10
Dec
08

This from Kompas Newspaper:Makanan Sampah

sampahWaduh…baca koran kompas hari ini bikin bulu punggung berdiri semua, kita semua ingin masyarakat kita kreatif dan maju! eee kita dihancurkan dari dalam. enggak hancur gimana, nutrisi yang dibutuhkan oleh tenaga-tenaga muda kita dihancurkan dengan pengusaha makanan yang cuman pengen cari untung murahan. Okelah…cari untung, tapi ya…mbok mikir kira-kira para pengusaha makanan itu memberi makanan itu pada anak-anak mereka apa ya mau?! ya kan mikir-mikir dulu. Kita para pejuang kreatif menolak nutrisi yang menghancurkan para generasi muda kita. Kita himbau para pengusaha makanan untuk memberi nutrisi para SDM muda kita dengan nutrisi yang memang mereka butuhkan : Tolak Makanan Sampah! :

From Kompas

Rabu, 10 Desember 2008 | 10:16 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS – Kualitas makanan kecil atau jajanan yang dijual di sekitar SD di DI Yogyakarta memprihatinkan. Hasil penelitian menunjukkan, sekitar 70 persen jajanan itu mengandung zat yang berbahaya untuk kesehatan. Sebagian besar jajanan tersebut diketahui mengandung pewarna dan pemanis buatan dalam takaran yang berlebihan. Peneliti Gizi dan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Toto Sudargo menuturkan, selain digunakan dalam makanan, pewarna dan pemanis buatan ditemukan dalam bahan pelengkap makanan, terutama saus. Kebanyakan pedagang jajanan sekolah menggunakan saus yang tidak terdaftar di Departemen Kesehatan karena murah, katanya, di Yogyakarta, Senin (8/12). Menurut Toto, bahan-bahan kimia ini seharusnya tidak digunakan dalam makanan dan minuman kecuali dalam kondisi khusus. Bahan-bahan tersebut diketahui bisa memicu timbulnya sejumlah penyakit, terutama gangguan pencernaan dan kanker. Selain penambahan pemanis dan pewarna buatan, sebagian besar jajanan yang melalui proses penggorengan digoreng dengan minyak goreng yang sudah tidak layak pakai. Minyak goreng ini telah digunakan berulang kali hingga menghasilkan zat yang bersifat karsinogen atau memicu timbulnya sel kanker. Idealnya, minyak goreng maksimal digunakan dalam tiga kali penggorengan. Namun, berdasarkan penelitian diketahui, para pedagang jajanan di DIY rata-rata menggunakan minyak goreng sebanyak 19 kali. Kepala Seksi Kurikulum Bidang TK dan SD Dinas Pendidikan Gunung Kidul Sri Andari mengemukakan, selama ini sekolah kesulitan mengendalikan jajanan yang berada di sekitar sekolah karena benturan kepentingan yang kerap terjadi antara sekolah dan para pedagang di luar sekolah. (IRE)


2 Responses to “This from Kompas Newspaper:Makanan Sampah”


  1. 1 atwarbajari
    December 11, 2008 at 10:54 pm

    Kelakuan dari dulu, maunya untung besar dengan modal kecil. Jadilan jualan makanan dengan berbagai rasa tambahan, pewarna buatan, juga bungkusnya yang juga mengndung racun berbahaya. Semuanya blaik legi ke konsumen seperti kita yang mungkin punya anak aatu cucu kali.untuk tidak bosan-bosan menyuruh anak dan atau cucu beli makanan yang sehat. Apalagi kalo kalo kitanya sendiri rajin bekelin makanan…lebih bagus…tapi kadang juga anak pengennya makanan yang dibeli…jdinya puyeng juga…salam dari bandung

  2. 2 atwarbajari
    December 11, 2008 at 10:59 pm

    Gaya lama…mau untung jualan makanan berbahaya…masalahnya menidaknya bagaimana ya? Akhiranya kembali ke konsumen: orang tua yang manghimbau dan anak-anak “yang dikenyangkan” dari rumah….maksudnya bekelin juga yang cukup. Okay….salam dari bandung


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


sohibrama@gmail.com

soekarno falls

More Photos
Internet Sehat

Pengunjung

  • 213,236 hits

butuh buku ini email ajah:

kontak online

Hidup…Kawanku

Assalamu'alaikum Wr Wb, kawan, tidak selamanya kehidupan ini sulit bila kau ditemukan dalam susah hati itu hanyalah kebetulan saja apabila kita ditemukan dalam keadaan gembira itupun hanya kebetulan saja hidup ini adalah sesuatu yang sementara kita dapat menjadi senang dalam suatu waktu dan kita bisa sedih dalam suatu waktu Wassalamu'alaikum

Biennale Jogja XI

telpon kita :

Call kawanrama from your phone!

Categories

December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
PageRank

kunjungan

free counters

RSS media ide periklanan

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS berita indonesia

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS kompas

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Muka Pembaca

View My Profile community View My Profile View My Profile View My Profile

RSS bola

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS inggris

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Yuk.Ngeblog.web.id

%d bloggers like this: