Judul diatas benar-benar saya bikin bombastis…tetapi percaya tidak ini adalah sebuah kenyataan yang tidak dapat terbantahkan tentang suatu efek dari pesta demokrasi yang nanti akan dihasilkan di tanggal 9 April 2009. benar-benar suatu angka yang fantastis bila para Caleg kita tidak siap untuk kalah, mereka akan mengisi bangsal-bangsal yang telah disiapkan oleh departemen kesehatan. Data ini diambil dari data MetroTV di 7 April 2009. Ya agak sedikit bersyukur memang bila kita berfikir bila mereka yang tidak siap secara mental mengisi ruang-ruang legislatif kita, mereka diharuskan berhari-hari untuk menggodok UU yang harus mengatur hajat hidup orang banyak. Mereka yang secara mental memang tidak disiapkan untuk menjadi wakil rakyat diharuskan menjadi wakil kita untuk mengurus sebuah “nation”….Kemungkinan di otak calon legislatif kita cuman berfikir…”ada uang rapatnya tidak dan bekerja cuman …mainin tuts hape atau blackberry….wah selamat deh…. Berupaya untuk hadir memang sih sebenarnya adalah sebuah kodrati alias mencari eksistensi diri adalah sebuah keharusan sebagai mahluk hidup sesuai teorinya Robert Maslow :
1. Kebutuhan akan rasa aman (safety needs);
2. Kebutuhan akan keterikatan dan cinta (belongingness and love needs);
3. Kebutuhan akan penghargaan (esteem needs);
4. Kebutuhan untuk pemenuhan diri (self-actualization).
Pemenuhan-pemenuhan kebutuhan itu yang seringkali membuka ruang yang sama sekali jarang disentuh, berani ambil resiko tetapi tidak berani menempuhnya….wah…Manusia adalah makhluk biologis yang tidak berbeda dengan hewan yang lain. la lapar kalau tidak makan selama dua puluh jam, kucing pun demikian. la memerlukan lawan jenis untuk kegiatan reproduktifnya, begitu pula kerbau. la melarikan diri kalau melihat musuh yang menakutkan, begitu pula monyet. Faktor biologis terlibat dalam seluruh kegiatan manusia, bahkan berpadu dengan faktor-faktor sosiopsikologis. Bahwa warisan biologis manusia menentukan perilakunya, dapat diawali sampai struktur DNA yang menyimpan seluruh memori warisan biologis yang diterima dari kedua orang tuanya. Begitu besarnya pengaruh warisan biologis ini sampai muncul aliran baru, yang memandang segala kegiatan manusia, termasuk agama, kebudayaan, moral, berasal dari struktur biologinya. faktor-faktor biologis yang mendorong perilaku manusia, yang lazim disebut sebagai motif biologis. Yang paling penting dari motif-motif biologis antara lain, ialah kebutuhan akan makanan-minuman dan istirahat (disebut “visceral motives”), kebutuhan seksual, dan kebutuhan memelihara kelangsungan hidup dengan menghindari sakit dan bahaya.
Kembali pada caleg yang akan gagal siapkah diri anda untuk tidak “gila” karena dengan kondisi anda yang gila, anda akan memberatkan lingkungan anda, keluarga anda bahkan orang lain yang sama sekali tidak kenal dengan anda. Menjadi caleg adalah bukan mencari lapangan kerja baru tetapi dengan menjadi caleg adalah sebuah kebutuhan manjadi mahluk sosial yang memberikan cinta dan intelektual pada masyarakat. Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama…bukan nama seorang napi…hemmm











0 Responses to “1.605.884 caleg siap masuk ruang 8.500 kamar RSJ”