11
Sep
08

Media Iklan

 

1.      MEDIA

Dalam sebuah kampanye diperlukan media, baik itu berupa media elektronik maupun cetak. Namun dalam memilih suatu media, tentunya kita harus menyesuaikan dengan kebutuhan kampanye, baik itu kampanye sosial maupun komersial. Tujuan kampanye periklanan pada dasarnya bersandar pada proses komunikasi sebagai berikut :

 

Gambar 1

Skema Tujuan Periklanan

Ketidaksadaran (unaware)

 

 

 

 

Kesadaran (awake)

 

 

 

Pemahaman dan citra

(comprehensive and image)

 

 

 

 

Sikap (attitude)

 

 

 

Tindakan (Action)

 

 

 

  Sumber : Rhenald Kasali 1995 : 52

 

Dari skema di atas dapat dijelaskan bahwa tujuan dari kampanye periklanan adalah menumbuhkan kesadaran bagi audience yang belum mengetahui adanya sebuah jasa/produk, kemudian memberikan penjelasan terhadap audience tentang jasa/produk. Lalu audience selalu diingatkan akan kampanye tersebut dan memastikan audience untuk mengambil sebuah tindakan membeli untuk yang komersial dan tindakan peduli bagi yang bertujuan sosial.

Secara garis besar iklan memang biasanya bersifat komersil dan massal, tapi ada pula yang menggunakan iklan tidak untuk tujuan komersil sama sekali. Hal tersebut salah satunya ada pada iklan layanan masyarakat atau yang sering disingkat ILM.

“an announcement for which no charge is made and witch promote programs, activities, or service of federal, state ; or local government or the programs, activities or services of nonprofit organization and other announcement  regarded as serving community interest, excluding tune signal, routine weather announcement, and promotional announcement ”.[1]

Definisi dari Crompton dan Lamb ini memiliki pengertian bahwa Iklan Layanan Masyarakat merupakan sebuah bisnis yang tidak mencari keuntungan secara sepihak. Karena pentingnya iklan sebagai alat komunikasi bahkan dalam hal kegiatan non bisnis. Iklan-iklan ini bermanfaat dalam menggerakkan solidaritas masyarakat dimana sedang menghadapi suatu masalah sosial, seperti di negara-negara maju hal ini telah banyak dilakukan dan bisa menjadi contoh di negara kita.

Dalam Iklan Layanan Masyarakat disajikan pesan-pesan sosial yang dimaksudkan untuk membangkitkan kepedulian dari masyarakat akan masalah yang sedang dihadapinya dan harus mereka hadapi. Masalah-masalah seperti kondisi yang mengancam keserasian dan kehidupan umum.

Pada pembahasan tugas akhir ini, akan dibahas mengenai sebuah kampanye sosial (social campaign). Kampanye sosial atau biasa disebut ILM (Iklan Layanan Masyarakat) adalah sebuah himbauan, anjuran, larangan atau ancaman yang ditujukan kepada masyarakat yang melalui media-media.

Untuk membuat sebuah ILM yang tepat, kata kuncinya terletak pada cara pendekatan masalah yang tepat, serta pesan yang akan disampaikan mengena di masyarakat guna menunjang daya komunikasi ILM tersebut.

Selain itu, iklan yang akan dibuat harus bisa menarik atau menggugah hati masyarakat yang menjadi sasaran atau target audience dari pesan yang akan disampaikan. Oleh karena itu media yang akan digunakan juga harus bisa bertahan dalam waktu lama agar pesan dari sebuah ILM dapat tersampaikan setiap saat dan tidak mudah dilupakan. Biasanya setiap tema ILM mengemban tugas untuk membangun masyarakat, di sisi lainnya ILM sangat tergantung pada pihak media yang menayangkannya.

Iklan Layanan Masyarakat itu juga tentunya mempunyai tujuan massa yang akan menjadi target atau segmentasi audience di suatu lingkungan masyarakat. Karena itu berikut akan dibahas kriteria-kriteria audience yang akan menjadi sasaran dari tema kampanye sosial  yang akan dibuat, yaitu kampanye Back to nature Jamu Obat Tradisional Indonesia.

 

 

1.1. Segmentasi Khalayak Sasaran 

Dalam menggunakan suatu media untuk mendukung kampanye ini, tujuan media ke audience yang akan disentuh tentunya harus diperhatikan dan diperhitungkan dengan sebaik-baiknya agar media yang akan dipilih tidak menjadi media yang tidak berguna. Akibatnya pesan kampanye yang akan disampaikan ke sasaran  menjadi tidak tersampaikan.

Segmentasi yang menjadi target sasaran kampanye yang akan dibahas, ada beberapa yang menjadi kriteria target kampanye sosial di dalam tugas akhir ini, kriteria sasaran ini akan dibagi dalam beberapa segmen dan akan dijelaskan pada pembahasan berikut.

a. Segmentasi Demografi

1.)    Jenis Kelamin           :  Laki-laki dan Perempuan.

2.)    Umur                        :  – Khalayak Primer

Yaitu, laki-laki yang berumur 18 tahun s.d. umur dewasa.

– Khalayak Sekunder

yaitu, Pemerintah Daerah Gombong-Kebumen.

3.)  Pendidikan                : Sekolah Menengah Umum s.d Perguruan Tinggi

 

Pada segmentasi demografi ini, ILM yang akan dibuat memiliki sasaran laki-laki dan perempuan. Untuk segmen umur ditargetkan ke usia remaja yang berumur 18 tahun s.d. dewasa, sedangkan untuk khalayak sekunder yaitu pemerintah Daerah Gombong-Kebumen. Khalayak primer di sini maksudnya, khalayak yang menjadi sasaran utama dari ILM yang akan dibuat. Khalayak primer ini lebih diartikan sebagai khalayak yang jarang mengkomsumsi jamu. Sedangkan untuk khalayak sekunder di sini maksudnya khalayak yang bisa memberikan konstribusi ataupun perhatian terhadap jamu yang merupakan obat asli indonesia.

Kemudian untuk segmentasi  pendidikan, yang menjadi sasaran yaitu dari tingkat Perguruan Tinggi.

b. Segmentasi Geografi

1.) Wilayah                     :  Seluruh wilayah yang ada di Pemerintahan Daerah Gombong – Kebumen, baik itu daerah perkotaan ataupun pedesaan.

2.) Sifatnya                     :  Penduduk asli maupun pendatang yang berdomisili di Pemerintahan Daerah Gombong – Kebumen.

Pada segmen ini penulis akan mempersempit daerah yang akan dibahas, khususnya untuk Pemerintahan Daerah Gombong – Kebumen saja.

 

 

1.2. Pemilihan Media

Agar pesan yang disampaikan melalui ILM dapat menjangkau wilayah yang lebih umum ataupun luas, pemilihan sebuah media yang tepat merupakan salah satu cara untuk menjadikan misi dari tema kampanye sosial yang akan dilaksanakan bisa sukses untuk disampaikan. Sebuah pesan dapat diterima dengan baik oleh target audience jika media yang digunakan merupakan media yang sudah akrab di masyarakat luas.

Sekarang sudah banyak media yang bermunculan, hal ini membutuhkan pertimbangan-pertimbangan khusus dalam memilih media. Memahami karakteristik media merupakan salah satu bahan pertimbangan dalam usaha menentukan media yang akan digunakan.

Rhenald Kasali berpendapat bahwa media yang ada dalam periklanan terbagi menjadi dua bentuk, yakni :[2]

a)      Above The Line (Media Lini Atas), yang terdiri atas iklan-iklan yang di muat oleh media cetak, media elektronik, serta media luar ruang.

b)      Below The Line (Media Lini Bawah), terdiri dari seluruh media selain yang termasuk dalam above the line media seperti direct mail, pameran, agenda, kalender cindra mata.

Media (periklanan) adalah saluran atau wahana, dimana pesan itu dibawa untuk disampaikan pada target audience.[3] Jadi, media tugasnya mewadahi dan membawa pesan untuk disampaikan kepada target audience.

Dalam menentukan media yang akan digunakan pada sebuah kampanye sosial, sesungguhnya terdapat hal-hal rumit yang harus dipertimbangkan karena di dalamnya menyangkut masalah biaya (perhitungan uang), berkaitan dengan masalah efektivitas antara biaya yang dikeluarkan untuk media dengan dampak yang diperoleh dari hasil kampanye sosial yang dilakukan.

Berkaitan dengan biaya kampanye, ada dua orientasi yang sering dilakukan, yaitu apakah berorientasi pada program (program oriented) ataukah berorientasi pada biaya (budget oiented). Budget oriented artinya bahwa biaya kampanye telah ditetapkan jumlahnya sehingga biaya media yang direalisasikan pada pilihan media akan menyesuaikan dengan alokasi biaya kampanye tersebut. Program oriented artinya bahwa perancang merencanakan biaya kampanye untuk diajukan kepada pihak sponsor.[4]

Dengan adanya pertimbangan efektivitas media, relatif/efisiensi biaya, maka media yang dipilih dalam kampanye sosial anti kekerasan terhadap perempuan ialah media poster. Sebagai salah satu wujud iklan media cetak (print ad), poster merupakan iklan yang baik dan efisien ketika dinilai dari biaya dan jangkauan khalayak. Poster biasanya diletakkan di papan pengumuman di kampus-kampus atau dipasang di tempat pemasangan di tepi-tepi jalan. Bentuk poster relatif lebih besar, rata-rata poster berukuran kertas A2, tapi terkadang ada yang lebih besar sampai ukuran satu plano atau bahkan ada yang hanya sekecil kertas A4 saja.

