexi, serta telepon genggam Nokia.

Survei yang dilakukan Nielsen ini konsisten dengan tren pertumbuhan ekonomi yang ditunjukkan oleh data Badan Pusat Statistik (BPS). Data pertumbuhan ekonomi tahun 2007 yang diumumkan BPS Februari 2008 menunjukkan laju pertumbuhan ekonomi paling besar terjadi pada sektor pengangkutan dan komunikasi.

Sektor pengangkutan dan komunikasi sepanjang tahun 2007 tumbuh 14,4 persen, jauh di atas angka pertumbuhan ekonomi nasional 6,3 persen. Kuatnya laju pertumbuhan sektor padat modal ini masih berlanjut pada triwulan pertama 2008.

Menyusul belanja iklan produsen perangkat dan jasa komunikasi, belanja iklan yang tumbuh terpesat pada triwulan pertama 2008 dilakukan oleh pemerintah dan organisasi politik.

Belanja iklan pemerintah dan organisasi politik meningkat 90 persen, dari Rp 115 miliar pada triwulan pertama 2007 menjadi Rp 218 miliar pada triwulan pertama 2008.

Survei periklanan ini, menurut Ika, dilakukan Nielsen pada 82 surat kabar, 127 majalah dan tabloid, serta 19 stasiun televisi.


0 Responses to “Belanja Iklan di Indonesia”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


sohibrama@gmail.com

soekarno falls

More Photos
Internet Sehat

Pengunjung

  • 213,125 hits

butuh buku ini email ajah:

kontak online

Hidup…Kawanku

Assalamu'alaikum Wr Wb, kawan, tidak selamanya kehidupan ini sulit bila kau ditemukan dalam susah hati itu hanyalah kebetulan saja apabila kita ditemukan dalam keadaan gembira itupun hanya kebetulan saja hidup ini adalah sesuatu yang sementara kita dapat menjadi senang dalam suatu waktu dan kita bisa sedih dalam suatu waktu Wassalamu'alaikum

Biennale Jogja XI

telpon kita :

Call kawanrama from your phone!

Categories

December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
PageRank

kunjungan

free counters

RSS media ide periklanan

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS berita indonesia

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS kompas

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Muka Pembaca

View My Profile community View My Profile View My Profile View My Profile

RSS bola

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS inggris

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Yuk.Ngeblog.web.id

%d bloggers like this: