Ini berkaitan dengan pemilihan media, hal-hal yang berkaitan dan diperhatikan media planner adalah :
- be a money manager : berperan sebagai manajer keuangan
- remember, effectiveness is primary, menekankan pada efektivitas
- be creative
- be conservant with all media forms, mengetahui semua jenis media
- Evaluate all reasonable alternatives, mengevaluasi semua media alternatif
- be involved in the total marketing picture, mengetahui strategi pemasaran perusahaan.
- membangun kesadaran
- membangun pengetahuan
- kesukaan
- preferensi
- keyakinan atau pembelian.
- maintain what have you built, mempertahankan apa yang telah dibangun
- keep everyone involved, melibatkan semua pihak yang berkepentingan
- establish rapport with media suppliers, membangun hubungan dengan seluruh supplier
- contibute beyond media, kontribusi juga ke hal-hal yang masih berhubungan dengan media.
Efektivitas media bergantung pada bagaimana kita merencanakan media, sebaiknya menggunakan media mix. Media mix adalah merujuk pada penggunaan dua atau lebih bentuk media yang berbeda dalam sebuah rencana periklanan, dengan alasan :
1. Untuk mencapai masyarakat yang tidak mampu dicapai dengan media pertama
2. untuk menyediakan informasi ulang tambahan dengan biaya yang lebih murah
3. Untuk mendayagunakan beberapa nilai intrinsik media sehinga memperluas efektivitas kreativitas kampanye iklan
4. Untuk menyampaikan beberapa media yang memiliki benefit.
Ada tujuh faktor yang harus diperhatikan bila kita menggunakan Media MIX :
- customer / target market
- effectiveness
- competition
- cpm / cost per thousand
biaya penyampaian iklan perseribu individu
CPM = biaya iklan
Jumlah orang x 1000
- Reach, Frequency, continuity, dan impact
Reach : Jangkauan, jumlah individu atau rumah yang menyaksikan jadwal media dalam periode tertentu, umumnya dalam bentuk persentase.
Frequency : angka rata-rata berapa kali seseorang menyaksikan suatu iklan yang sama.
Impact ; Dampak, tiap media mempunyai dampak yang berbeda-beda bagi audiencenya
- Flexibility
- intensitas periklanan, untuk usaha ini disesuaikan dengan kondisi produk/ perusahaan.











Trans Jogja adalah transportasi bus patas di Jogja sebagai transportasi baru. sama halnya dengan Trans Jakarta.
Bagaimana cara mengukur efektivits media iklan pada Trans Jogja ? Apa saja alat ukurnya selain AWARENESS ?
Terima kasih-andi (mohon juga di send ke email : andi_spasi@yahoo.com).
Rama said:
wah itu bisa dilihat dari tingkat frequency melihat dan reach (jarak) kilometer yang ditempuh bisnya andi…nanti deh…tak bahas