Sebelumnya penyusun akan menjelaskan karakteristik media yang digunakan untuk mendukung kampanye Back to nature Jamu Obat Asli Indonesia.

Adapun karakteristik media yang digunakan ialah :

a.      Pengertian Poster

Poster adalah iklan warna berukuran besar yang dicetak pada selembar kertas dan ditempatkan pada panel, dinding atau ke jendela.[5]

b.      Berdasarkan segi penempatannya poster terbagi dua yaitu :

1.      Poster Dalam, yaitu poster yang digunakan / diletakkan dalam suatu ruangan tertutup (indoor).

2.      Poster Luar, yaitu poster yang ditempelkan atau diletakkan biasanya di luar ruangan (outdoor).

c.       Berdasarkan Segi Tujuannya

1.   Poster Sosial               :  untuk mendukung program-program yang direncanakan.

2.   Poster Komersial        :  berisi pesan menawarkan produk untuk membujuk orang supaya mengambil keputusan / membeli.

d.      Karakteristik Poster

1.   Dapat menjangkau khalayak sasaran heterogen.

2.      Mempunyai frekuensi tinggi sehingga dapat dilihat berkali-kali.

3.      Cepat memperoleh perhatian.

4.      Adanya kesatuan yang harmonis antara unsur-unsur penyusunan poster seperti unsur teks verbal headline, bodycopy, caption (keterangan gambar), unsur rupa / visualnya (ilustrasi / elemen disain).

5.      Memberikan kejutan sehingga menarik perhatian, bisa dicapai dengan kontras warna, ilustrasi, bentuk huruf dan komposisi.

 


[1]   J.L. Crompton and C.W. Lamb, Marketing Government & Social Services (New York : Jhon   Wiley & Son, 1986), hal. 428.

[2]   Kasali, Rhenald, Manajemen Periklanan, Jakarta, Grafiti, 1993, hal 23

[3]   Ahmad S. Adnanputra, Pokok-pokok Perencanaan Promosi, Naskah Penataran dan Lokakarya Menyusun Rencana Promosi Proyek Ancol, 1981.

[4]   Drs. Sadjiman Ebdi Sanyoto, Metode Perancangan Komunikasi Visual Periklanan, Dimensi Press, Yogyakarta, 2006, hal. 63.

[5] Kamus Istilah Periklanan Indonesia


4 Responses to “Media Iklan”


  1. 1 nissa
    November 4, 2008 at 2:17 pm

    assalamu’alaikum, pak/om/mas…

    trimakasih atas tulisannya ya,,bantu saya bgt bwt jd referensi ngerjain tugas teknik periklanan.

    euhm,,tolong dong ngupas soal disparitas iklan..
    masih rada gamang nih soalnya..

    makasih..

  2. November 5, 2008 at 2:55 am

    Wa’alaikumusalam Wr Wb

    tenang aja nis…tapi besuk ya…lagi ngisi pelatihan temen2 humas klaten nih
    wassalam

  3. July 1, 2009 at 2:46 pm

    terima kasih atas informasinya. Kebetulan sekarang saya sedang menulis tesis tentang “Pengaruh Media Poster dengan Media Film untuk meningkatkan Asertivitas Perokok Pasif”. Mohon kalau ada info-info penelitian tentang pengaruh kedua hal di atas, mohon keikhlasan hatinya untuk menginfokan saya di email di atas.

  4. 4 Melinda FS
    May 16, 2010 at 2:32 am

    Terimakasih atas informasinya
    saya sedang menyusun Ta tentang pengambilan keputusan dalam pemilihan media iklan, dan TA saya harus selesai tanggal 31 Mei.
    Jika ada informasi tolong beritahu saya ya..
    Terimakasih🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


sohibrama@gmail.com

soekarno falls

More Photos
Internet Sehat

Pengunjung

  • 213,125 hits

butuh buku ini email ajah:

kontak online

Hidup…Kawanku

Assalamu'alaikum Wr Wb, kawan, tidak selamanya kehidupan ini sulit bila kau ditemukan dalam susah hati itu hanyalah kebetulan saja apabila kita ditemukan dalam keadaan gembira itupun hanya kebetulan saja hidup ini adalah sesuatu yang sementara kita dapat menjadi senang dalam suatu waktu dan kita bisa sedih dalam suatu waktu Wassalamu'alaikum

Biennale Jogja XI

telpon kita :

Call kawanrama from your phone!

Categories

September 2008
M T W T F S S
« Aug   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
PageRank

kunjungan

free counters

RSS media ide periklanan

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS berita indonesia

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS kompas

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Muka Pembaca

View My Profile community View My Profile View My Profile View My Profile

RSS bola

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS inggris

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Yuk.Ngeblog.web.id

%d bloggers like this: