10
Nov
08

Iklan dan Feature

Sebuah artikel feature (karangan yang berkenaan dengan human interest) tidak bisa disamakan dengan siaran berita, dan demikian pula sebaliknya. Kalau ada orang yang mengatakan bahwa artikel feature itu merupakan news release yang panjang maka orang tersebut salah besar. Keduanya merupakan materi editorial yang sama sekali berlaman.comedy2 Gaya penulisan artikel feature sangat berbeda dari gaya penulisan atau pelaporan berita-berita khas surat kabar. Meskipun harus diakui bahwa prinsip-prinsip penyajian atau presentasinya lebih kurang memang sama, akan tetapi artikel feature berbeda dari siaran berita, terutama sekali dalam hal-hal sebagai berikut.

a. Artikel feature selalu lebih panjang sehingga menyita lebih banyak halaman.

b. Artikel feature bersifat eksklusif (terbatas untuk kalangan tertentu), sedangkan siaran berita disajikan bagi siapa’saja yang mau memanfaatkannya.

c.  Artikel feature biasanya tidak perlu dan tidak akan diedit besar-besaran atau ditulis ulang seperti halnya siaran berita.

d. Nama penulisnya selalu ditonjolkan dan dinyatakan secara jelas sebagai penciptanya. Seandainya penulis berkeberatan narnanya dicantumkan maka nama direktur pengelola media yang bersangkutan akan dipasang sebagai penggantinya.

e  Berbeda dari siaran berita, hal-hal pokok dalam artikel feature tidak “diumbar” pada paragraf pertama. Biasanya tulisan pada paragraf pertama artikel tersebut sengaja dibuat guna menggugah minat para pembaca untuk mencari inti kandungan artikel tersebut secara keseluruhan. Namun, tulisan awal itu bukan sekadar kata pendahuluan seperti di dalam esai.

f   Kalau gaya penulisan siaran berita cenderung lugas dan dingin karena semata-mata menyajikan informasi faktual maka sebuah artikel feature selalu dapat ditulis secara imajinatif, mungkin dibumbui dengan anekdot, lelucon sindiran, pertanyaan, sitiran, kutipan dari suatu wawancara, contoh-contoh, serta paparan pengalaman dan pendapat pribadi. Kosakatanya biasanya lebih kaya meskipun ungkapan-ungkapannya cenderung berlebihan.

g. Masa baca artikel feature biasanya jauh lebih lama daripada siaran berita. Tidak seperti siaran berita, artikel-artikel feature juga diperlakukan lebih baik di perpustakaan, diindeks, dan terkadang menyatu dengan kepustakaan subjek tertentu. Masa bacanya makin panjang jika dicetak ulang, baik melalui direct mails shots (penerbitan ulang jarak jauh, yakni mengadakan penerbitan atas dasar permintaan, dan artikel itu akan langsung dikirimkan kepada para pemesan); melalui unit penjualan; atau melalui penyebaran ke berbagai toko dan pameran buku. Informasi yang termuat di dalamnya sengaja tidak dibatasi oleh tanggal agar bisa bertahan hingga bertahun-tahun.

Produksi artikel-artikel feature dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain sebagai berikut.

1. Ditulis langsung oleh para petugas humas yang biasa menangani jurnal internal.

2. Ditulis oleh seorang penulis freelance yang sengaja direkrut untuk keperluan penulisan artikel.

3. Ditulis oleh seorang penulis freelance, tetapi kemudian diatasnamakan kepada pimpinan organisasi, direktur utama perusahaan, atau pejabat lainnya.

4. Hasil olahan dari makalah atau pidato pimpinan atau tokoh organisasi.

5. Hasil kerja konsultan humas.

6. Hasil peninjauan atau kunjungan langsung ke suatu fasilitas atau unit organisasi yang dilakukan oleh seorang jurnalis.

Penulisan artikel feature memerlukan cukup banyak waktu. Pertama-tama, idenya harus diciptakan terlebih dahulu. Beberapa hal yang sering melandasi Penulisan artikel feature, apabila dikaitkan dengan tujuan humas, antara lain adalah usaha untuk memperoleh dukungan dan pemahaman khalayak atas produk barang atau jasa tertentu. Setelah idenya diperoleh, si penulis harus mengadakan negosiasi dengan editor dari media yang diharapkan akan memuat artikel tersebut. Untuk menulis sebuah artikel, subjeknya perlu diteliti secara mendalam, dan hal itu meliputi serangkaian perjalanan observasi, wawancara dan investigasi secara langsung. Setelah itu barulah penulisannya mulai dilakukan.

Artikel itu harus segera diserahkan kepada editor sesuai dengan waktu, yang telah ditetapkan agar jangan sampai terlambat naik cetak. Keseluruhan proses tersebut memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Akan tetapi begitu artikel tersebut berhasil dipublikasikan, apalagi jika yang memuatnya adalah media atau jurnal terkemuka maka organisasi pembuatnya akan memperoleh lebih banyak manfaat daripada yang diterimanya dari  penerbitan siaran berita. Selain itu, karena sejak awal rancangan naskah dari artikel feature tersebut sudah sering dibahas dan dinegosiasikan, ia tidak akan banyak diutak-atik oleh editor.

Kemudian ada pula yang disebut artikel sindikasi. Artikel-artikel sindikasi (syndicated articles) memang tidak eksklusif, namun mengandung kelebihan tersendiri karena dimuat di lebih dari satu jurnal: Meskipun demikian, hendaknya artikel tersebut tidak diberikan ke dua atau lebih jurnal yang sejenis atau yang  bersaing ketat satu sama lain. Contohnya adalah artikel tentang pariwisata yang dimuat di sejumlah koran sore yang terbit di berbagai kota yang berlainan (sehingga antara koran yang satu dengan yang lain tidak merupakan saingan). Distribusi artikel sindikasi berbeda dari siaran berita. Sebelum artikel tersebut dikirim, sebaiknya ringkasan atau sinopsisnya dikirim terlebih dahulu kepada para editor dari media-media yang dituju untuk memperoleh persetujuan atau kepastian pemuatannya.

Dalam mengajukan suatu ide, praktisi humas harus memastikan bahwa segala informasi yang diperlukan benar-benar sudah cukup akurat, kesan iklan ada dalam taraf minimal, serta semua izin yang sekiranya diperlukan (misalnya dari tokoh yang ucapannya hendak dikutip) sudah diperoleh. Bila semua syarat itu telah terpenuhi maka ia benar-benar siap menulis, kecuali jika ia masih ingin merundingkan soal honor. Ada beberapa jurnal yang memang menyediakan honor bagi para penulis yang mampu membuat artikel-artikel humas yang baik.


0 Responses to “Iklan dan Feature”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


sohibrama@gmail.com

soekarno falls

More Photos
Internet Sehat

Pengunjung

  • 213,125 hits

butuh buku ini email ajah:

kontak online

Hidup…Kawanku

Assalamu'alaikum Wr Wb, kawan, tidak selamanya kehidupan ini sulit bila kau ditemukan dalam susah hati itu hanyalah kebetulan saja apabila kita ditemukan dalam keadaan gembira itupun hanya kebetulan saja hidup ini adalah sesuatu yang sementara kita dapat menjadi senang dalam suatu waktu dan kita bisa sedih dalam suatu waktu Wassalamu'alaikum

Biennale Jogja XI

telpon kita :

Call kawanrama from your phone!

Categories

November 2008
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
PageRank

kunjungan

free counters

RSS media ide periklanan

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS berita indonesia

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS kompas

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Muka Pembaca

View My Profile community View My Profile View My Profile View My Profile

RSS bola

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS inggris

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Yuk.Ngeblog.web.id

%d bloggers like this: