25
Aug
08

Menikmati Animasi

Menikmati animasi adalah menikmati gambar bergerak, bercerita dan bersuara, melalui media televisi maupun layar lebar, film animasi mampu mengaduk perasaan kita menjadi sedih, menagis, tertawa, gembira bahkan bernafsu, dan lain sebagainya. Salahsatu budaya Indonesia yang telah ada sekitar 1500 SM berasal dari Jawa, yaitu wayang kulit yang menginspirasi banyak hal mengenai munculnya kegiatan animasi di Indonesia (Zeembry, 2006 : 51).

 Animasi pertama di Indonesia ini banyak menginspirasi Walt Disney untuk membuat animasi-animasinya. Bahkan yang cukup unik adalah film Adventures of Prince Ahmed produksi tahun 1926 karya Lotte Reiniger, mengadopsi teknik animasi di Indonesia.

              Animasi kartun pertama yang diputar di televisi adalah serial Kum Kum. Serial ini diputar oleh TVRI diawal 1980-an dan sangat digemari anak-anak pada masa itu. Kum Kum sendiri menceritakan tentang kisah anak kecil yang mempunyai sahabat seekor Dinosaurus, Dinosaurus itu menolong ayah Kum Kum sewaktu berburu purna purba (Winarko, 2003 : 42). Tetapi serial ini adalah hasil karya dari negara Jepang, bukan hasil karya para animator Indonesia.

 

 Animasi Kartun adalah persoalan baru bagi perindustrian film animasi di Indonesia. Perkembangan dunia teknologi informasi, menciptakan menjamurannya film animasi kartun asing di Indonesia bisa dilihat di Televisi ataupun dalam bentuk VCD. Penayangannya pun memiliki jadwal tetap seperti hari minggu. Sebut saja film Slam Dunk, Let’s and Go, Doraemon, Sinchan, Dragon Ball, Inuyasa, Bayblade, dll. Itu semua merupakan sejumlah kartun Jepang dan mendominasi film animasi di Indonesia. Ini bisa dimengerti karena dengan keterbatasan keterampilan Animator Indonesia.

  Bagaimana kita bisa mencuri perhatian anak-anak apabila konsep buku untuk beraktivitas membuat animasi  yang akan dibuat tidak memenuhi kebutuhan anak-anak. Oleh sebab itu buku ayo beranimasi bagi anak-anak, menggunakan animasi kartun cocok dengan nuansa lingkungan anak-anak yang masih bermain dan bereksplorasi. Kartun menurut Setiawan (2002), penuh dengan perlambangan-perlambangan yang kaya akan makna. Oleh karena  itu selain dikaji sebagai teks, secara kontekstual juga dilakukan yakni dengan menghubungkan karya seni tersebut dengan situasi yang menonjol di masyarakat (Sobur, 2003: 136).

Penggunaan animasi kartun dalam buku ayo beranimasi bagi anak-anak ini juga merujuk pada masa anak-anak yang merupakan titik awal pertumbuhan dan perkembangan manusia yang vital dan sangat penting, tidak akan bisa diputar kembali. Terlepas dari tingkat kecerdasan anak, hampir semua anak menyenangi kartun, baik yang bersifat lelucon maupun petualangan. Kartun menarik karena menyenangkan, menggairahkan, mudah dimengerti dan merangsang imajinasi anak (Hurlock, 1980 :162). Pernyataan ini memiliki maksud bahwa masa pertumbuhan dan perkembangan manusia berjalan progresif secara linear. Masa pertumbuhan dan perkembangan yang telah dilewati seseorang tidak bisa diulangi lagi, apalagi masa anak-anak adalah masa menyusun kepribadian manusia di masa mendatang. Hal ini menyiratkan bahwa tiap tahapan pertumbuhan dan perkembangan harus dilewati secara efektif, efisien, dan optimal. Kohnstam membagi periode pertumbuhan dan perkembangan sebagai berikut :

1.   Masa Vital ; kira-kira usia 0 – 2 tahun

2.   Masa Estetis           ; kira-kira usia 2 – 7 tahun

3.   Masa Intelektual     ; kira-kira usia 7 – 13 tahun, dan

4.   Masa Sosial/Remaja; kira-kira usia 13/14 – 20/21 tahun (Mustaqim, 2004: 16-17).

Jelas, disini dunia anak-anak dalam fase  6-12 tahun, dapat dibentuk oleh televisi. Isi tayangan TV merubah jiwa dan perilaku anak-anak. Betapa berbahayanya bila rokok dihisap dimulai dimasa kanak-kanak, karena pengaruh tayangan iklan di televisi. Dengan penerapan fase anak-anak yang berkembang intelektualnya dan pola menonton TV yang sudah menjadi jadwal tetap mereka. Mendukung penekanan bahwa ada sebuah bahaya dari sebuah tayangan televisi adalah  teori yang dikemukakan oleh Bandura dan Walters, yang menyatakan bahwa tingkah laku tiruan adalah suatu bentuk asosiasi suatu rangsang lainnya. Penguat (reinforcement) memang memperkuat tingkah laku balas. Apabila seseorang melihat suatu rangsang dan ia melihat model  bereaksi secara tertentu terhadap rangsang itu, maka dalam imajinasi orang tersebut terjadi serangkaian simbol-simbol yang menggambarkan rangsang dari tingkah laku balas tersebut. Proses asosiasi ini sangat dibantu oleh kemampuan verbal seseorang. Disini yang penting adalah pengaruh tingkah laku model pada tingkah laku peniru yang menurut Bandura dan Walters ada 3 macam, yaitu :

a.             Efek modelling (modelling effect) dimana peniru melakukan tingkah laku baru sesuai dengan tingkah laku model

b.             Efek menghambat (inhibition) dan menghapus hambatan (disinhibition), yaitu tingkah laku yang tidak sesuai dengan tingkah laku model dihambat timbulnya, sedangkan tingkah laku yang sesuai dengan tingkah laku model dihapuskan hambatan-hambatannya sehingga timbul tingkah laku yang dapat menjadi nyata

c.             Efek kemudahan (fascilitation effects) Dimana tingkah-tingkah laku yang sudah pernah dipelajari peniru lebih mudah muncul kembali dengan mengamati tingkah laku model. (Sarlito, 1991: 29).

            Dengan beberapa poin diatas, Perancangan akan menukik pada sebuah karya yang menyesuaikan pada pola anak yang bermain,  eksplorasi, dan sedang meningkatnya daya kognisi-afektif anak-anak. Alur tersebut sangat membantu pada perancangan karya yang mengungkapkan dan menegaskan bahwa buku ayo beranimasi bagi anak-anak sangat baik mengajak anak-anakk beraktivitas kreatif dan positif.


0 Responses to “Menikmati Animasi”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


sohibrama@gmail.com

soekarno falls

More Photos
Internet Sehat

Pengunjung

  • 213,112 hits

butuh buku ini email ajah:

kontak online

Hidup…Kawanku

Assalamu'alaikum Wr Wb, kawan, tidak selamanya kehidupan ini sulit bila kau ditemukan dalam susah hati itu hanyalah kebetulan saja apabila kita ditemukan dalam keadaan gembira itupun hanya kebetulan saja hidup ini adalah sesuatu yang sementara kita dapat menjadi senang dalam suatu waktu dan kita bisa sedih dalam suatu waktu Wassalamu'alaikum

Biennale Jogja XI

telpon kita :

Call kawanrama from your phone!

Categories

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
PageRank

kunjungan

free counters

RSS media ide periklanan

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS berita indonesia

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS kompas

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Muka Pembaca

View My Profile community View My Profile View My Profile View My Profile

RSS bola

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS inggris

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Yuk.Ngeblog.web.id

%d bloggers like this: