<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Visual Iklan : Bahasa Komunikasi : Canda Kreatif</title>
	<atom:link href="http://ramakertamukti.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ramakertamukti.wordpress.com</link>
	<description>iklan, kamus iklan, komunikasi pemasaran, komunikasi visual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 15:07:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ramakertamukti.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/51c97251fe83b6d7b8eaa2fc16d854e7?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Visual Iklan : Bahasa Komunikasi : Canda Kreatif</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ramakertamukti.wordpress.com/osd.xml" title="Visual Iklan : Bahasa Komunikasi : Canda Kreatif" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ramakertamukti.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Unspoken Communication</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/18/unspoken-communication/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/18/unspoken-communication/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 15:07:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[works]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1579</guid>
		<description><![CDATA[sumber:http://forum.vivanews.com/image-only/271819-unspoken-communication.html<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1579&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2012/01/speak-lady.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-1580" title="speak lady" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2012/01/speak-lady.png?w=655" alt=""   /></a>sumber:http://forum.vivanews.com/image-only/271819-unspoken-communication.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1579/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1579&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/18/unspoken-communication/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2012/01/speak-lady.png" medium="image">
			<media:title type="html">speak lady</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siang yang  mengkritik hidup :</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/12/siang-yang-mengkritik-hidup/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/12/siang-yang-mengkritik-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 05:23:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1576</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Allah menciptakan skenario lain untukmu Ram&#8230;&#8221; ujar  kawan sebelahku. Kata-kata itu  seperti menohok ulu hati ini secara segera, ketika aku menceritakan masalahku pada dia. Allah berkuasa atas kita, tetapi seringkali kita merasa kita yang menguasai diri kita sepenuhnya. Kita merasa yakin kemampuan berpikir dengan logika dan kemampuan fisik kita, dapat mengendalikan apa yang terjadi pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1576&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Allah menciptakan skenario lain untukmu Ram&#8230;&#8221; ujar  kawan sebelahku. Kata-kata itu  seperti menohok ulu hati ini secara segera, ketika aku menceritakan masalahku pada dia.</p>
<p>Allah berkuasa atas kita, tetapi seringkali kita merasa kita yang menguasai diri kita sepenuhnya. Kita merasa yakin kemampuan berpikir dengan logika dan kemampuan fisik kita, dapat mengendalikan apa yang terjadi pada diri kita.  Hari ini aku banyak melihat sesuatu hal yang sangat berkesan. Pertama, bagaimana cerita Mahasiswiku yang sedang berjalan ditabrak oleh seseorang yang mengendarai motor padahal dia berjalan di pinggir tetapi apakata&#8230;  tetap saja ada roda motor yang berjalan tidak sesuai arah menuju dirinya,  sehingga ia harus melangkang menggunakan tongkat karena sang roda telah menghantam kaki tercintanya. Kalau dipikir secara logika kan tidak mungkin ada roda yang sudah diarahkan&#8230;tau&#8230;tau berbelok arah ke pinggir karena sang pembawa motor ngantuk. Lalu ada Mahasiswa yang datang menghampiriku ingin menanyakan tentang sisi negatif dirinya dan menganggap diriku bisa memahami sisi negatif dirinya. Memang sih, ketika kuliah dulu aku banyak belajar tentang Psikologi hingga belajar tentang garis tangan seseorang dari seorang teman walau aku tahu banget (dan yang ini tak kupratekkan takut banget ama yang diatas) &#8230;Membaca garis tangan sebenarnya bagian dari tindakan syirik, yaitu meramal nasib. Dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah &#8216;arrafah. Perbuatan seperti ini secara aqidah tidak akan pernah dibenarkan, lantaran nasib dan taqdir setiap orang hanya ada di sisi Allah. Tidak ada seorang pun yang mengetahuinya, karena semua itu hal ghaib serta menjadi rahasia Yang Maha Kuasa&#8230;..</p>
<p>Mahasiswaku ini merasa yakin bahwa apa yang kukatakan itu benar adanya&#8230;padahal yang  tahu diri kita ya&#8230;diri kita&#8230;(secara logika) lagi-lagi aku sadar di dunia ini tidak hanya logika yang turut masuk dalam konsep pemikiran. Tangan Allah pun berjalan atas hidup kita. Cintailailah dengan sangat tuhan kita itu dengan selalu memanggilnya tiap saat&#8230;  agar kita dapat meminta yang diatas selalu memberi perhatian lebih pada diri kita.  Siang itu, mahasiswaku kuberi motivasi yang lebih agar dia mengerti hidup bahwa hidup harus selalu menantang angin agar  &#8220;Hidup ini lebih hidup&#8230;&#8221;  Jadilah mutiara walau di hamparan lumpur&#8230;jangan larut olehnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1576/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1576&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/12/siang-yang-mengkritik-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>imagine&#8230;my student&#8230;U like this&#8230;.</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/06/imagine-my-student-u-like-this/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/06/imagine-my-student-u-like-this/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 14:51:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1570</guid>
		<description><![CDATA[Yah&#8230;dosen sekarang dianggap bodoh, mahasiswa sekarang menganggap transfer ilmu haruslah diluar kelas karena menciptakan indera lebih &#8220;sensi&#8221; terhadap kehidupan sosial&#8230;ckckc&#8230;kata-kata yang ndak membumi&#8230;sepertinya luar biasa tetapi kenyataannya banyak disalah artikan kebebasan kata-kata tersebut. Kontinuity mendengar orang yang kita rasa menjadi sumber ilmu sekarang mulai ditinggalkan&#8230;kebebasan mencari ilmu menjadi nilai yang sekarang diagung-agungkan&#8230;kata-kata mahasiswa &#8220;ilmu bia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1570&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2012/01/mhas-ko.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1572" title="mhas KO" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2012/01/mhas-ko.jpg?w=655" alt=""   /></a></p>
<p>Yah&#8230;dosen sekarang dianggap bodoh, mahasiswa sekarang menganggap transfer ilmu haruslah diluar kelas karena menciptakan indera lebih &#8220;sensi&#8221; terhadap kehidupan sosial&#8230;ckckc&#8230;kata-kata yang ndak membumi&#8230;sepertinya luar biasa tetapi kenyataannya banyak disalah artikan kebebasan kata-kata tersebut. Kontinuity mendengar orang yang kita rasa menjadi sumber ilmu sekarang mulai ditinggalkan&#8230;kebebasan mencari ilmu menjadi nilai yang sekarang diagung-agungkan&#8230;kata-kata mahasiswa &#8220;ilmu bia dicari di internet kok&#8230;biarin aja ndak masuk&#8230;cukup klik di-google&#8230;semua beres kok !&#8221; menjadi kata-kata dashyat yang menghujam ulu hati mahasiswa yang mengangungkan Teknologi&#8230;entahlah&#8230;apakah besok sang &#8220;guru&#8221; di-delete saja ya????</p>
<p>(illustrasi :komik ngampus-wahyu aditya)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1570/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1570&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/06/imagine-my-student-u-like-this/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2012/01/mhas-ko.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mhas KO</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Promosi Melalui _Internet : alternatif saluran KomPemasaran</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/06/promosi-melalui-_internet-alternatif-saluran-kompemasaran/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/06/promosi-melalui-_internet-alternatif-saluran-kompemasaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 14:27:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1565</guid>
		<description><![CDATA[Promosi Melalui Internet Komunikasi pemasaran adalah salah satu dari empat elemen utama bauran promosi perusahaan. Pemasar dan pengiklan harus tahu bagaimana menggunakan media internet sebagai iklan, promosi penjualan, punlisitas dan penjualan personal untuk  mengkomunikasikan suatu produk atau jasa beserta nilainya kepada konsumen/ klien yang dituju.        Proses komunikasi itu sendiri terdiri dari sembiolan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1565&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Promosi Melalui Internet</strong></p>
<p>Komunikasi pemasaran adalah salah satu dari empat elemen utama bauran promosi perusahaan. Pemasar dan pengiklan harus tahu bagaimana menggunakan media internet sebagai iklan, promosi penjualan, punlisitas dan penjualan personal untuk  mengkomunikasikan suatu produk atau jasa beserta nilainya kepada konsumen/ klien yang dituju.</p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2012/01/promosi-via-internet.jpg"><img class=" wp-image-1566 alignleft" title="promosi-via-internet" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2012/01/promosi-via-internet.jpg?w=393&#038;h=316" alt="" width="393" height="316" /></a>       <span id="more-1565"></span></p>
<p>Proses komunikasi itu sendiri terdiri dari sembiolan elemen : penyampai pesan,  penerima pesan,, penyandian, pembaca sandi, pesan, media, tanggapan, umpan balik dan gangguan (Suyanto, 2003 : 114). Pemasar harus tahu  bagaimana cara mencapai khalayak sasaran, berhadapan dengan kecenderungan khalayak pada perhatian selektif, distorsi (pemutarbalikkan pesan) dan mengingat pesan. Untuk menetapkan suatu program promosi diperlukan delapan tahapan, Pertama, komunikator harus mengidentifikasikan khalayak sasaran dan ciri-cirinya, termasuk citra mereka terhadap produk. Kemudian komunikator harus menentukan tujuan komunikasi, apakah untuk menciptakan perkenalan, pengetahuan, kesukaan, pilihan, keyakinan atau pembelian.</p>
<p>Pesan kemudian harus dirancang meliputi isi yang efektif, struktur, format, dan sumber. Saluran &#8211; saluran komunikasi personal maupun non personal harus diseleksi. Selanjutnya anggaran promosi yang menyentuh harus ditetapkan. Biaya promosi harus didistribusikan menurut alat-alat utama promosi yang digunakan. Komunikator harus menelusuri seberapa banyak pasar yang mengenal produk itu, mencoba serta puas terhadap produk selama promosi. Terakhir, semua komunikasi harus dikelola dan dikoordinasikan agar konsisten, tepat dan efektif.</p>
<p>Tujuan berpromosi melalui internet tidak berbeda dengan tujuan yang dimiliki oleh promosi produk atau jasa lainnya, yaitu untuk membujuk konsumen/ klien agar mau menggunakan, membeli produk atau jasa tertentu.  Dengan demikian media internet dapat dilihat sebagai salah satu media alternative. Apa sebenarnya periklanan di Internet itu? Pada awalnya periklanan di media Internet adalah memindahkan materi iklan yang sudah berjalan di media konvensional (televisi, majalah, surat kabar) ke dalam website. Namun pada perkembangannya, pemanfaatan karakteristik media Internet mampu memaksimalkan hasil yang didapat melalui aktifitas periklanan di Internet. Hal tersebut menjadikan media Internet kini dipakai sebagai bagian dari pamasaran (<em>marketing mix</em>) dengan pendekatan yang berbeda sesuai dengan karakteristik media dan target audiens yang ingin dicapai.</p>
<p>Aktifitas yang lazim dipakai dalam periklanan di media Internet adalah memasang banner (banner ad). Namun tuntutan komunikasi pemasaran yang makin kompleks tidak cukup hanya dengan cara seperti itu. Dibutuhkan strategi, kreatifitas dan pengukuran yang akurat serta mengkonvergensikan kemungkinan yang ada. Misalnya, menggunakan strategi viral melalui email marketing, membangun situs khusus produk yang terpisah dari <em>corpoorate site</em>, merancang <em>webtorial pages</em>, membuat <em>advert-gaming</em>, mensinergikan dengan <em>mobile marketing, online survey</em>/polling dan strategi lainnya.</p>
<ul>
<li><strong> Strategi Merancang Dalam media Online</strong></li>
</ul>
<p>Untuk merancang sebuah  pesan didalam media online dibutuhkan sebuah strategi kreatif dengan melewati beberapa tahapan : tahap pembentukan, evaluasi, seleksi, dan pelaksanaan pesan. Pembentukan pesan terhadap produk pada prinsipnya merupakan manfaat utama yang ditawarkan merk sebagai pengembangan konsep produk. Pesan dari iklan harus dapat disampaikan  secara kreatif, bahkan kreativitas ini lebih penting  daripada jumlah uang yang dikeluarkan.  Kreativitas dalam  periklanan adalah proses dari beberapa tahapan. Kreativitas dapat terbagi menjadi empat tahap meliputi persiapan; inkubasi, ilumunasi, vertifikasi dan revisi. Sumber variasi informasi tersedia untuk membantu spesialis kreatif untuk menentukan tema kampanye, daya tarik ataugayaeksekusi.</p>
<p>Pada tahap preparasi  informasi, latar belakang  yang diperlukan dikumpulkan untuk memecahkan  masalah lewat studi dan penelitian. Pada tahap inkubasi diambil langkah untuk mengembangkan ide kreatif tersebut. Tahap iluminasi melihat cahaya terang dari penyelesaian tersebut. Akhirnya pada tahap verifikasi dan revisi, yang dilakukan adalah melihat kembali dan menyempurnakan ide serta memilih yang terbaik diantara ide kreatif tersebut.</p>
<p>Ada hal-hal  yang perlu dipertimbangan penting dalam perancangan iklan berbasis internet. Choi et.al. (1998), dan pakar-pakar lain, menyarankan sejumlah patokan yang telah lazim diterima sebagai patokan dalam beriklan di internet, antara lain :</p>
<p><strong>Menarik Secara Visual</strong></p>
<p>Iklan harus menarik secara visual. Dalam media massa, iklan mestinya berwarna-warni untuk menarik perhatian pembaca. Dalam internet, prinsip ini dapat direalisasikan dengan mengadopsi isi web yang bergerak dan interaktif, yang mampu membius perhatian pengunjung serta menarik kunjungan yang berulang-ulang.</p>
<p><strong>Membidik Kelompok Tertentu</strong></p>
<p>Iklan harus dibidikkan ke kelompok tertentu atau ke konsumen perorangan. Iklan mestinya dibentuk, dan berbicara pada level personal (personalisasi). Dari berbagai segmentasi yang telah ada, segmentasi yang mengarah ke komunitas dan personallah yang akan berhasil, karena persaingan begitu ketat, perusahaan top dunia masuk dalam persaingan tersebut. Strategi personalisasi inilah yang menjadikan  perusahaan  menjadi beda dengan perusahaan lain di mata pelanggan. Pelanggan akan lebih menyukai sesuatu yang menjadi milik pribadi. Personalisasi pesan akan membantu perusahaan meningkatkan kridibilitas perusahaan. Kunci personalisasi yang sukses adalah “informasi”. Semakin  menguasai informasi tentang pelanggan , semakin dapat melakukan personalisasi pelanggan.</p>
<p>Pendekatan lain adalah membiarkan  pelanggan mengambil informasi dalam situs Anda.</p>
<p><strong>Isi Situs Web Bermanfaat bagi Konsumen</strong></p>
<p>Isi situs bermanfaat bagi konsumen. Webpage mestinya memberikan informasi yang berharga, dengan menghindari file tidak berguna dalam ukuran besar yang hanya akan memperlambat waktu download. Untuk menjadikan isi situs web itu bermanfaat bagi konsumen, maka harus disesuaikan dengan tujuan periklanan, yaitu memberi informasi, melakukan persuasi, mengingatkan pembeli, menambah nilai dan membantu bagian lain.</p>
<p><strong>Penekanan Lebih Terhadap Merek dan Citra Perusahaan</strong></p>
<p>Iklan harus menekankan  merek dan citra suatu perusahaan. Iklan, beserta produk dan layanannya, mestinya menekankan bahwa ia berbeda dengan iklan milik para pesaing lainnya.</p>
<p><strong>Iklan Merupakan Bagian dari Strategi Pemasaran.</strong></p>
<p>Iklan merupakan bagian dari strategi pemasaran secara keseluruhan. Perusahaan harus secara aktif  berpartisipasi dalam semua jenis aktivitas internet, seperti  <em>newsgroups, mailing list</em>, dan <em>bulletin boards</em>. Semua aktivitas memerlukan strategi. Juga, iklan online mestinya dikoordinasikan dengan iklan <em>offline (</em>di luar internet).</p>
<p><strong>Iklan harus Berhubungan dengan Proses Ordering</strong></p>
<p>Iklan harus berhubungan dengan proses ordering. Ketika pelanggan menjadi tertarik setelah melihat iklan tersebut, item yang diiklankan harus bisa langsung dipesan dan dibayar, dan sebaiknya dengan cara online juga.</p>
<p><strong>Kecepatan Page-Loading</strong></p>
<p>Dalam pemunculan iklan diharapkan cepat sekali dalam membuka halaman atau bannernya sehinga pengakses computer online tidak merasa terganggu terhadap kehadiran iklan tersebut</p>
<p><strong>Efisiensi Navigasi</strong></p>
<p>Bila iklan terasa komplek, cara <em>tracer information</em> harus cenderung mudah sehingga waktu pengakses dalam media online marasa tidak terbuang.</p>
<p><strong>Keamanan dan Privasi</strong></p>
<p>Keamanan dan privacy adalah nilai mutlak dalam memabangun kepercayaan dalam media online ini karena sifatnya antara pengiklan dan pengakses iklan saling berjauhan tetapi berdekatan dalam percakapan jadi tidak terasa ada batas geografi. Keamanan dan privacy menjadi ujung tombak yang sangat efektif.</p>
<p><strong>Marketing customer fokus</strong></p>
<p>Harus disertakan syarat-syarat pembelian yang jelas, termasuk informasi pengiriman, kebijakan retur, dan lain-lain.</p>
<p>(naskah untuk Jurnal Komunikasi Profetik UIN Oktober 2011)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1565/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1565&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/06/promosi-melalui-_internet-alternatif-saluran-kompemasaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2012/01/promosi-via-internet.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">promosi-via-internet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ujian UAS Komputer Grafis UPN 2011</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/03/ujian-uas-komputer-grafis-upn-2011/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/03/ujian-uas-komputer-grafis-upn-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 14:32:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[works]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1554</guid>
		<description><![CDATA[UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK PANITIA UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL TA.2011/2012   Kode / Mata Kuliah : 153151392-150/ Komputer Grafis Kelas                                : L Jurusan                         : Ilmu Komunikasi Dosen Pengampu   : Rama Kertamukti, M.Sn Hari / Tanggal          : Rabu, 18 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1554&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA</strong><strong></strong></p>
<p align="center"><strong>FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK</strong></p>
<p align="center"><strong>PANITIA UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL TA.2011/2012</strong></p>
<p><strong>  Kode / Mata Kuliah : 153151392-150/ Komputer Grafis</strong></p>
<p><strong>Kelas                                : L </strong></p>
<p><strong>Jurusan                         : Ilmu Komunikasi</strong><strong></strong></p>
<p><strong>Dosen Pengampu   : Rama Kertamukti, M.Sn</strong></p>
<p><strong>Hari / Tanggal          : Rabu, 18 Januari 2012</strong></p>
<p><strong>Sifat Ujian                   : Tugas Praktek/ Take Home</strong></p>
<p>Perhatikan    :</p>
<ol>
<li><em>1.    </em><em>Pembuatan tugas adalah pekerjaan sendiri dengan kreativitas yang dimiliki sendiri-sendiri</em></li>
<li><em>2.    </em><em>Semoga Allah SWT Yang Maha Ta</em><em>hu meridloi pekerjaan anda</em></li>
</ol>
<p align="right"> <strong>Tugas :</strong></p>
<p>Buatlah  Karya Desain Grafis, berupa :</p>
<p><span id="more-1554"></span>Digital Imaging dengan foto yang sudah ditentukan dan disesuaikan (sendiri) dengan tidak bertentangan dengan SARA.</p>
<p>Diprint di kertas a3 (docucolor)</p>
<p>Dikumpulkan Hari/ Tanggal : Rabu, 18 Januari 2011</p>
<ol>
<li>Dengan menandatangani Presensi kehadiran Ujian di Pengawas Ujian.</li>
<li>Mengumpulkan CD karya/ tugas berisikan File asli dari karya</li>
<li>CD File diberi cover dan dicantumkan Nama dan NIM dan judul tugas.</li>
<li>Diberi tempat CD dan masukkan dalam Amplop.</li>
</ol>
<p>Terlambat mengumpulkan dianggap tidak mengumpulkan.</p>
<p>Hargailah waktu dengan anda bekerja lebih awal.</p>
<p>contoh karya :</p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2012/01/2.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1557" title="2" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2012/01/2.jpg?w=294&#038;h=386" alt="" width="294" height="386" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1554/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1554&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2012/01/03/ujian-uas-komputer-grafis-upn-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2012/01/2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bentuk visual AD yang menarik : kuliah UIN</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/31/bentuk-visual-yang-menarik/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/31/bentuk-visual-yang-menarik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 04:52:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[works]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1547</guid>
		<description><![CDATA[Visual efektif dalam Iklan be person in advert Kegiatan Komunikasi itu sendiri bisa diartikan sebagai suatu  proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberikan atau untuk mengubah sikap, pendapat atau perilaku baik secara langsung (lisan)  maupun tak langsung. Pengertian komunikasi tersebut mengandung suatu tujuan yakni memberitahu atau mengubah sikap, pendapat atau perilaku. Jadi,  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1547&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/visual-efektif-dalam-iklan.pdf">Visual efektif dalam Iklan</a></p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/be-person-in-advert.pdf">be person in advert</a></p>
<p>Kegiatan Komunikasi itu sendiri bisa diartikan sebagai suatu  proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberikan atau untuk mengubah sikap, pendapat atau perilaku baik secara langsung (lisan)  maupun tak langsung. Pengertian komunikasi tersebut mengandung suatu tujuan yakni memberitahu atau mengubah sikap, pendapat atau perilaku. Jadi,  ditinjau dari segi si penyampai pernyataan, maka komunikasi merupakan tujuan yang bersifat informatif dan persuasif. Komunikasi persuasif lebih sulit dari pada komunikasi informatif, karena memang tidak mudah untuk mengubah sikap, pendapat atau perilaku orang. Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti berikut, Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1547/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1547&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/31/bentuk-visual-yang-menarik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bahan pembuatan Media Cetak dan ujian ONLINE UPN 2011</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/31/bahan-pembuatan-media-cetak-akindo/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/31/bahan-pembuatan-media-cetak-akindo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 03:00:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1420</guid>
		<description><![CDATA[Atribut Lokal Sebagai Ujung Tombak Strategi Media Etnografi dan Visualisasi Media Cetak mengenalkan blog sejarah periklanan Buatlah media majalah 12 halaman dengan bentuk sesuai dengan kreasi masing-masing. buatlah dalam program indesign untuk illustrasi disesuaikan dengan tema artikel. Bila ada penambahan bahan artikel, foto, illustrasi, atau apapun sangat diperbolehkan untuk mengurangi area kosong dalam layout. bila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1420&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/05/atribut-lokal-sebagai-ujung-tombak-strategi-media.doc">Atribut Lokal Sebagai Ujung Tombak Strategi Media</a></p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/05/etnografi-dan-visualisasi.doc">Etnografi dan Visualisasi</a></p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/05/media-cetak.doc">Media Cetak</a></p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/05/mengenalkan-blog.doc">mengenalkan blog</a></p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/05/sejarah-periklanan.doc">sejarah periklanan</a></p>
<p>Buatlah media majalah 12 halaman dengan bentuk sesuai dengan kreasi masing-masing. buatlah dalam program indesign untuk illustrasi disesuaikan dengan tema artikel. Bila ada penambahan bahan artikel, foto, illustrasi, atau apapun sangat diperbolehkan untuk mengurangi area kosong dalam layout. bila ada yang tidak mengerti silahkan via phone&#8230;.</p>
<p>kirim karya design ada dalam bentuk file pdf ke : kawanrama@gmail.com. sesuai dengan jadwal ujian masing-masing.</p>
<p>untuk ujian tulisnya ini adalah file untuk bahan ujian :</p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/05/media-cetak_rama.pdf">media cetak_rama</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1420/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1420&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/31/bahan-pembuatan-media-cetak-akindo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ujian media Internal UII 2011</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/27/ujian-media-internal-uii-2011/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/27/ujian-media-internal-uii-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 06:34:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1544</guid>
		<description><![CDATA[UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FAKULTAS PSIKOLOGI DAN ILMU SOSIAL BUDAYA PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI SOAL UJIAN  TENGAH SEMESTER  GASAL 2011/2012 Mata kuliah             :    Produksi Media Internal Sifat Ujian              :    take home Dosen Pengampu    :    Rama Kertamukti, M.Sn Hari/Tanggal           : Perhatikan    : 1.    Berdoalah sebelum mengerjakan soal dan 2.    Pilihlah yang paling mudah dahulu, jangan bekerjasama 3.    [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1544&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA</strong></p>
<p align="center"><strong>FAKULTAS PSIKOLOGI DAN ILMU SOSIAL BUDAYA</strong></p>
<p align="center"><strong>PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI</strong></p>
<p align="center"><strong>SOAL UJIAN  TENGAH SEMESTER  GASAL 2011/2012</strong></p>
<p align="center"><strong><br />
</strong></p>
<p>Mata kuliah             :    Produksi Media Internal</p>
<p>Sifat Ujian              :    take home</p>
<p>Dosen Pengampu    :    Rama Kertamukti, M.Sn<span id="more-1544"></span></p>
<p>Hari/Tanggal           :</p>
<p>Perhatikan    :<em></em></p>
<p><em>1.    </em><em>Berdoalah sebelum mengerjakan soal dan</em><em></em></p>
<p><em>2.    </em><em>Pilihlah yang paling mudah dahulu, jangan bekerjasama</em><em></em></p>
<p><em>3.    </em><em>Semoga Allah SWT Yang Maha Tahu meridloi pekerjaan anda</em></p>
<p>Soal :</p>
<p><em> </em></p>
<p>Buatlah sebuah media internal menggunakan program Macromedia Flash dalam bentuk CD Interaktif. Jumlah halaman minimal 24 halaman dengan ketentuan desain diserahkan pada masing-masing kelompok. Ukuran pixel halaman disesuaikan dengan tingkat kebutuhan. Kriteria kelompok :</p>
<ol start="1">
<li>Terdiri dari 3 orang</li>
<li>Dibagi atas editor, fotografer, visualizer</li>
<li>Materi artikel menjadi pertimbangan penilaian</li>
</ol>
<p>Dikumpulkan terdiri dari 1.Proposal,  2.Karya berupa CD Interaktif pada waktu jadwal ujian berlangsung dimasukkan dalam amplop coklat dan diberi nama kelompok, tolong CD diberi cover, buatlah proposal dan cover semenarik mungkin.</p>
<p>File : Autorun</p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/membuat-autorun-buat-cd-interaktif1.doc">Membuat autorun buat CD Interaktif</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1544/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1544&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/27/ujian-media-internal-uii-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gua suka cara ente! (Wahyu aditya:animator)&#8230;</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/27/gua-suka-cara-ente-wahyu-adityaanimator/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/27/gua-suka-cara-ente-wahyu-adityaanimator/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 02:37:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1539</guid>
		<description><![CDATA[Gue suka cara ngeritik ini orang&#8230;banyak mahasiswa kita yang cuman bisa bicara demokrasi tanpa mengerti apa yang dia mau-in&#8230;sukur kalo ngerti arti demokrasi (minimal secara akademik bisa dipertanggungjawabkan) tetapi apalah arti tanpa bisa bermanfaat untuk orang lain&#8230;Kritik banyak tersanding buat mahasiswa yang suka berteriak tanpa memberi arti positif bagi lingkungan sekitar bukan kita anti mahasiswa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1539&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/aditya.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1540" title="aditya..." src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/aditya.jpg?w=655" alt=""   /></a></p>
<p>Gue suka cara ngeritik ini orang&#8230;banyak mahasiswa kita yang cuman bisa bicara demokrasi tanpa mengerti apa yang dia mau-in&#8230;sukur kalo ngerti arti demokrasi (minimal secara akademik bisa dipertanggungjawabkan) tetapi apalah arti tanpa bisa bermanfaat untuk orang lain&#8230;Kritik banyak tersanding buat mahasiswa yang suka berteriak tanpa memberi arti positif bagi lingkungan sekitar bukan kita anti mahasiswa demo loh sama sekali ndak! tatpi mbok ya-o kalo teriak &#8230;IPK juga naik jadi besok kalo jadi pejabat bisa jadi pejabat &#8220;gede&#8221; dan ngerubah nie negara&#8230;kalo IPK jeblok dan keluar kan cuman jadi madesu&#8230;bukan berarti IPK itu penentu segalanya&#8230;tetapi apakata saya diawal&#8230;janganlah cuman bisa berteriak demokrasi tetapi ndak bisa ber-kreasi&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1539/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1539&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/27/gua-suka-cara-ente-wahyu-adityaanimator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/aditya.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">aditya...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejenak Mengenal “Seni” dari Ke-In-(donesia/ dia) : Di Biennale Jogja XI</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/21/sejenak-mengenal-seni-dari-ke-in-donesia-dia-di-biennale-jogja-xi/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/21/sejenak-mengenal-seni-dari-ke-in-donesia-dia-di-biennale-jogja-xi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 14:33:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Artikel Blog Biennale Jogja XI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1526</guid>
		<description><![CDATA[Segala sesuatu dimulai dari melihat. Karena sesuatu baru ada ketika kita melihatnya. Dari melihat lah muncul penafsiran, walau pada awalnya masih samar-samar, tidak jelas, atau  menampak tidak punya makna apa-apa. Penafsiran mulai mengaktual ketika dimasukkan dalam ruang visual dimensi mata kita sebagai stimuli indera. Sesungguhnya penafsiran itu ada di sekitar kita, bahkan yang berdetak dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1526&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Segala sesuatu dimulai dari melihat. Karena sesuatu baru ada ketika kita melihatnya. Dari melihat lah muncul penafsiran, walau pada awalnya masih samar-samar, tidak jelas, atau  menampak tidak punya makna apa-apa. Penafsiran mulai mengaktual ketika dimasukkan dalam ruang visual dimensi mata kita sebagai stimuli indera. Sesungguhnya penafsiran itu ada di sekitar kita, bahkan yang berdetak dalam diri kita seperti degup jantung dan rasa nafas kita sekalipun. Sumber-sumber penafsiran ada di dalam kesekarangan dan kedisinian kita. Masalahnya adalah sudahkah, atau maukah kita melihat, mendengarkan, merasakan, mencecap apa-apa yang ada pada dan di sekitar kita? Itulah kata-kata yang saya terima ketika mengenal bahasa “seni” dari Dwi Marianto ketika kuliah dulu, walau tafsiran itu sering ku tak mengerti…</p>
<p>Keberanian menjejak kumpulan karya seni di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) dalam frame “Biennale Jogja XI-Equator#1 – Shadow Lines :  Indonesia Meets India” menyadarkan langkah ini bahwa seni dapat berasal dari langkah berani untuk mengenal dan membuka dimensi indera, untuk mengenal hasil cipta manusia, mengenal estetika kehidupan selain ruang matematis-ilmiah. Ruang visual sudah terbuka ketika kuparkirkan motor shogun, disertai hujan dibulan Desember diriku berlari kecil menuju pelataran seni Bienalle, di pelataran TBY ini, simbol-simbol seni mulai diperkenalkan bahwa ruang ini membawa orang-orang yang datang untuk saling berkumpul dan mengenal dua budaya. Jelas terlihat dalam tema yang diangkat di ruang Biennale Jogja di TBY berupaya untuk mempresentasikan nilai-nilai Ke-In (dalam) -donesia dan –dia, dimana seniman dari dua Negara menerjemahkan dan menafsirkan kondisi kekinian mereka, mereka memantulkan pengalaman personal mereka dan juga kondisi wacana politik yang terjadi didalam ruang pengalaman mereka sehari-hari.<a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog1.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1527" title="blog1" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog1.jpg?w=592&#038;h=444" alt="" width="592" height="444" /></a><span id="more-1526"></span></p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog2.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1531" title="blog2" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog2.jpg?w=595&#038;h=446" alt="" width="595" height="446" /></a></p>
<p>Agak disadarkan oleh petir yang memunculkan warna putih, bergerak langkah ini untuk menorehkan pena di buku selamat datang yang disodorkan penjaga didalam ruang pamer,</p>
<p>“Maaf mas, sepatunya dipakai saja”, kalimat itu menyadarkanku untuk memakai sepatu yang kulepas dimuka ruang pamer, karena memang kulihat diruang pamer banyak sepatu dan sandal berserakan tak tertata diatas keset sehingga reflek tanganku mencopot sepatu. Sekiranya itu merupakan instalasi pamer tersendiri.</p>
<p>“Hmmmm…ono-ono wae” Gumanku tak menjawab kalimat yang membuka percakapan dari mbak penjaga ruang pamer.</p>
<p>“Kok itu banyak sandal dan sepatu didepan mbak”, tanyaku malu-malu.</p>
<p>“Itu ruang presentasi dari mas Wiyoga kok mas”, ujar dia.</p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog8.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1528" title="blog8" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog8.jpg?w=564&#038;h=423" alt="" width="564" height="423" /></a></p>
<p>Dia menerangkan lebih lanjut tentang karya instalasi itu, dia menjelaskan bahwa sandal dan sepatu yang berserakan dimuka itu merujuk pada symbol visual yang sering terlihat di pelataran masjid. Sang pembuat instalasi itu mas Wiyoga ingin memindahkan stimuli visual itu diruang seni Biennale ini. Dia ingin mengingatkan pengunjung seperti saya untuk melihat dimensi visual itu dengan cara baru karena hadir diruang seni bukan diruang religi seperti di pelataran masjid yang sakral. Karya ini ganjil dan tak lazim berada diruang seni karena ruang ini bukan ruang “bersih” sehingga saya harus mencopot sepatu, tertipu saya dengan gaya mas Wiyoga menghadirkan instalasinya.</p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog3.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1529" title="blog3" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog3.jpg?w=564&#038;h=424" alt="" width="564" height="424" /></a></p>
<p>Setelah menorehkan pena kulihat maket sebuah gedung seperti gaya Rennainsances yang saya ketahui ketika belajar seni dikelas seni dulu bersama pak Dwi Marianto. Mata ini tertarik untuk mengabadikan visual ini dengan latar belakang para wajah khas In-Dia dibelakangnya, suatu visual yang sangat luarbiasa pada mata yang jarang datang ke ruang seni ini. Rasa ini memang harus selalu kuasah karena banyak ruang seni yang dapat mengolah rasa didalam diri tidak hanya matematis-logis yang selalu ada di pikiran. Rasa akan sesuatu (kebahagiaan, kepedihan, keterharuan, cinta, ketakutan) disampaikan melalui cara-cara yang berbeda, dengan pengiasan yang beragam seberagam individu-individu dan komunitas-komunitas yang ada. Bahkan dalam satu komunitas pun selalu terdapat kecenderungan-kecenderungan yang bersifat pribadi. Kecenderungan ini sangat tergantung pada bagaimana ia berfikir. Namun demikian perlu dipahami bahwa berfikir itu tidak melulu berpusat di otak, berfikir itu bergulir di keseluruhan tubuh melalui jaringan hormon dan enzim.</p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog4.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1533" title="blog4" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog4.jpg?w=559&#038;h=419" alt="" width="559" height="419" /></a></p>
<p>Didalam ruang pamer ini banyak sekali karya seni dari India dihadirkan, teringat cerita dari teman-teman tentang karya seniman India, dia berkata bahwa di India,  seni yang melebih-lebihkan esensi dari sesuatu banyak sekali ditemui, sebagai contoh adalah patung tembaga Dewi Parwati dari periode Chola yang dibuat sekitar abad XI. Figur Dewi Parwati digambarkan sangat sensual, buah dadanya ditampilkan besar, bulat dan kencang, pinggangnya kecil seperti tubuh lebah, pinggulnya besar. Badannya secara keseluruhan meliuk dengan gerakan dinamis. Tangan kirinya melengkung terjurai ke bawah, yang kanan menekuk dengan bentuk mudra yang menandakan bahwa ia sedang mengatakan sesuatu. Di ruang ini banyak kulihat seperti itu”melebih-lebihkan sesuatu” terlihat pada cinema India yang dipajang, wuah… <em>Bollywood is sensual scene</em>.</p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog7.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1530" title="blog7" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog7.jpg?w=547&#038;h=411" alt="" width="547" height="411" /></a></p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog6.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1532" title="blog6" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog6.jpg?w=540&#038;h=404" alt="" width="540" height="404" /></a></p>
<p>Berpikir sejenak memandang para pengujung yang datang disini pikiran ini menjangkau halus syaraf di otak untuk berpikir, bahwa kata ilmiah dalam seni menjadi mitos. Namun dalam kenyataannya, kata ilmiah seringkali jadi senjata pembunuh yang mematikan terhadap ide-ide atau pendapat-pendapa liar, lain, non-konvensional, yang imaginatif, yang melampaui <em>normative expectation</em>, juga terhadap ide-ide yang berasal dari rasa dan dari kegiatan merasakan rasa. Dalam ‘ilmiahisme’ karya seni dipandang melulu sebagai objek intelektual, objek kajian ilmiah, atau dengan pengataan lain karya seni yang baik adalah karya seni yang harus bisa terpaparkan secara jelas, dalam kaidah-kaidah linear akademis. Semoga pernyataan mengguman ini menjadi kritik seni di Biennale XI di TBY.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1526/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1526/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1526/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1526/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1526/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1526/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1526/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1526/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1526/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1526/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1526/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1526/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1526/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1526/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1526&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/21/sejenak-mengenal-seni-dari-ke-in-donesia-dia-di-biennale-jogja-xi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">blog1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">blog2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">blog8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">blog3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">blog4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">blog7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/blog6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">blog6</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Efektivitas Iklan&#8230;(sebuah cerita ilmiah)</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/16/efektivitas-iklan-sebuah-cerita-ilmiah/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/16/efektivitas-iklan-sebuah-cerita-ilmiah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 12:49:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1515</guid>
		<description><![CDATA[Efektivitas Iklan Suatu iklan dapat dikatakan efektif, apabila tujuan dari periklanan tersebut dapat tercapai atau terlaksana. Purnama 2001 menyatakan bahwa : “Tujuan dari pembuatan iklan harus dapat menginformasikan, membujuk dan mengingatkan pembeli tentang produk yang ditawarkan oleh perusahaan melalui media iklan tersebut”. Handoko, menyatakan bahwa ada beberapa kriteria dalam menilai efektivitas, yaitu : a. Kegunaan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1515&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/390982_2085960328278_1823252925_1345450_1619354798_n.jpg"><img class="size-full wp-image-1516 alignleft" title="390982_2085960328278_1823252925_1345450_1619354798_n" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/390982_2085960328278_1823252925_1345450_1619354798_n.jpg?w=655" alt=""   /></a> Efektivitas Iklan Suatu iklan dapat dikatakan efektif, apabila tujuan dari periklanan tersebut dapat tercapai atau terlaksana. Purnama 2001 menyatakan bahwa : “Tujuan dari pembuatan iklan harus dapat menginformasikan, membujuk dan mengingatkan pembeli tentang produk yang ditawarkan oleh perusahaan melalui media iklan tersebut”. Handoko, menyatakan bahwa ada beberapa kriteria dalam menilai efektivitas, yaitu :</p>
<p>a. Kegunaan,</p>
<p>b. Ketepatan dan Objektivitas,</p>
<p>c. Ruang lingkup,</p>
<p>d. Efektivitas biaya,</p>
<p>e. Akuntabilitas, dan</p>
<p>f. Ketepatan waktu. <span id="more-1515"></span></p>
<p>Agar berguna bagi perusahaan dalam pelaksanaan fungsi-fungsi pemasaran, maka suatu periklanan harus fleksibel, stabil, berkesinambungan dan sederhana serta mudah untuk dipahami. Hal ini memerlukan analisa, peramalan dan pengembangan usaha periklanan dengan mempertimbangkan segala sesuatu pembuatan iklan sebagai proses yang berkesinambungan. Kegiatan iklan harus dievaluasi untuk mengetahui apakah jelas, mudah dipahami, dan akurat dan tepat pada sasarannya. Berbagai keputusan dan kegiatan perusahaan hanya efektif bila didasarkan atas informasi yang tepat. Periklanan juga perlu memperhatikan prinsip-prinsip kelengkapan (<em>comprehensiveness</em>), kepaduan (<em>unity</em>) dan konsistensi.  Efektifitas biaya menyangkut masalah waktu, usaha dan aliran emosional dari pencapaian iklan tersebut. Kemudian periklanan juga harus memperhatikan aspek tanggungjawab atas pelaksanaan iklan tersebut dan tanggungjawab atas implementasi kegiatan periklanan tersebut. Sehingga segala kegiatan periklanan yang telah dilakukan akan tepat waktu sesuai dengan yang direncanakan. Apabila tujuan periklanan tersebut dapat tercapai, dengan terlebih dahulu mengadakan pemilihan media yang sesuai serta mengadakan penyusunan anggaran untuk kegiatan periklanan tersebut, maka suatu iklan dapat dikatakan efektif. Selain itu efektivitas iklan menurut Subroto, bisa diukur dengan mengetahui proses yang dilaku¬kan oleh audience pada ketiga perta¬nyaan, yakni brand, Komunikator dan execution. Komunikator berbicara tentang figure yang digunakan utuk mengkomunikasikan produk dan ini tidak selalu orang tetapi bisa figure lain seperti binatang atau kartun. Dalam tahap inilah pilihan antara artis atau bukan artis muncul. Penggunaan artis memiliki kelebihan untuk familiarity nya, sehingga produk produk baru mudah sekali mendapatkan tingkat awareness. Tetapi ada juga resiko menenggelamkan produknya karena communicatornya lebih menonjoI. Resiko lain adalah overused karena satu artis mengiklankan banyak merek sehingga akhirnya semua merek malahan tidak mendapatkan manfaatnya. Berbicara tentang pemilihan gambar warna, huruf, perpindahan frame, jalan cerita, dan lain lain.  Eksekusi juga sangat menentukan keberhasilan iklan karena akan diresponse langsung oleh audience. Bebe¬rapa tahun yang lalu BCA membuat satu iklan yang konsepnya seder¬hana dan communicatornya juga bukan selebritis, tetapi karena eksekusinya sangat bagus mendapatkan response yang bagus. Sebaliknya pemilihan Komunikator yang sangat baik dari produk yang sangat baik akan kurang baik hasilnya apabila eksekusi iklan dilakukan tidak baik. Iklan BRI yang menggunakan uang ratusan ribu sebagai pesawat kertas kemudian melayang layang di berbagai fasilitas BRI sebenarnya bagus tetapi eksekusinya sangat tidak mendukung. Yang ketiga adalah produk/merek itu sendiri. Ketika melihat sebuah iklan, kon¬sumen memiliki pandangan tertentu terhadap produk yang dilklankan. Melihat iklan shampoo misalnya penonton akan dibawa pada suatu pemikiran bahwa shampoo tersebut bisa membuat rambut menjadi hitam sehingga kulit wajah yang sama menjadi lebih putih. Respon terhadap produk ini penting karena sebenarnya disinilah kunci keberhasilan iklan, yakni mengubah attitude audiencenya tentang produk yang diiklankan. Ketiga jenis response di atas bermuara pada dua hal yakni Ad likability, yakni tingkat kesukaan pada iklan dan product likability, yakni tingkat kesukaan pada produknya sendiri.  Dua likability ini akhirnya bermuara pada preferensi dan buying intention. Dengan demikian performance iklan tidak cukup kalau hanya mendapatkan adlikeability dan tidak bisa mendapatkan product likability.  Lomba iklan favorit melalui berbagai penghargaan yang berbicara satu dimensi, ad likeability saja, mungkin akan menjadi menarik kalau juga diukur dimensi yang lain, bahkan kalau mungkin sampai dampaknya mendorong minat beli konsumen. Kalau hanya satu dimensi saja, bisa saja iklan dibuat sangat baik dan dengan kreatifitas yang sangat tinggi serta visualisasinya menarik tetapi ternyata penjualan produknya tetap saja jeblok. Kalimat ini tentu saja jangan diartikan bahwa iklan yang baik harus selalu mendorong penjualan, karena hal ini berarti bahwa pembuatan iklan kembali kepada advertising objective yang jelas dan terukur</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1515/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1515/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1515/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1515/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1515/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1515/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1515/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1515/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1515&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/16/efektivitas-iklan-sebuah-cerita-ilmiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/390982_2085960328278_1823252925_1345450_1619354798_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">390982_2085960328278_1823252925_1345450_1619354798_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tutorial Flash MX : untuk pembuatan cd interaktif</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/15/tutorial-flash-mx-untuk-pembuatan-cd-interaktif/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/15/tutorial-flash-mx-untuk-pembuatan-cd-interaktif/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 00:55:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1508</guid>
		<description><![CDATA[ini tutor yang mngkin dapat menjadi rujukan, sedangkan untuk memasukkan file flv (film flash) kedalam lembar kerja kita, sudah saya oprek di Flash MX tahunya tidak bisa tetapi bisanya di Flash 8&#8230;nanti kita belajar kembali ya&#8230;. tutorial flash mx<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1508&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ini tutor yang mngkin dapat menjadi rujukan, sedangkan untuk memasukkan file flv (film flash) kedalam lembar kerja kita, sudah saya oprek di Flash MX tahunya tidak bisa tetapi bisanya di Flash 8&#8230;nanti kita belajar kembali ya&#8230;.</p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/12/tutorial-flash-mx.pdf">tutorial flash mx</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1508/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1508&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/12/15/tutorial-flash-mx-untuk-pembuatan-cd-interaktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Iklan : Kreativitas yang Memetik masa depan</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/21/iklan-kreativitas-yang-memetik-masa-depan/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/21/iklan-kreativitas-yang-memetik-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2011 02:29:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1499</guid>
		<description><![CDATA[Berkarier di bidang Periklanan adalah sebuah karier yang unik, antara seni dan teori berkaitan disana. Seseorang menyukai karya sebuah iklan, bukanlah sebuah persoalan sederhana dalam mengartikannya. Kehidupan menggali ide kreatif selalu harus ada dalam berkarier di periklanan. Ada seorang teman dari sebuah radio terkenal di Yogyakarta, dia bertanggungjawab penuh dalam pengelolaan program siaran diradionya, pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1499&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berkarier di bidang Periklanan adalah sebuah karier yang unik, antara seni dan teori berkaitan disana. Seseorang menyukai karya sebuah iklan, bukanlah sebuah persoalan sederhana dalam mengartikannya. Kehidupan menggali ide kreatif selalu harus ada dalam berkarier di periklanan. Ada seorang teman dari sebuah radio terkenal di Yogyakarta, dia bertanggungjawab penuh dalam pengelolaan program siaran diradionya, pernah bertanya pada saya. “Apa sih maksudnya kreatif itu? Berkali-kali saya suruh penyiar saya untuk kreatif tetapi mereka bingung siaran yang kreatif itu bagaimana”. Kreatif-kreatif apa sih kreatif, kalau kata guyon mataraman sih kere sing aktif…ya ndak? Kreatif sih menurut saya adalah create yang aktif. Kita selalu disibukkan dengan kegiatan yang kita bisa dan dapat menghibur orang lain, dan harus selalu fresh! Ya…Fresh, gimana rasanya roti yang baru keluar dari oven, baunya, warnanya memikat bukan?</p>
<p>Ada hal yang mendasar orang bisa disebut bekerja secara kreatif, dia selalu melakukan atau percaya pada intuisi. Pada dasarnya tiap manusia memiliki intuisi, dia selalu dapat menduga memprediksi apa yang seharusnya dia lakukan, cuman kita seringkali tidak mau mendapat resiko dari prediksi kita. Kita cuman mau diwilayah aman-aman saja (<em>safe zone)</em> yang penting untung dan jalan, payah! Resiko selalu kita hindari, kalau perlu kita jauhi jangan mendekat dari kehidupan kita. Di Indonesia pekerjaan PNS menjadi idola bagi beberapa (mayoritas sih kalau mau diomongin) orang, karena dari segi nyaman, wuih! nyaman banget, kerja nggak kerja dapat gaji, nanti tua langsung dapat pensiun, nyaman banget ya? Di dunia periklanan mau kerja gini ya tidak akan pernah ketemu kita.</p>
<p>Di dunia iklan kita dididik menjadi penerjemah mimpi seseorang, lebih dekatnya sih Target Audience kita, kita lebih mengerti mereka dibanding mereka sendiri, hebat coba! Kalau kita cuman menunggu mereka pengen apa ya masalah, karya kita enggak pernah diterima mereka, tapi ya cuman itu, pendekatan kita harus selalu <em>personal</em> and <em>emotional oriented</em>. Hasilnya Target audience kita senang&#8230;kita ya pastinya senang juga, iya enggak sih. Dalam buku <em>Inside the Minds: The Art of Advertising,</em> karangan Joe Grimaldi CEOs from BBDO. Dikemukakan banyak hal mengenai kegiatan kreatif, intinya adalah ekploitasi kegilaan kita mengenai estetika kesukaan Target audience, ilmu tentang tetek bengek periklanan kita peras habis-habisan dan disiplin…bisa enggak disiplin? Menggapai masa depan bukan hil yang mustahal kok! Sadarlah, mimpi itu dekat dengan kita, hari ini hujan tidak? kita pasti bisa jawab dengan apa? Ya…melihat tanda-tanda cuacakan, kita menjawab hujan atau tidak bukan menunggu kita kehujanankan, konyol! Bila kita ingin menggapai apa yang disukai target audience, ya…pelajarilah kesukaan Target Audience dengan sisi emosional mereka, kita sedang mempelajari tanda-tanda dari mereka. Nah, itulah iklan, kita di dunia periklanan. Bahasa konotatif, bo!</p>
<p>Periklanan membutuhkan orang-orang yang ingin memetik masa depan untuk sebuah entertainment dunia. Iklan seharusnya menghibur, walau menjual itu harus. Tetapi unsur menghibur adalah hal yang harus menjadi unsur yang tak terlupakan. Kreatif is <em>unimpossible</em> kok, jadilah diri kita menggapai masa depan, selalu berpikir kearah depan, jangan nunggu…emang bis. Banyak temen-temen mahasiswa bertanya pada saya, kreatif itu kita harus ngapain? Kalo udah membaca awal tulisan ini ya. Pertama ambil pena atau pinsil, pengen apa kamu untuk memajukan dirimu di dunia iklan ini dan lakukan setelah menulis itu, bukan cuman disimpan dibawah bantal. Bisa? Dan yang kedua, ketiga, keempat? Enggak ada…<em>just do it! </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1499/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1499&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/21/iklan-kreativitas-yang-memetik-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>the art</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/11/the-art/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/11/the-art/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 13:13:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1495</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1495&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/11/392025_275262555845396_100000849607228_754276_1255229539_n.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1496" title="the art" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/11/392025_275262555845396_100000849607228_754276_1255229539_n.jpg?w=655" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1495/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1495&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/11/the-art/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/11/392025_275262555845396_100000849607228_754276_1255229539_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">the art</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cintailah Cinta Mereka :</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/10/cintailah-cinta-mereka/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/10/cintailah-cinta-mereka/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 08:02:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1491</guid>
		<description><![CDATA[Mendengar lagu baru GIGI &#8220;cintailah cinta mereka&#8221; merasa bahwa hidup ini diciptakan untuk yang &#8220;terbaik&#8221; bagi semua. Seringkali kita tidak tulus menatap diri kita dan lingkungan, karena merasa orang lain lebih berharga daripada diri kita sendiri.  Satu saat kita mendapatkan cobaan untuk menjadi yang terbaik! Hidup akan menjadi semakin berharga dengan kita melihat diri dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1491&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mendengar lagu baru GIGI &#8220;cintailah cinta mereka&#8221; merasa bahwa hidup ini diciptakan untuk yang &#8220;terbaik&#8221; bagi semua. Seringkali kita tidak tulus menatap diri kita dan lingkungan, karena merasa orang lain lebih berharga daripada diri kita sendiri.  Satu saat kita mendapatkan cobaan untuk menjadi yang terbaik! Hidup akan menjadi semakin berharga dengan kita melihat diri dan lingkungan  diciptakan untuk menjadi sesuatu yang terbaik karena Allah ndak mungkin menciptakan kita untuk turun ke bumi, kalau diciptakan dengan &#8220;adonan&#8221; yang tidak terbaik&#8230;istilah adonan kue &#8230;Bantat&#8230;ndak mungkin kan? Allah maha sempurna jadi ciptaannya pasti yang terbaik. Ada teman dekatku sewaktu di sekolah menengah atas merasa rendah dihadapan teman-teman sekolahnya dulu karena kehidupannya dianggap tidak berhasil karena dia mengalami kesulitan hidup menurut dia lho&#8230;yang pertama dia menikah dengan seseorang dan dianugerahi dua anak tetapi sang suami meninggal karena kanker otak kemudian dia menikah kembali dengan seseorang dan dia menganggap tidak diberi rejeki &#8220;banyak&#8221; dan dia malu bertemu dengan teman-teman lain&#8230;apakah seperti itu kehidupan&#8230;kayaknya ndak fair yah&#8230;hidup itu tidak ada yang merasa memiliki kok&#8230;yang punya yang diatas, kita cuman menjalani skenario yang Allah buat. Punya dan kepunyaan adalah sebatas pandangan kita&#8230;kita adalah ciptaan yang diatas yang &#8220;terbaik&#8221;. Terbaik berarti dia bisa menentukan langkahnya&#8230;bukan hanya sekedar menerima angin lewat tanpa berani melawan sang angin. Sang angin adalah kisah hidup&#8230;sekali lagi kita adalah yang terbaik jadikan kita memang yang terbaik jangan menyerah untuk berjuang menjalani hidup.</p>
<p>Adakalanya secara Jujur&#8230; memang, untuk memandang dan menghargai teman sebagai sesuatu yang terbaik,  memang sulit.  Bahkan menyamakan diri kita dengan mereka pun cenderung kita sulit,  seringkali ketika kita dijadikan yang &#8220;terbaik&#8221; kita merendahkan mereka alias orang lain&#8230;kita merendahkan teman dan lingkungan kita.  Sadarlah, sebenarnya kita sedang merendahkan &#8220;sang pencipta&#8221; teman dan lingkungan kita yang &#8220;Maha,&#8221; &#8230;.wah&#8230;hebat bener yah kita berani ngehina seperti itu&#8230;percayalah kita memang yang terbaik cuman kita lupa untuk menjadi yang terbaik&#8230;Allah memberi jalan kehidupan untuk dilalui&#8230;dan percayalah kita dapat melaluinya&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1491/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1491&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/10/cintailah-cinta-mereka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas analisa Iklan Layanan Masyarakat UIN</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/06/tugas-analisa-iklan-layanan-masyarakat-uin/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/06/tugas-analisa-iklan-layanan-masyarakat-uin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 15:41:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1488</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; Menelaah Sebuah Iklan Download file diatas, kemudian telaah sesuai dengan kategori yang ada di powerpoint&#8230;bandingkanlah dan beri penjelasan kemudian ambil kesimpulan, iklan mana yang lebih efektif&#8230;beri penjelasan! Iklan yang ditelaah: &#160;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1488&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/11/menelaah-sebuah-iklan.ppt">Menelaah Sebuah Iklan</a></p>
<p>Download file diatas, kemudian telaah sesuai dengan kategori yang ada di powerpoint&#8230;bandingkanlah dan beri penjelasan kemudian ambil kesimpulan, iklan mana yang lebih efektif&#8230;beri penjelasan!</p>
<p>Iklan yang ditelaah:</p>
<p><object width="655" height="491"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Q7XJ15fYh68?version=3&#038;feature=oembed"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/Q7XJ15fYh68?version=3&#038;feature=oembed" type="application/x-shockwave-flash" width="655" height="491" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><object width="655" height="368"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/nnwxvDnjyDc?version=3&#038;feature=oembed"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/nnwxvDnjyDc?version=3&#038;feature=oembed" type="application/x-shockwave-flash" width="655" height="368" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1488/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1488&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/06/tugas-analisa-iklan-layanan-masyarakat-uin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Persepsi Visual</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/03/persepsi-visual/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/03/persepsi-visual/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 02:18:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1483</guid>
		<description><![CDATA[Persepsi adalah pengalaman tentang objek, peristiwa, atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Persepsi ialah memberikan makna pada stimuli inderawi (sensory stimuli). Sensasi adalah bagian dari persepsi. Persepsi, seperti juga sensasi ditentukan oleh faktor personal dan faktor situasional. Faktor lainnya yang memengaruhi persepsi, yakni perhatian. Perhatian (Attention) Perhatian adalah proses mental ketika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1483&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/11/06-iklan-berjalan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1484" title="06 Iklan berjalan" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/11/06-iklan-berjalan.jpg?w=655" alt=""   /></a>Persepsi adalah pengalaman tentang objek, peristiwa, atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Persepsi ialah memberikan makna pada stimuli inderawi (sensory stimuli). Sensasi adalah bagian dari persepsi. Persepsi, seperti juga sensasi ditentukan oleh faktor personal dan faktor situasional. Faktor lainnya yang memengaruhi persepsi, yakni perhatian.</p>
<p><span id="more-1483"></span></p>
<p>Perhatian (Attention)</p>
<p>Perhatian adalah proses mental ketika stimuli atau rangkaian stimuli menjadi menonjol dalam kesdaran pada saat stimuli lainnya melemah (Kenneth E. Andersen)</p>
<p>Faktor Eksternal Penarik Perhatian</p>
<p>Hal ini ditentukan oleh faktor-faktor situasional personal. Faktor situasional terkadang disebut sebagai determinan perharian yang bersifat eksternal atau penarik perhatian (attention getter) dan sifat-sifat yang menonjol, seperti :</p>
<p>Gerakan (Movement) secara visual tertarik pada objek-objek yang bergerak.</p>
<p>Intensitas Stimuli (Stimulus Intensity), kita akan memerharikan stimuli yang menonjol dari stimuli yang lain</p>
<p>Kebaruan (Novelty), hal-hal yang baru dan luar biasa, yang beda, akan menarik perhatian.</p>
<p>Perulangan (Repeatation), hal-hal yang disajikan berkali-kali bila deisertai sedikit variasi akan menarik perhatian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Faktor Internal Penaruh Perhatian</p>
<p>Apa yang menjadi perhatian kita lolos dari perhatian orang lain, atau sebaliknya.Adakecenderungan kita melihat apa yang ingin kita lihat, dan mendengar apa yang ingin kita dengar. Perbedaan ini timbul dari faktor-faktor yang ada dalam diri kita. Contoh-contoh faktor yang memengaruhi perhatian kita adalah :</p>
<p>Faktor-faktor Biologis</p>
<p>Faktor-faktor Sosiopsikologis.</p>
<p>Motif Sosiogenis, sikap, kebiasaan , dan kemauan, memengaruhi apa yang kita perhatikan.</p>
<p>Kenneth E. Andersen, menyimpulkan dalil-dalil tentang perhatian selektif yang harus diperhatikan oleh ahli-ahli komunikasi.</p>
<p>Perhatian itu merupakan proses aktif dan dinamis, bukan pasif dan refleksif.</p>
<p>Kita cenderung memerhatikan hal-hal tertentu yang penting, menonjol, atau melibatkan kita.</p>
<p>Kita menaruh perhatian kepada hal-hal tertentu sesuai dengan kepercayaan, sikat, nilai, kebiasaan, dan kepentingan kita.</p>
<p>Kebiasaan sangat penting dalam menentukan apa yang menarik perhatian, tetapi juga apa yang secara potensial akan menarik perhatian kita.</p>
<p>Dalam situasi tertentu kita secara sengaja menstrukturkan perilaku kita untuk menghindari terpaan stimuli tertentu yang ingin kita abaikan</p>
<p>Walaupun perhatian kepada stimuli berarti stimuli tersebut lebih kuat dan lebih hidup dalam kesadaran kita, tidaklah berarti bahwa persepi kita akan betul-betul cermat.</p>
<p>Perhatian tergantung kepada kesiapan mental kita,</p>
<p>Tenaga-tenaga motivasional sangat penting dalam menentukan perhatian dan persepsi.</p>
<p>Intesitas perhartian tidak konstan</p>
<p>Dalam hal stimuli yang menerima perhatian, perhatian juga tidak konstan.</p>
<p>Usaha untuk mencurahkan perhatian sering tidak menguntungkan karena usaha itu sering menuntut perhatian</p>
<p>Kita mampu menaruh perhatian pada berbagai stimuli secara serentak.</p>
<p>Perubahan atau variasi sangat penting dalam menarik dan memertahankan perhatian</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Faktor-faktor Fungsional yang Menentukan Persepsi</p>
<p>Faktor fungsional berasal dari kebutuhan, pengalaman masa lalu dan hal lain yang termasuk apa yang ingin kita sebut sebagai faktor-faktor personal. Yang menentukan persepsi bukan jenis atau bentuk stimuli, tetapi karakteristik orang yang memeberikan respons pada stimuli itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kerangka Rujukan (Frame of Reference)</p>
<p>Sebagai kerangka rujukan. Mula-mula konsep ini berasal dari penelitian psikofisik yang berkaitan dengan persepsi objek. Dalam eksperimen psikofisik, Wever dan Zener menunjukan bahwa penilaian terhadap objek dalam hal beratnya bergantung pada rangkaian objek yang dinilainya. Dalam kegiatan komunikasi kerangka rujukan memengaruhi bagaimana memberi makna pada pesan yang diterimanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Faktor-faktor Struktural yang Menentukan Persepsi</p>
<p>Faktor-faktor structural berasal semata-mara dari sifar stimuli fisik dan ekfek-efek saraf yang ditimbulkanny pada system saraf individu.Parapsikolog Gestalat, seperti Kohler, Wartheimer, dan Koffka, merumuskan prinsip-prinsip persepsi yang bersifat structural. Prinsip-prinsip ini kemundian terkenal dengan nama teori Gestalt. Menurut teori Gestalt, mempersepsi sesuatu, kita mempersepsikannya sebagai suatu keseluruhan. Dengan kata lain, kita tidak melihat bagian-bagiannya. Jika kia ingin memahami suatu peristiwa, kita tidak dapat meneliti fakta-fakta yang terpisah; kita harus memandangnya dalam hubungan keseluruhan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>***</p>
<p>Krech dan Crutchfield merumuskan dalil persepsi, menjadi empat bagian :</p>
<p>Dalil persepsi yang pertama : Persepsi bersifat selektif secara fungsional. Berarti objek-objek yang mendapatkan tekanan dalam persepsi kita biasanya objek-objek yang memenuhi tujuan individu yang melakukan persepsi</p>
<p>Dalil persepsi yang kedua :Medanperceptual dan kognitif selalu diorganisasikan dan diberi arti. Kita mengorganisasikan stimuli dengan melihat konteksnya. Walaupun stimuli yang kita terima itu tidak lengkap, kita akan mengisinya dengan interprestasi yang konsisten dengan rangkaian stimuli yang kita persepsi.</p>
<p>Dalil persepsi yang ketiga : Sifat-sifat perseptual dan kognitif dari substruktur ditentukan pada umumnya oleh sifat-sifat struktur secara keseluruhan. Jika individu dianggap sebagai anggota kelompok, semua sifat individu yang berkaitan dengan sifat kelompok akan diperngaruhi oleh keanggotaan kelompolmua dengan efek berupa asimilasi atau kontras.</p>
<p>Dalil persepsi yang keempat : Objek atau peristiwa yang berdekatan dalam ruang dan waktu atau menyerupai satu sama lain, cenderung ditanggapi sebagai bagian dari struktur yang sama. Dalil ini umumnya betul-betul bersifat structural dalam mengelompokkan objek-objek fisik, seperti titik, garis, atau balok.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada persepsi sosial, pengelompokan tidak murni structural; sebab apa yang dianggap sama atau berdekatan oleh seorang individu, tidaklah dianggap sama atau berdekatan dengan individu yang lainnya. Dalam komunikasi, dalil kesamaan dan kedekatan ini sering dipakai oleh komunikator untuk meningkatkan kredibilitasnya, atau mengakrabkan diri dengan orang-orang yang punya prestise tinggi. Jadi, kedekatan dalam ruang dan waktu menyebabkan stimuli ditangapi sebagai bagian dari struktur yang sama. Kecenderungan untuk mengelompokan stimuli berdasarkan kesamaan dan kedekatan adalah hal yang universal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Memori</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam komunikasi Intrapersonal, memori memegang peranan penting dalam memengaruhi baik persepsi maupun berpikir. Memori adalah system yang sangat berstruktur, yang menyebabkan organisme sanggup merekam fakta tentang dunia dan menggunakan pengetahuannya untuk membimbing perilakunya (Schlessinger dan Groves). Memori meleawai tiga proses:</p>
<p>Perekaman (encoding) adalah pencatatan informasi melalui reseptor inera dan sirkit saraf internal.</p>
<p>Penyimpanan (strorage) adalah menentukan berapa lama informasi itu berada berserta kita, dalam bentuk apa, dan di mana. Pe</p>
<p>Pemanggilan (retrieval), dalam bahasa sehari-hari, mengingat lagi, adalah menggunakan informasi yang disimpan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jenis-jenis Memori</p>
<p>Pemanggilan diketahui dengan empat cara :</p>
<p>Pengingatan (Recall), Proses aktif untuk menghasilkan kembali fakta dan informasi secara verbatim (kata demi kata), tanpa petunjuk yang jelas.</p>
<p>Pengenalan (Recognition), Agak sukar untuk mengingat kembali sejumlah fakta;lebih mudah mengenalnya.</p>
<p>Belajar lagi (Relearning), Menguasai kembali pelajaran yang sudah kita peroleh termasuk pekerjaan memori.</p>
<p>Redintergrasi (Redintergration), Merekontruksi seluruh masa lalu dari satu petunjuk memori kecil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mekanisme Memori</p>
<p>Ada tiga teori yang menjelaskan memori :</p>
<p>Teori Aus (Disuse Theory), memori hilang karena waktu. William James, juga Benton J. Underwood membuktikan dengan eksperimen, bahwa “the more memorizing one does, the poorer one’s ability to memorize” – makin sering mengingat, makin jelek kemampuan mengingat.</p>
<p>Teori Interferensi (Interference Theory), Memori merupakan meja lilin atau kanvas. Pengalaman adalah lukisan pada menja lilin atau kanvas itu. Ada 5 hal yang menjadi hambatan terhapusnya rekaman : Interferensi, inhibisi retroaktif (hambatan kebelakang), inhibisi proaktif (hambatan kedepan), hambatan motivasional, dan amnesia.</p>
<p>Teori Pengolahan Informasi ( Information Processing Theory), menyatakan bahwa informasi mula-mula disimpan pada sensory storage (gudang inderawi), kemudian masuk short-term memory (STM, memory jangka pendek; lalu dilupakan atau dikoding untuk dimasukan pada Long-Term Memory (LTM, memori jangka panjang)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://daniarwikan.blogspot.com/2009/03/persepsi-visual.html"><strong>Persepsi Visual</strong></a></p>
<p>Sistem Visual<br />
Dalam psikologi, persepsi visual dimengerti sebagai kemampuan untuk menterjemahkan apa yang dilihat oleh mata, yaitu jatuhnya cahaya masuk ke retina mata. Hasil dari persepsi tersebut dikenal dengan istilah: penglihatan (eyesight/sight/vision). Beragam komponen psikologis yang melibatkan penglihatan itulah yang secara keseluruhan disebut sebagai sistem visual.</p>
<p>Sistem visual pada manusia memungkinkan seseorang menyerap informasi dari lingkungannya. Saat seseorang melihat adalah ketika lensa mata terfokus pada suatu obyek yang tertangkap oleh bagian belakang mata yang disebut sebagai retina. Retina ini sebenarnya adalah bagian dari otak yang terpisah dan berfungsi meneruskan sinyal-sinyal cahaya menjadi sinyal-sinyal syaraf. Sinyal-sinyal ini diproses secara berurutan oleh otak, mulai dari retina menuju syaraf-syaraf primer dan sekunder dari otak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1483/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1483&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/11/03/persepsi-visual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/11/06-iklan-berjalan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">06 Iklan berjalan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>membuat iklan TV (=tipi)</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/06/15/membuat-iklan-tv-tipi/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/06/15/membuat-iklan-tv-tipi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jun 2011 01:09:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[works]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1449</guid>
		<description><![CDATA[Televisi merupakan media audiovisual yang canggih. Dengan menggunakan dua elemen kekuatan sekaligus yaitu audio dan visual menjadikan televisi sebagai media promosi yang sangat mahal. Sebuah tayangan 60 detik saja akan dapat disaksikan serentak oleh puluhan juta bahkan ratusan ribuan juta pasang mata di seluruh dunia. Program di televisi memiliki kekhasan tertentu yang mempengaruhi pemirsanya. Dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1449&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/06/rk1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1450" title="" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/06/rk1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Televisi merupakan media audiovisual yang canggih. Dengan menggunakan dua elemen kekuatan sekaligus yaitu audio dan visual menjadikan televisi sebagai media promosi yang sangat mahal. Sebuah tayangan 60 detik saja akan dapat disaksikan serentak oleh puluhan juta bahkan ratusan ribuan juta pasang mata di seluruh dunia.<br />
Program di televisi memiliki kekhasan tertentu yang mempengaruhi pemirsanya. Dengan demikian , pemirsa terbagi pada program televisi yang disukainya. Misalnya, acara film anak-anak pada pagi dan petang hari menjangkau khalayak anak-anak. Acara memasak, sinetron, dan kesehatan menjangkau ibu-ibu rumah tangga. Dan acara diskusi politik, berita, film-film detektif menjangkau para pria berpendidikan.<br />
Yang jelas media televisi merupakan media audiovisual sehingga estetika yang dituntut menyangkut indra pendengaran dan penglihatan. Untuk itu copywriting untuk iklan televisi memiliki karakteristik tertentu.<span id="more-1449"></span></p>
<p>Rancangan untuk iklan di media ini, disamping memuat pesan iklan yang verbal untuk diperdengarkan, juga memuat visual (gambar) untuk diperlihatkan kepada pemirsa. Oleh karena itu, rancangan iklan televisi, memuat:<br />
1.Script yang terdiri dari dua kolom.<br />
a.Satu kolom sebelah kiri dibuat untuk melukiskan rentetan adegan.<br />
  Kolom kiri ini disebut dengan judul visual atau video.<br />
b.Kolom sebelah kanan dibuat untuk menjelaskan suara apa saja yang  harus atau akan terdengar pada saat visual ditampilkan.<br />
Script ini merupakan panduan untuk membuat storyboard.<br />
2.Gambar<br />
Gambar yang ditampilkan produk yang ditawarkan, gambar orang, kartun, maupun adegan lain sesuai dengan jalannya cerita yang tertera dalam script.<br />
Rancangan iklan televisi yang memuat script dan gambar inilah yang disebut dengan storyboard. Stor board ini merupakan panduan bagi film director atau sutradara pada saat shooting dilaksanakan. Gambar-gambar dalam storyboard menggambarkan lajur visual dalam script.  Sedangkan teks (yang dalam storyboard biasanya ditulis di bawah atau disamping gambar) melukiskan kolom atau  lajur audio/sound dalam script.<br />
Menulis script sebaiknya jangan terlalu rinci dalam hal teknik pengambilan gambar, agar tidak membatasi kebebasan sutradara atau kameraman dalam melakukan pengambilan gambar. Gambar-gambar yang ada pada storyboard hanyalah key frames (gambar utama dari serangkaian adegan)<br />
Dalam satu detik, film bergerak terdiri dari 24 -25 frame. Tidak mungkin strory board dibuat untuk memenuhi tuntutan tersebut. Jumlah 24-25 frame tersebut disebut kecepatan normal untuk mata manusia. Bila kurang dari jumlah tersebut, hasil filmnya akan menjadi film berkecepatan lamban (slow motion).  Jika kebetulan copywriter memang menguasai bidang kamera, sebaiknya dibicarakan secara lisan dengan sutradara.<br />
Memang idealnya, seorang copywriter iklan televisi, mengenal atau mempelajari bagaimana membuat film. Dia harus tahu teknik dasar menggunakan kamera (termasuk istilah-istilahnya) agar mampu meningkatkan kreativitas dalam menciptakan film iklan. Kecuali itu, pengetahuan ini diperlukan agar nantinya ketika storyboard itu diproduksi, ia dapat mengerti penjelasan dari sutradara dan biasa berkomunikasi dengan kameraman di lapangan. Bahkan sampai hasil shooting itu diedit, ia mampu berdiskusi dengan editor film.</p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/06/rk2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1453" title="" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/06/rk2.jpg?w=655" alt=""   /></a></p>
<p> Berikut ini peralatan untuk memproduksi iklan televisi:<br />
1.Tokoh, dapat terdiri dari bintang film, tokoh masyarakat, anak-anak, ataupun tokoh kartun yang mampu mendukung gambaran brand.<br />
2.Suara manusia atau voice biasanya disingkat VO.Suara manusia terdiri  dari suara perempuan  atau female voice yang disingkat FVO dan suara laki-laki male voice yang disingkat MVO<br />
3.Musik<br />
4.Lagu/jingle<br />
5.Sound effect (SFX)<br />
6.Visual effect<br />
7.Super (super imposed), yaitu  huruf, tulisan, atau gambar grafis yang dimunculkan atau dicetak di atas gambar. Biasanya super menampilkan nama atau merk produk, nama perusahaan, slogan, dan lain-lain dengan maksud melengkapi atau memperjelas pesan.<br />
8.Warna</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1449/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1449&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/06/15/membuat-iklan-tv-tipi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/06/rk1.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/06/rk2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>CSR ingin dipublikasi??</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/06/08/csr-ingin-dipublikasi/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/06/08/csr-ingin-dipublikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 02:50:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1442</guid>
		<description><![CDATA[ini berita dari CCI : Bagi rekan-rekan yang ingin acara CSRnya ingin diliput dan dipublikasikan silakan hubungi kami http://108csr.com email centre : contact@108csr.com Alamat Kantor : Jl. Duri Raya 39, Duri Kepa, 11510, Jakarta Barat Telp : 021-56960668 Fax. : 021-56967128<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1442&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ini berita dari CCI :<br />
Bagi rekan-rekan yang ingin acara CSRnya ingin diliput dan dipublikasikan<br />
silakan hubungi kami </p>
<p>http://108csr.com</p>
<p>email centre : contact@108csr.com<br />
Alamat Kantor :<br />
Jl. Duri Raya 39, Duri Kepa, 11510, Jakarta Barat<br />
Telp : 021-56960668<br />
Fax. : 021-56967128 </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1442/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1442&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/06/08/csr-ingin-dipublikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>materi pembelian media_iklan&#8230;</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/05/24/materi-pembelian-media_iklan/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/05/24/materi-pembelian-media_iklan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 May 2011 07:01:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[works]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1432</guid>
		<description><![CDATA[PENGETAHUAN KONSUMEN Keluarga sebagai Konsumen<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1432&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/05/pengetahuan-konsumen.ppt">PENGETAHUAN KONSUMEN</a></p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/05/keluarga-sebagai-konsumen.ppt">Keluarga sebagai Konsumen</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1432/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1432&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/05/24/materi-pembelian-media_iklan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perlunya aspek Desain untuk Men&#8221;Drive&#8221; Konsumen</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/05/09/perlunya-aspek-desain-untuk-mendrive-konsumen/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/05/09/perlunya-aspek-desain-untuk-mendrive-konsumen/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 07:36:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1413</guid>
		<description><![CDATA[Ada aspek lain yang perlu diperhatikan, yaitu hubungan antara desain dan kondisi sosial ekonomi masyarakat tertentu. Worsley (Introducing Sociology 2nd ed., 1977) menyebut sosiologi sebagai studi terhadap ‘masalah-masalah sosial’ yang dapat dijadikan titik tolak seorang desainer untuk memutuskan metode dan issue yang akan digunakan untuk mengeksekusi sebuah pekerjaan untuk pengsa pasar tertentu. Lebih lanjut dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1413&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada aspek lain yang perlu diperhatikan, yaitu hubungan antara desain dan kondisi sosial ekonomi masyarakat tertentu. Worsley (Introducing Sociology 2nd ed., 1977) menyebut sosiologi sebagai studi terhadap ‘masalah-masalah sosial’ yang dapat dijadikan titik tolak seorang desainer untuk memutuskan metode dan issue yang akan digunakan untuk mengeksekusi sebuah pekerjaan untuk pengsa pasar tertentu. Lebih lanjut dia menulis: <em>“Since sociology emerged largely in the context of movements of reform or modernisation, we tend to retain nineteenth-century conceptions of social sciences as the study of ‘social problems’. More than that, we retain nineteenth-century definition of only certain kinds of issues as social problems; deliquency and crime, unemployment, disease, malnutrition, poverty, drug addiction, alcoholism, prostitution, bad housing, sexual deviance, divorce, etc.”</em> (Worsley, 1977:52)<span id="more-1413"></span><br />
Sayangnya, iklan-iklan di media televisi yang ‘bertema’ sampai saat ini jumlahnya masih cukup berimbang dengan yang ‘sekedar tayang’. Sebetulnya banyak sekali masalah-masalah sosial yang dapat diangkat lewat pendekatan yang tepat daripada melulu hanya menawarkan hal-hal yang sudah terlalu sering diangkat. Seri iklan Coca-Cola beberapa waktu belakangan ini adalah contoh dari yang cukup berhasil mengangkat tema yang agak lain, yaitu persahabatan. Apalagi di waktu Indonesia sedang dilanda banyak perpecahan. Tema itu semakin kuat dengan didukung oleh setting yang ‘sangat Indonesia’. Sebaliknya dengan beberapa iklan sandal yang berkesan ‘tidak berjiwa’. Para ahli mungkin saling beradu argumentasi tentang metode-metode baru, namun kecenderungan yang ada lebih banyak kepada hal-hal mendasar yang telah terbukti berhasil bertahun-tahun. Hal-hal mendasar tersebut menawarkan lebih banyak uang dan pekerjaan yang lebih baik, rasa aman dari ketuaan dan penyakit, popularitas dan prestise, dipuja oleh orang lain, kenyamanan lebih, peningkatan kenikmatan, peningkatan status sosial, peningkatan penampilan, dan kesehatan yang lebih baik kepada konsumen. Pengiklan-pengiklan modern menekankan bukan hanya produknya tapi juga keuntungankeuntungan yang akan dinikmati konsumennya. Banyaknya cara untuk menarik perhatian konsumen dibatasi oleh kemampuan berpikir kreatif, juga oleh batasan-batasan jumlah cara untuk berekspresi dalam dunia periklanan. Mengenai hal ini Ries (The 22 Immutable Laws of Branding, 1998) mempunyai argumen yang agak berbeda dengan pandangan biro periklanan pada<br />
umumnya mengenai pilihan konsep membangun merek dan memelihara merek. Anggaran iklan yang besar umumnya diperlukan untuk memelihara merek seperti Coca-Cola atau McDonald’s, tapi pengiklanan tidak mempu membuat banyak perbedaan dalam melambungkan merek yang samasekali baru. Ia mengambil contoh The Body Shop yang dibangun oleh Anita Roddick menjadi merek kuat di dunia tanpa melalui pengiklanan. Kokohnya merek The Body Shop lebih banyak dikarenakan usahanya untuk memperoleh publisitas dengan berkeliling dunia dengan membawa ide-ide peduli lingkungan yang terus disuarakannya. Publisitas diperoleh melalui artikel yang terus-menerus muncul di koran, majalah, jugawawancara di radio atau televisi. Suatu hal yang masih sulit diterapkan di negara kita yang kondisi masyarakatnya belum banyak memiliki minat baca serta belum peka terhadap berbagai persoalan. Media paling efektif sementara ini adalah televisi yang dulunya termasuk ke dalam kategori barang mewah. Sementara itu Chandradhy (Strategi Strategi Pemasaran di Indonesia, 1984)berpendapat bahwa masyarakat pedesaan umumnya bersikap lebih berhati-hati dalam membeli sesuatu karena pendapatannya yang rendah. Sebagian dari mereka memiliki pengetahuan serba terbatas, dan biasanya informasi didapat lewat pergaulan dengan para tetangganya. Informasi ini menambah pengetahuan dan menjadi penentu sikap mereka terhadap suatu produk tertentu. Satu teknik dasar dalam advertising terdahulu yang juga masih digunakan dalam prosedur modern adalah pengulangan (repetition). Hal ini senada dengan pendapat Kuhn yang dikutip Worsley (1977:43): <em>“What a man sees, depends upon what he looks at, and also upon what his previous visual-conceptual experience has taught him to see.”</em><br />
Pengalaman visual-conceptual tersebut dapat terjadi bila pesan yang disampaikan sangat kuat (memorable). Gambar atau pesan yang kuat dari sebuah iklan akan melekat di ingatan pemirsanya. Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut. Apabila kita pergi ke supermarket untuk meluangkan waktu sekitar setengah jam, kita akan melihat ratusan bahkan ribuan produk. Berikutnya yang akan dilakukan orang pada umumnya adalahmengambil barang-barang yang pernah dilihat sebalumnya, yang juga berarti ‘yang<br />
memorable’. Dalam hal ini Worsley (1977:45) menulis:<br />
<em>“We carry history around with us, lock up in our heads, and are constantly referring to it all the time, as historians rightly amphasise. But in acting at any time, we are also making estimates about the future. We prefigure the outcome in our ‘mind’s eye.”</em><br />
Metode pengulangan (repetition) sangat berguna bagi para pemasang iklan. Iklan dengan kualitas yang rata-rata atau bahkan yang buruk sekalipun dapat bekerja dengan baik (diingat oleh pemirsa) dengan bantuan cara ini. Contohnya iklan Marcopolo dan Contrex yang ditayangkan tiga kali berturut-turut dalam setiap pemunculan. Satu contoh lain adalah lagu baru. Apapun kualitasnya, baik itu penyanyi, musik atau seleranya, orang<br />
kebanyakan akan tetap ingat karena setiap hari dibombardir dengan lagu tersebut lewat video clip atau bentuk lain di media elektronik. Yang perlu digarisbawahi adalah seorang desainer harus bekerja sangat hati hati<br />
dan sebaiknya juga mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan lain yang berkaitan dengan pekerjaannya. Seorang desainer juga sebaiknya mempu memperkirakan bagaiman orang akan bereaksi terhadap desainnya, dan hal itu adalah merupakan bagian dari social action, seperti yang diungkap Worsley:<br />
<em>“Social action, then is action which takes into account, or is affected by, the</em><br />
<em>existence of others. It involves understanding or interpreting the meaning of their behaviour – estimating what they are thinking, feeling, and trying to do. We project ourselves into other people’s minds. And off course, they are doing exactly the same vis-à-vis our behaviour.”</em> (Worsley, 1977:44)</p>
<p>Seorang desainer adalah orang yang punya kesempatan yang cukup untuk membuat suatu kreasi yang cukup berpengaruh untuk mengubah perilaku konsumen melalui karyanya, karena pada saatnya desain itu sendiri akan mengatakan kepada konsumen apa yang akan mereka peroleh bila memakai produk tertentu. Apa kata orang nanti? Apakah saya akan kelihatan muda, enerjik dan sportif kalausaya memakainya? Jadi pada dasarnya sebuah iklan adalah selalu mencoba untuk menjadi semacam pemenuhan kebutuhan<br />
tertentu manusia, misalnya rasa percaya diri tadi. Ini adalah kesempatan bagi desainer untuk mengangkat opini-opini baru lewat media yang tersedia yang akan berakhir menjadi perilaku masyarakat, walaupun itu hanya akan terjadi secara perlahan.<br />
Iklan-iklan dalam masyarakat modern dapat menjadi semacam model bagaimana kelas tertentu dalam masyarakat seharusnya berperilaku dan bergaya hidup. Ya, ini memang soal gaya hidup. Iklan-iklan yang ditampikan baik di media cetak atau elektronik umumnya menunjukkan orang-orang atau sebuah keluarga ideal yang bahagia karena menggunakan suatu produk tertentu, itu semua ditujukan untuk memperdekat hubungan produk dengan calon konsumen, namun demikian ada satu hal yang perlu diperhatikan desainer dan pemasang iklan yaitu kejujuran dalam beriklan. Ada norma-norma yang harus diperhatikan dan juga konsumen untuk dilindungi. Karenanya, kata ‘desain’ sendiri secara umum dapat berarti merencanakan apapun dengan mengkolaborasikan banyak aspek berbeda yang mungkin diikutkan untuk memperkaya kehidupan manusia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1413/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1413&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/05/09/perlunya-aspek-desain-untuk-mendrive-konsumen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Desain : IS?</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/05/09/desain-is/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/05/09/desain-is/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 07:19:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1409</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum masuk lebih jauh, perlu dimengerti dulu arti kata ‘desain’ karena ada semacam kesulitan dalam menggunakan kata ‘desain’ untuk mengacu kepada suatu kegiatan yang cukup luas artinya, baik itu berupa hasil dari sebuah keputusan desain ataupun aktivitas mendesainnya sendiri. Penjelasan dari kamuspun terbatas artinya; pada kenyataannya kata ‘desain’ juga diterapkan terhadap produk dari rencana yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1409&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/05/01.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1410" title="01" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/05/01.jpg?w=655" alt=""   /></a>Sebelum masuk lebih jauh, perlu dimengerti dulu arti kata ‘desain’<br />
karena ada semacam kesulitan dalam menggunakan kata ‘desain’ untuk mengacu kepada suatu kegiatan yang cukup luas artinya, baik itu berupa hasil dari sebuah keputusan desain ataupun aktivitas mendesainnya sendiri. Penjelasan dari kamuspun terbatas artinya; pada kenyataannya kata ‘desain’ juga diterapkan terhadap produk dari rencana yang ada dalam pikiran, bukan hanya berupa satu set gambar atau instruksi teknis lainnya, tapi juga hasil berupa produk sesungguhnya.<span id="more-1409"></span><br />
Hal ini tentu membingungkan. Kebingungan itu akan semakin akut jika kata<br />
‘desain’ digunakan tanpa mengacu kepada konteks yang lebih spesifik, mudahnya, sebagai ungkapan umum dari setiap situasi dimana adaptasi arti terjadi dari sebuah kecenderungan abstrak – walaupun ‘mendesain’ jelas berbeda dengan ‘membuat’ ataupun aktivitas lain yang bersifat spontan.<br />
Di dunia Barat ada ungkapan bahwa ‘setiap orang adalah desainer’. Ini tentu ada benarnya jika menengok kembali kepada luasnya arti kata ‘desain’. Contoh paling sederhana adalah bila seseorang akan berpakaian sehari-hari. Aktivitas memilih warna dan model serta memprediksi reaksi orang adalah termasuk kategori mendesain. Dengan demikian ada banyak peran bagi para ‘desainer’ yang juga termasuk di dalamnya para profesional yang pekerjaanya tidak melulu berhubungan dengan dunia gambar.<br />
Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana desain secara luas mempengaruhi<br />
kehidupan kita, Richard Buchanan (<em>Wicked Problems in Design Thinking, 1998</em>) mempertimbangkan empat area umum desain yaitu: komunikasi visual, obyek materi, aktivitas dan layanan terorganisasi, serta sistem lingkungan.<br />
Komunikasi visual, selain mencakup pekerjaan tradisional desain grafis, seperti<br />
tipografi dan advertising, produksi buku dan majalah, serta ilustrasi, juga meluas ke komunikasi lewat fotografi, film, dan televisi. Obyek materi, selain termasuk pekerjaan memperhatikan bentuk ataupun tampilan visual dari kebutuhan sehari-hari berupa pakaian, alat-alat rumahtangga, alat-alat lainnya,<br />
mesin-mesin, atau kendaraan, namun juga sudah meluas ke pengertian yang lebih menyeluruh dan berbeda dari hubungan antara produk dan manusia secara fisik, psikologi, sosial dan budaya.<br />
Aktivitas dan layanan terorganisasi meliputi pekerjaan tradisional menejemen<br />
terhadap keperluan logistik, mengkombinasikan infrastruktur, instrumen instrumen, dan manusia dalam urutan yang efisien dan rencana untuk mencapai tujuan yang ditargetkan.<br />
Namun demikian area ini juga meluas ke pekerjaan membuat keputusan yang logis dan rencana strategis yang dapat berubah menjadi sebuah eksplorasi dari bagaimana sebuah rencana dapat membantu tercapainya sebuah proses organis dari pengalaman dalam situasi konkret, membuat pengalaman-pengalaman menjadi lebih berarti dan memuaskan.<br />
Desain sistem lingkungan merupakan desain sistem yang kompleks seperti<br />
lingkungan untuk hidup, bekerja, bermain, dan belajar. Ini meliputi hal-hal tradisional berupa arsitektur dan urban planning atau analisis fungsional dari bagian-bagian kompleks secara keseluruhan dan urutannya secara hierarki. Tetapi, seperti juga tiga area lainnya, kegiatannya meluas dan mencerminkan kejelasan yang lebih banyak dari ide sentral, pikiran atau nilai-nilai yang mengekspresikan kesatuan dan fungsi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1409/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1409&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/05/09/desain-is/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/05/01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">01</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>iklan-iklan tua yang menginspirasi&#8230;:</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/04/01/iklan-iklan-tua-yang-menginspirasi/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/04/01/iklan-iklan-tua-yang-menginspirasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 01:56:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[gallery]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1402</guid>
		<description><![CDATA[coba kita lihat bagaimana iklan jaman dulu positioningnya penggalian unique selling point nya engga jauh beda dengan iklan kita di era 2011 ini, so&#8230;yang lemah penggalian ide orang kreatif jaman sekarang ato emang hebat-hebat yah sdm iklan jaman dulu. Bahkan, honda aja berani nyantumin harga&#8230;nekad yah secara pricing&#8230;.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1402&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/04/rexona-ita-mustafa.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1404" title="Rexona-Ita-Mustafa-" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/04/rexona-ita-mustafa.jpg?w=655" alt=""   /></a><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/04/lifebuoy.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1403" title="Lifebuoy" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/04/lifebuoy.jpg?w=655" alt=""   /></a></p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/04/singer2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1405" title="singer2" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/04/singer2.jpg?w=655" alt=""   /></a></p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/04/bebek-70.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1406" title="bebek 70" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/04/bebek-70.jpg?w=655" alt=""   /></a></p>
<p>coba kita lihat bagaimana iklan jaman dulu positioningnya penggalian unique selling point nya engga jauh beda dengan iklan kita di era 2011 ini, so&#8230;yang lemah penggalian ide orang kreatif jaman sekarang ato emang hebat-hebat yah sdm iklan jaman dulu. Bahkan, honda aja berani nyantumin harga&#8230;nekad yah secara pricing&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1402/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1402/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1402/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1402/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1402/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1402/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1402/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1402&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/04/01/iklan-iklan-tua-yang-menginspirasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/04/rexona-ita-mustafa.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rexona-Ita-Mustafa-</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/04/lifebuoy.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Lifebuoy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/04/singer2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">singer2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/04/bebek-70.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bebek 70</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buatlah analisa desain grafis dari ambient media</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/03/17/buatlah-analisa-desain-grafis-dari-poster/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/03/17/buatlah-analisa-desain-grafis-dari-poster/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 03:29:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1383</guid>
		<description><![CDATA[Any childrens play gets harder when they suffer from rheumatism. Advertising Agency: Fischer+Fala!, São Paulo, Brazil Creative Director: Pedro Cappeletti Art Directors: Thiago Lacorte, Widerson Souza Copywriters: Jaime Agostini, Ricardo Polinesio Published: October 2010 ini adalah sebuah ambient media yang dibuat oleh tim kreatif sangat simpel&#8230;tolong anda analisa prinsip-prinsip desain mengapa desain ini menjadi begitu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1383&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/03/acredite.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1384" title="acredite" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/03/acredite.jpg?w=655&#038;h=451" alt="" width="655" height="451" /></a></p>
<blockquote><p>Any childrens play gets harder when they suffer from rheumatism.</p></blockquote>
<p>Advertising Agency: <a href="http://www.fischerfala.com.br/">Fischer+Fala!, São Paulo, Brazil</a><br />
Creative Director: <a href="http://adsoftheworld.com/creative/pedro_cappeletti">Pedro Cappeletti</a><br />
Art Directors: <a href="http://adsoftheworld.com/creative/thiago_lacorte">Thiago Lacorte</a>, <a href="http://adsoftheworld.com/creative/widerson_souza">Widerson Souza</a><br />
Copywriters: <a href="http://adsoftheworld.com/creative/jaime_agostini">Jaime Agostini</a>, <a href="http://adsoftheworld.com/creative/ricardo_polinesio">Ricardo Polinesio</a><br />
Published: October 2010</p>
<p>ini adalah sebuah ambient media yang dibuat oleh tim kreatif sangat simpel&#8230;tolong anda analisa prinsip-prinsip desain mengapa desain ini menjadi begitu menarik menjadi sebuah pesan/informasi kepada khalayak&#8230;.</p>
<p>jadikan diri anda mempunyai: Visual-Eyes, Critic-Eyes, Analy-Eyes yang baik&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1383/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1383&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/03/17/buatlah-analisa-desain-grafis-dari-poster/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/03/acredite.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">acredite</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Andaikan&#8230;.</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/03/17/andaikan/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/03/17/andaikan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Mar 2011 20:37:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1387</guid>
		<description><![CDATA[Judul dan kata-kata belum tentu sama dengan yang dimaksud, begitulah keinginan saya dalam menulis artikel ini. Apa yang kita inginkan itulah sebenarnya seharusnya kita. Seringkali kita iri dan sirik melihat orang lain lebih sukses dari kita dan kita cuman mengkhayal bahwasanya yang sukses itu adalah kita dan bukan&#8221;dia&#8221;&#8230;tetapi itu cuman khayalan kita??? Saya pernah mengingat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1387&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/03/ist2_3349869-angry-eagle.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1388" title="ist2_3349869-angry-eagle" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/03/ist2_3349869-angry-eagle.jpg?w=655" alt=""   /></a>Judul dan kata-kata belum tentu sama dengan yang dimaksud, begitulah keinginan saya dalam menulis artikel ini. Apa yang kita inginkan itulah sebenarnya seharusnya kita. Seringkali kita iri dan sirik melihat orang lain lebih sukses dari kita dan kita cuman mengkhayal bahwasanya yang sukses itu adalah kita dan bukan&#8221;dia&#8221;&#8230;tetapi itu cuman khayalan kita??? Saya pernah mengingat ada hadist Qudsi menyatakan &#8220;<em>Allah sesuai dengan prasangka hambanya</em>&#8220;, jadi sebenarnya kita diberi hak untuk kaya, pintar, sukses apapun yang dalam kategori dunia ini menjadikan kita bahagia tetapi itu tidak pernah kita lakukan kepada diri kita&#8230;.Kita sering kecewa terhadap orang lain&#8230;.karena kita merasa dikecewakan oleh dia&#8230;.kita sering merasa bodoh dari orang lain karena kita sering menganggap orang lain lebih pintar dari kita&#8230;.oalah&#8230;padahal Allah menjadikan diri kita khalifah di muka bumi ini artinya apapun itu pemimpinnya adalah diri kita tetapi yaaa&#8230;.itu pemimpin pun akan dimintai pertanggungjawabannya loh?? Jadi, kalau prasangkamu dirimu senang pertanggungjawabkan dong dengan jangan menciptakan lubang kekecewaan didalam dirimu&#8230;biarkan-ikhlaskan perkataan atau perbuatan teman yang membuat kamu kecewa dengan ucapan senang&#8230;.sehingga hatimu tidak kecewa.<span id="more-1387"></span></p>
<p>Kita seharusnya merasa pintar dari orang lain dan itu harus dipertanggungjawabkan dengan cara kita belajar untuk menjadi pintar, kita pengen kaya jadikan usaha kita menuju kesana dong!&#8230;.bukan cuman berkhayal dan bermeditasi tok! Memang, susah untuk berbuat seperti itu kayaknya cuman didongeng ya, tetapi masa didongeng?? Kayaknya enggak! Orang yang sukses adalah orang yang bisa mengatasi energi negatif dalam dirinya&#8230;.misalkan ketika mau buka buku untuk belajar&#8230;mereka dapat mengatasi kemalasan (ngantuk) untuk dapat membaca sehingga mereka dapat asyik membaca buku&#8230;Ketika mereka malas mendengarkan dosen memberi kuliah&#8230;.mahasiswa ngomong sendiri dan mengacuhkan dosennya menganggap dosen cuman speaker &#8220;benda mati&#8221;&#8230;yaa gimana mereka dapat menghargai proses pembelajaran, padahal apa yang kamu inginkan pasti ada energi negatif yang menciptakan kita terjerembab dalam kumbangan&#8230;.</p>
<p>Menjadi sukses itu tidak susah kok, seperti kita mau kenalan ke teman yang cakep&#8230;.kalo kita cuman ngeliatin dia dan cuman kagum, dia pun engga pernah kenal kita dan nyapa kita&#8230;kalo mau kenal yang datangi dan ajak dia kenalan dan berkawan, seperti itulah kalo kita mau apa yang kita inginkan&#8230;.usahalah&#8230;.masa mau rejeki datang dari langit tanpa usaha&#8230;.tahayul itu&#8230;.ya yang mau percaya&#8230;.usahalah&#8230;.dan yang engga mau percaya&#8230;silahkan ada terjerembab di alam fantasi masing-masing&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1387/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1387&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/03/17/andaikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/03/ist2_3349869-angry-eagle.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ist2_3349869-angry-eagle</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Copywriter adalah :!</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/03/17/copywriter-adalah/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/03/17/copywriter-adalah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Mar 2011 16:55:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1392</guid>
		<description><![CDATA[Kalau anda memiliki sifat seperti berikut ini, maka mungkin anda akan hidup bahagia selamanya sebagai copywriter… 1. Suka menulis (harus!) 2. suka membaca (lebih baik) 3. suka mengamati 4. suka berfikir (harus!) 5. kreatif/banyak ide 6. suka tantangan 7. suka menganalisa 8. suka bersosialisasi 9. memiliki kecerdasan verbal 10. bersifat terbuka 11. suka mendengarkan 12. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1392&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/03/1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1393" title="1" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/03/1.jpg?w=655" alt=""   /></a>Kalau anda memiliki sifat seperti berikut ini, maka mungkin anda akan hidup bahagia selamanya sebagai copywriter…<br />
1. Suka menulis (harus!)<br />
2. suka membaca (lebih baik)<br />
3. suka mengamati<span id="more-1392"></span><br />
4. suka berfikir (harus!)<br />
5. kreatif/banyak ide<br />
6. suka tantangan<br />
7. suka menganalisa<br />
8. suka bersosialisasi<br />
9. memiliki kecerdasan verbal<br />
10. bersifat terbuka<br />
11. suka mendengarkan<br />
12. suka bersaing<br />
13. suka menentang arus<br />
14. suka nakal/jahil<br />
15. suka hal-hal yang aneh/unik<br />
16. tahan terhadap tekanan/ ngga mudah stress<br />
17. bisa bekerja dalam tim (bisa dipelajari)<br />
18. bis menyatakan pendapat di depan umum (bisa dipelajari)<br />
19. percaya diri (bisa dibangun)<br />
20. mampu mempengaruhi orang (bisa dipelajari).</p>
<p> Copywriter adalah seorang salesman<br />
Namun juga seorang actor</p>
<p>Copywriter adalah seekor bunglon<br />
Namun juga seorang orator</p>
<p>Copywriter adalah seorang seniman<br />
Namun juga seorang team player</p>
<p>Copywriter adalah seorang pengkhayal<br />
Namun juga seorang marketer</p>
<p>Copywriter adalah seorang pemikir<br />
Namun juga seorang surveyor</p>
<p>Copywriter adalah seorang pujangga<br />
Namun juga seorang komunikator</p>
<p>Copywriter adalah seorang realis<br />
Namun juga seorang oportunis</p>
<p>Copywriter adalah seorang analis<br />
Copywriter adalah seorang humanis<br />
Namun juga seorang kritikus</p>
<p>Copywriter, adalah satu manusia dengan seribu wajah dan sisi kepribadian<br />
dari mbak nunu&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1392/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1392&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/03/17/copywriter-adalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/03/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PM.Advertising : UIN</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/01/27/pm-advertising-uin/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/01/27/pm-advertising-uin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Jan 2011 05:10:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1374</guid>
		<description><![CDATA[camkan&#8230;powerpoint ini lalu nanti ketika ujian di jabarkan dalam sebuah kasus yah&#8230; PMI_8<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1374&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/01/acr.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-1376" title="acr" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/01/acr.gif?w=655" alt=""   /></a>camkan&#8230;powerpoint ini lalu nanti ketika ujian di jabarkan dalam sebuah kasus yah&#8230;</p>
<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/01/pmi_8.ppt">PMI_8</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1374/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1374&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/01/27/pm-advertising-uin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/01/acr.gif" medium="image">
			<media:title type="html">acr</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang kreatif lagi melankolis&#8230;</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/01/13/orang-kreatif-lagi-melankolis/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/01/13/orang-kreatif-lagi-melankolis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2011 02:55:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1369</guid>
		<description><![CDATA[Waktu menunjukkan pukul 03.30, menanti subuh datang. Hmmm&#8230; menjelang subuh adalah waktu dimana sang Khalik menunggu kita didepan pintunya, karena subuh adalah waktu para ksatria bumi bergerak memegang janji untuk mengolah ciptaan Sang Khalik. Dalam renungan menjelang subuh sering kita terpuruk mengingat masa lalu ataupun membuat rencana menghadapi keesokan hari.Tetapi ketika subuh kita sering terlupakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1369&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu menunjukkan pukul 03.30, menanti subuh datang. Hmmm&#8230; menjelang subuh adalah waktu dimana sang Khalik menunggu kita didepan pintunya, karena subuh adalah waktu para ksatria bumi bergerak memegang janji untuk mengolah ciptaan Sang Khalik. Dalam renungan menjelang subuh sering kita terpuruk mengingat masa lalu ataupun membuat rencana menghadapi keesokan hari.Tetapi ketika subuh kita sering terlupakan atas pengingatan kita ketika menjelang subuh. Di rumahku ketika menjelang subuh, aku melihat banyak sepeda mulai beriringan menuju pasar, sepertinya mereka santai dalam berperilaku. Dua tiga empat sepeda beriringan dan mereka saling bercakap diatas sepeda membicarakan aktivitas yang nantinya akan mereka lakukan, mereka bercerita dari harga cabe yang melangit hingga Gayus yang super dupper kaya&#8230;&#8230;dan tidak mungkin mereka mencapai seperti itu&#8230;     <span id="more-1369"></span></p>
<p>Ketika menjelang subuh aku sering merasakan terpuruk, ketika mengingat masa lalu&#8230;bagaimana kerasnya hidupku untuk mencapai semua cita-cita yang kubangun ketika aku masih sekolah dulu&#8230;dimana aku mempunyai dua bahu ketika bercerita betapa penatnya mengarungi dunia ini, bahu itu milik ayah dan ibuku. Ya&#8230;bahu cuman sebuah ruang yang aerodinamis yang diciptakan Sang  Khalik, tetapi menjadi sebuah ruang untuk kepalaku berisi otak jatuh dan terbangunkan, untuk selalu tegar dalam dunia ini.</p>
<p>Dengan bahu mereka itu, aku menjadi manusia seperti ini&#8230;Menjelang subuh, aku juga teringat bahwa ketika masih sekolah dulu, aku merancang cita-cita dengan sangat idealis bahwa apa saja rencana dan cita-citaku, cita-cita itu kubangun dengan segala daya upaya ku sendiri tanpa sadar bahwa ada dua bahu yang menopangku&#8230;aku merasa bahwa aku bisa membelah lautan layaknya Nabi Musa dengan tongkatnya&#8230;!  Tetapi di menjelang subuh ini aku tersadar bahwa kedua bahu itu tinggal satu, hanya milik ayah, sedangkan bahu yang satu sudah diminta Sang Khalik,dan bahu ayah sekarang sudah mulai rapuh, bila kuletakkan kepala dan otakku ini. Bahu itu sekarang selalu mengingatkanku, dengan kata-kata:&#8221;bahwa bahu mu sekarang mulai tegar nak&#8230;dan bahumu adalah tempat bersandar untuk kepala-kepala yang lain&#8230;tegarkan lah bahumu nak&#8230;bahu Ayah sudah akan dimiliki Sang Khalik&#8230;&#8221; ayahku mengingatkanku&#8230;dengan bahunya.</p>
<p>Menjelang subuh ini aku tersadar bahwa tempat kepalaku bersandar sekarang mulai rapuh, dan memberikan amanat kepadaku bahwa bahuku harus segera disiapkan untuk meletakkan kepala-kepala yang lain&#8230;betapa beratnya amanah ini&#8230;  Semoga aku selalu istiqomah yaa&#8230;Robb..untuk selalu menjaga bahuku selalu tegar&#8230;.ya Robb&#8230;hingga bahuku rapuh nantinya&#8230;.  Ayah&#8230;Ibu&#8230;bisikkan pada Robbi ku bahwa aku akan selalu menaati perintahMu&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1369/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1369&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/01/13/orang-kreatif-lagi-melankolis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sopir Truk adalah Copywriter&#8230;</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/01/03/sopir-truk-adalah-copywriter/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/01/03/sopir-truk-adalah-copywriter/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2011 01:35:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1361</guid>
		<description><![CDATA[ &#8221;Membuat iklan itu ibarat sebuah pertandingan. Bagaimana mungkin kita mau memenangkan pertandingan kalo kita ga pernah latian. Mustahil bukan? Semua copywriter di kantor, saya anjurkan untuk bikin blog di internet. Sering menulis di blog sama aja dengan latian terus menerus. Akibatnya, kita jadi fasih membolak-balik sebuah kata, kita jadi mampu memberi makna baru pada sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1361&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> &#8221;Membuat iklan itu ibarat sebuah pertandingan. Bagaimana mungkin kita mau memenangkan pertandingan kalo kita ga pernah latian. Mustahil bukan? Semua copywriter di kantor, saya anjurkan untuk bikin blog di internet. Sering menulis di blog sama aja dengan latian terus menerus. Akibatnya, kita jadi fasih membolak-balik sebuah kata, kita jadi mampu memberi makna baru pada sebuah kata dengan memanfaatkan konteksnya.&#8221;</p>
<p>Itulah tulisan saya di artikel sebelomnya. Nah ternyata artikel itu cukup banyak mengundang pertanyaan dan tanggapan dari orang iklan, kebanyakan dari yang berprofesi sebagai copywriter seperti saya.<span id="more-1361"></span></p>
<p>&#8220;Om Bud, gue suka menulis tapi sering gue ga tau apa yang harus gue tulis.&#8221; Temen saya Pungki, seorang copywriter mulai curhat.</p>
<p>&#8220;Tulis aja sesuka lo.&#8221; jawab saya seenaknya.</p>
<p>&#8220;Gue mau nulis tentang sex aja ah di Kompasiana.com. Biar banyak yang berkunjung.&#8221; kata Pungki lagi.</p>
<p>&#8220;Mikirnya jangan gitu. Tulis aja dulu dan biarkan mengalir ga usah pikirin jadinya kayak apa.&#8221;</p>
<p>&#8220;Oh gitu ya?&#8221;</p>
<p>&#8220;Iya tulis aja kayak kita nyeritain pengalaman kecil ke temen kita. Kalo udah jadi baru kita masukin ke kategori yang cocok. Jadi biarin mengalir aja!</p>
<p>&#8220;Tapi kalo jadinya ke kategori filsafat ga ada yang baca, kalo ada pun pasti sedikit banget.&#8221;</p>
<p>&#8220;Mikirnya jangan gitu. Lebih baik punya tulisan bagus dengan pembaca sedikit daripada tulisan jelek dengan pengunjung membludak.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tapi gue suka sedih kalo pengunjung gue cuma di bawah 50 orang!</p>
<p>&#8220;Kenapa musti sedih? Tulisan itu kan ekspresi jujur dari hati yang kita tuangkan. Kalo udah tertuang ya udah. Selesai! Biarin aja tulisan kita ga dibaca banyak orang?&#8221;</p>
<p>&#8220;Emang lo ga sebel kalo tulisan lo di Kompasiana yang baca sedikit?&#8221;</p>
<p>&#8220;Yang penting berkarya dulu. Biar yang baca sedikit kan bisa kita kumpulin semua tulisan di blog lalu kita jadiin buku.&#8221;</p>
<p>&#8220;Bener juga lo! Tapi kayaknya gue harus sholat minta berkah nih sama Allah biar dapet ide mau nulis apa.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ga usah minta2 berkah sama Tuhan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Loh kenapa?&#8221;</p>
<p>&#8220;Karena berkah Tuhan itu ada di mana2. Cuma kita aja yang ga peka buat ngeliatnya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Misalnya gimana?&#8221;</p>
<p>&#8220;Gue selalu bilang bahwa bukalah pancaindera, amati segala sesuatu yang ditangkap oleh pancaindera, lalu biarkan otak kita mengolahnya dan tau ga? kalo udah dapet ide mau nulis apa jari kita akan menari dengan sendirinya di tuts laptop kita.&#8221;</p>
<p>Banyak dari kita yang selalu mengalami kesulitan mau nulis topik apa. Padahal berbagai topik tersebar di sekeliling kita. Intinya jangan sok tau mau nulis sesuatu yang kita kurang suka atau pahami. Tulisan yang remeh temeh pun bisa menjadi menarik kalo kita menceritakannya dengan jujur.</p>
<p>Misalnya: Kalau sedang mengendarai kendaraan di belakang sebuah truk, kita pasti pernah melihat gambar-gambar yang lucu di bagian belakang truk itu. Sebagian memang tidak ada maknanya, tapi sebagian lainnya kadang begitu bercerita dan mempunyai makna yang cukup dalam. Salah satu contohnya, saya pernah melihat gambar wanita cantik mengenakan kemben. Salah satu tangan wanita itu sedang menyibakkan rambutnya ke atas dengan cara yang amat sensual. Dan di samping gambar terdapat sebuah kalimat pendek berbunyi, &#8220;Kutunggu jandamu.&#8221;</p>
<p>Mengharukan sekali bukan? Kalimat sederhana ditunjang dengan gambar yang berbicara merangsang keingintahuan kita apa yang melatarbelakangi penciptaan itu. Bukan mustahil gambar itu adalah ekspresi rasa sakitnya Pak Supir ketika berpisah dengan pujaan hatinya sewaktu di desanya dulu. Ada banyak sekali cerita yang bisa digali. Kalau boleh saya mereka-reka cerita di balik gambar itu, mungkin ceritanya seperti berikut ini:</p>
<p>&#8220;Maman bersimpuh dan mohon pamit pada ayahnya yang sedang sakit. Tekadnya sudah bulat hendak menjadi supir truk lintas Sumatera, membawa hasil bumi dari Jakarta ke Padang. Tidak sanggup dirinya terus tinggal di desanya setelah sang kekasih, Jamilah, dijodohkan orang tuanya dengan pedagang material kayu dari Sukabumi.</p>
<p>Namun setelah setahun lebih mengemudikan truk, ia belum juga dapat melupakan wajah Jamilah. Selalu saja terbayang kekasihnya sedang mencuci pakaian di sungai dengan kemben basahnya. Sesekali ia harus menyibakkan rambutnya yang terjatuh karena harus senantiasa menunduk ke arah sungai.</p>
<p>Rindu yang tak tertahankan membuat Maman memberanikan diri pulang ke desanya di hari Lebaran. Tapi apa yang ditemuinya? Jamilah sudah punya anak dan tampak hidup berbahagia dengan suaminya.</p>
<p>Lebaran hari kedua, Maman langsung pergi lagi dan berusaha tenggelam dalam pekerjaannya. Namun kemana saja truk ia kendarai, bayangan Jamilah terus saja mengikutinya. Aduh bagaimana ini? Keluhnya dalam hati. Bagaimana mengeluarkan rindu yang akan meledak di dada? Dan muncullah idenya untuk berekspresi: Menggambar Jamilah dengan tulisan: Kutunggu jandamu&#8230;.&#8221;</p>
<p>Bagi orang yang kurang peka, gambar di truk itu hanyalah sebuah gambar yang menghibur dan mengundang senyum. Tapi dari sudut lain, supir truk itu telah memberi contoh pada calon penulis tentang bagaimana gambar (visual) mempunyai kerjasama yang kuat dengan kata-katanya. Kita dapat membaca ada keperihan di situ. Ada kerinduan, ada airmata dan ada cerita menarik yang lebih membumi daripada sinetron-sinetron yang ada di TV.</p>
<p>Dengan menggambarkan seluruh ilustrasi di atas, saya cuma ingin mengatakan bahwa; semua orang telah dikaruniai kemampuan bercerita. Tua muda, kaya miskin, laki-laki perempuan pokoknya semua. Persoalannya adalah bagaimana memindahkan kemampuan bercerita kita dalam bentuk tulisan. Kalo dirasa susah ya pindahin aja gaya verbal kita plek ketiplek ke dalam tulisan.</p>
<p>Tulisan di truk memang banyak yang kocak. Banyak sih yang ngaco ga keruan tapi banyak juga yang kreatif. Misalnya `Buronan Mertua&#8217;, atau ada juga yang lebih kreatif, `The Me Is Tree.&#8221; Nah kalo ada yang berminat membuat artikel dari tulisan di truk, kemaren saya membaca tulisan yang lebih inspiratif dari `kutunggu jandamu&#8217;. Saya sampe ngakak membaca tulisan itu. Kata-katanya sebagai berikut :</p>
<p>&#8220;KAU LEBIH CEREWET DARI MANTAN ISTERIKU&#8221;</p>
<p>Budiman Hakim</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1361/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1361&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/01/03/sopir-truk-adalah-copywriter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gaya TV Indonesia di 2010</title>
		<link>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/01/03/gaya-tv-indonesia-di-2010/</link>
		<comments>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/01/03/gaya-tv-indonesia-di-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2011 01:04:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramakertamukti.wordpress.com/?p=1356</guid>
		<description><![CDATA[Biasanya, di hari-hari akhir dipenghujung tahun, ada semangat untuk mengkaji &#8220;flash back&#8221; acara2x televisi tahun itu ditambah dengan prediksi acara televisi yang bakal mendominasi mata pemirsa ditahun berikutnya. Tapi entah kenapa, dipenghujung 2010 ini, rasanya otak tua ini tidak mau lagi diajak berpikir, ber-analisa, ber-cengkerama dengan angka2x Rating Nielsen Televisi. Apalagi mencari jawaban: &#8220;kira2x acara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1356&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/01/images.jpg"><img class="size-full wp-image-1357 alignleft" title="images" src="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/01/images.jpg?w=655" alt=""   /></a>Biasanya, di hari-hari akhir dipenghujung tahun, ada semangat untuk mengkaji &#8220;flash back&#8221; acara2x televisi tahun itu ditambah dengan prediksi acara televisi yang bakal mendominasi mata pemirsa ditahun berikutnya. Tapi entah kenapa, dipenghujung 2010 ini, rasanya otak tua ini tidak mau lagi diajak berpikir, ber-analisa, ber-cengkerama dengan angka2x Rating Nielsen Televisi. Apalagi mencari jawaban: &#8220;kira2x acara televisi apa yang bakal sukses di 2011?&#8221;, kok tidak mampu ya. Menebak saja tidak berani. Ada apa ini?<span id="more-1356"></span></p>
<p>Tepat pas 12 malam 2010, tepat pas &#8220;drop ball&#8221; di kota New York menyentuh lantai, tiba2x mata ini lagi2x sontak, &#8220;ada apa dengan televisi Indonesia?&#8221;. ANTV tampil dengan regular program, Trans TV dan RCTI memutar film Hollywood, Trans 7 ada ramalan ala Dedy dan Ki Joko, MNC dan Global TV hampir seragam. Hanya SCTV, Metro TV dan TV One yang masih mempunyai semangat memberikan acara dan liputan tahun baru dengan meriah. Dan sontak pula, tangan ini memencet remote control: MTV ada special show dgn setting clubbing, sementara CNN, ABC<br />
dan NBC heboh &#8220;live show&#8221; dari New York dan kota2x dunia lain. FOX TV,<br />
melenggang sendirian, &#8220;live show&#8221; dari Las Vegas. Walau kali ini hanya duduk berpesta keluarga depan televisi, nafas dan dentuman tahun baru merasuk lewat speaker layar televisi. Satu jam kemudian, mata iseng ini kembali melirik acara2x televisi Indonesia, mmmm&#8230; kurang menarik. Hanya Metro TV saja yang berhasil mencuri perhatian, memutar film &#8220;Help&#8221; The Beatles. Lalu, kalau begini, &#8220;kira2x format acara televisi apa yang bakal sukses di 2011?&#8221;&#8230;</p>
<p>Kalau kita menengok sebentar ke 2010, tanpa berhitung pada akurasi peringkat Rating Nielsen, format acara televisi kita kembali menampilkan format &#8220;Serupa Tapi Tak Sama&#8221;. Dari sisi inovasi format dan kreatifitas desain produksi, Trans TV dan Trans 7 cukup berhasil mempertahankan posisi sebagai trend-setter televisi Indonesia yang dulu dimiliki oleh Indosiar. Lepas dari menurunnya Extravaganza, dua stasiun bersaudara ini justru tampil dengan Reality, Game dan Variety Show yang semakin mendominasi penampilan. Bahkan dua program &#8220;Jika Aku<br />
Menjadi&#8221; dan &#8220;Opera Van Java&#8221; bisa disebut sebagai &#8220;out of the box&#8221; format televisi 2010. Walau, muncul kekhawatiran, bila dikocok terus setiap hari maka penonton bisa bosan dan pergi tanpa kesan. Tapi disinilah tantangan mereka, toh kreatifitas itu harus dibangun dari kejemuan dan pelanggaran batas. Satu catatan lagi, ditengah arus Soap Opera yang menjadi bintang di tv2x lain, Trans TV justru tampil dengan Bioskop Trans TV yang memutar film2x papan atas Hollywood.<br />
Teknik programming &#8220;stealing the remote&#8221; berhasil diterapkan dan merobek tatanan monoestik sinetronisme Indonesia.</p>
<p>Tapi Trans Grup harus terus berjibaku dengan pesaing utama, RCTI. Goyangan Dahsyat Olga dan Rafi dipagi hari, walau terasa agak kedodoran tetapi masih tetap mendominasi ibu2x dan mahasiswi bangun pagi. Di sore hari, Kabar-Kabari dan Cek-Ricek punya penonton tetap dan setia pada ke-Gosipan Artis. Dan yang menarik, ditengah perjalanan tahun 2010, tiba2x RCTI sempat terasa hambar, tidak ada tenaga bahkan cenderung &#8220;loss of translation&#8221;. Sinetron kurang menggigigit, Indonesia Idol menjadi rutin show biasa dan kurang program komedi.Mungkin ini adalah dampak dari berpindahnya para Punggawa dan Sosok RCTI ke Kerajaan lain. Tapi, tiga bulan sebelum layar 2010 ditutup, tiba2x RCTI kembali menggebrak dan menjadi juara peringkat Rating Nielsen. Awalnya adalah stripping &#8220;Si Doel Anak Sekolahan&#8221; dipagi hari! Kekuatan betawi saba kota dan adu mulut Mandra versus (alm) Basuki berhasil merobek rutinitas tontonan televisi pagi hari. Lalu muncul &#8220;Mama Udah Bobo&#8221; dan terakhir Semi Final dan Final Sepak Bola Piala AFF Suzuki Cup 2010. RCTIpun kembali menjadi Oke di bulan Desember 2010. Thanks to Gonzales dan Irfan&#8230;</p>
<p>Tapi gemerlap RCTI tidak diikuti oleh dua sanak keluarganya yaitu MNC dan Global TV. Sebagai pengganti raja dangdut TPI, MNC masih terus mencari bentuk terbaik untuk menunjukkan &#8220;positioning&#8221;nya. Belting program anak2x dari Disney Club hingga Upin-Ipin memang strategi jitu untuk meraup perhatian produk2x anak2x tetapi disisi lain, program2x ini justru harus bersaing dengan saudara sendiri Global TV. Upin-Ipin berhadapan dengan Penguins of Madagaskar, sementara Tom and Jerry bersaing dengan Sponge Bob. Agak heran juga, bagaimana strategi keluarga bila justru bersaing sesama mereka? Atau bisa jadi ini adalah strategi mengepung target penonton anak2x untuk penjualan paket marketing bersama. Walau secara tema, Global TV lebih punya posisi yang selalu setia, meraup anak2x muda lewat MTV dan serial Glee. Global berhasil bersaing dengan lawan utama mereka yaitu ANTV yang belakangan justru masuk ke pasar keluarga dan melebarkan pasar anak muda ke profesional. ANTV, justru menarik, tampil dengan warna-warni baru, live Show, game show dan program andalan Penghuni Terakhir. ANTV bisa dibilang stabil dan bisa bertahan diposisi rating ke 6 atau 7. Pesaing ANTV bukan Global atau MNC, tapi Trans 7. Dan inilah yang memacu ANTV untuk terus berkreatifitas karena Trans 7 mampu mempersembahkan karya2x yang lagi2x &#8220;out of the box&#8221;. Kekuatan<br />
ANTV masih pada tayangan Liga Sepakbola lokal, Seleb Ngamen dan program klasik, Lensor atau Lensa Olah Raga.</p>
<p>Bagaimana dengan SCTV? Stasiun televisi yang gemar memberikan Award pada acara2xnya sendiri ini (SCTV AWARD), tahun 2010 adalah tahun SCTV dilanda Cinta. Dan Cinta memang ada dimana-mana, lihat saja, ada &#8220;Cinta Fitri&#8221;, ada &#8220;Cinta Kita&#8221;, &#8220;Cinta Gang&#8221;, &#8220;Cinta Milik Siapa&#8221; dan yang paling heboh &#8220;Atas Nama Cinta&#8221;. Lewat nada-nada Cinta inilah SCTV masih terus merajai Soap Opera Indonesia. Kalaupun berjudul lain seperti &#8220;Juragan Jengkol&#8221;, &#8220;Islam KTP&#8221; atau &#8220;Janji Juki&#8221;, tetap saja ada Cinta didalam hati. Tema Cinta ini pula yang dipakai SCTV untuk mengangkat &#8220;Uya memang Kuya&#8221; dan &#8220;Cinta Juga Kuya&#8221;. Dengan modal sulap dan teknik Ilusi, Uya berhasil memberikan pilihan bagi penonton yang bosan dengan politik dan gosip artis. Sementara, Liputan 6 masih tetap solid dan diminati, walau sudah ada Metro TV dan TV One. Ini menarik, artinya, kredibilitas Liputan 6 sangat kuat dan hanya bisa disaingi oleh program berita klasik di RCTI, Seputar Indonesia.</p>
<p>TV One VS Metro TV? belum ada pemenangnya. TV One memang terus menghadirkan program2x ter-aktual dengan berita2x Gress lewat Apa Kabar Indonesia yang mampu menghadirkan narasumber2x dari topik2x yang sedang hangat. TV One juga mempunyai koresponden yang kuat dilapangan, yang siap menyajikan berita secara faktual dan aktual. Tapi, Metro TV justru menghadirkan gaya berita yang berbeda. Hadirnya<br />
&#8220;8Eleven&#8221;, program majalah berita yang disajikan dengan santai dan mempunyai rubrikasi rutin justru menjadi alternatif bagi penonton yang bosan dengan aktualisasi, gosip dan program anak2x. Metro juga banyak mengandalkan Talk-Show modern lewat Oprah Winfrey Show, Just Alvin dan Kick Andy. Metro menjadi lebih personal, sementara TV One menjadi lebih &#8220;hard news&#8221; tv.</p>
<p>Dan di tahun 2010, televisi yang kehilangan daya cengkram kreatifitas adalah Indosiar. Walau masih berada diantara lima peringkat utama televisi, Indosiar terlihat goyah dan ter-antuk-antuk. Hampir semua format televisi yang digelar, cenderung menjadi &#8220;serupa tapi tak sama&#8221; dengan stasiun tv lain. Dilayar sinetron, Indosiar seperti kehilangan arah, apalagi sempat menampilkan sinetron Superboy yang jauh diluar logika manusia. Tapi, Indosiar ini pemain senior, gebrakan pertama yang dilakukan di tahun 2011? Cinta Fitri sesi 7 ada di Indosiar. Sementara kuis 1 lawan 100 yang sukses di Amerika, pasti akan menaikkan kembali pamor Indosiar.</p>
<p>Wah&#8230; tidak terasam panjang juga menulis diatas, tapi itu semua adalah Flashback di 2010. Saat otak tua ini kembali berpikir analisa televisi di 2011? tiba2x &#8220;blank&#8221;! Bablas! Kenapa begitu sulit? ternyata jawabannya cuma satu. Tahun 2011 ini kelihatannya acara2x televisi masih saja &#8220;serupa tapi tak sama&#8221;. Apalagi, para bintang, host, musisi, artis, selebriti yang tampil ya itu2x saja. Sulit untuk mencari diferensiasi dalam &#8220;Brand&#8221;, karena pembawa dan pengisi acara<br />
ya dari itu ke itu saja. Dan ini yang membedakan ratusan channel televisi di Amerika, walau format &#8220;serupa tapi tak sama&#8221;, namun Brand acara dibangun lewat personality dari bintang pembawa acaranya. Itulah mengapa nama2x seperti Oprah Winfrey, David Letterman, Jay Leno, Larry King, Barbara Walters, Howie Mandel dan Ryan Seacrest tetap menjadi idola sepanjang masa (bukan musiman). Itulah mengapa Bob Baker bisa menjadi Host acara &#8220;The Price is Right&#8221; selama lebih dari 30 tahun, karena Bob hanya menjadi Host diacara ini. Bila ada acara lain, Bob hanya menjadi bintang tamu atau special Host. Inilah yang dilakukan oleh Dirk Clark yang selalu menjadi host di acara New Year Eve special. Belakangan Dirk kenal Stroke dan posisinya digantikan oleh Ryan Seacrest. Ryan sendiri hanya menjadi host di American Idol dan E Entertainment&#8230;.</p>
<p>Jadi 2011? Wajah acara televisi kita masih getuk tular. Masih &#8220;serupa tapi tak sama&#8221;. Hanya saja ada televisi yang serupa tapi berwajah rupawan dan cantik, yang lain serupa tapi berwajah lucu dan menyeramkan&#8230; ah tinggal pilih saja, wajah mana yang suka&#8230;</p>
<p>Salam</p>
<p>Naratama<br />
Pengamat Televisi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramakertamukti.wordpress.com/1356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramakertamukti.wordpress.com/1356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramakertamukti.wordpress.com/1356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramakertamukti.wordpress.com/1356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramakertamukti.wordpress.com/1356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramakertamukti.wordpress.com/1356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramakertamukti.wordpress.com/1356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramakertamukti.wordpress.com/1356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramakertamukti.wordpress.com/1356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramakertamukti.wordpress.com/1356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramakertamukti.wordpress.com/1356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramakertamukti.wordpress.com/1356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramakertamukti.wordpress.com/1356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramakertamukti.wordpress.com/1356/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramakertamukti.wordpress.com&amp;blog=4187669&amp;post=1356&amp;subd=ramakertamukti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramakertamukti.wordpress.com/2011/01/03/gaya-tv-indonesia-di-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dda84fbfbc992caac5100d47cee3a4c0?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mukti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ramakertamukti.files.wordpress.com/2011/01/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
